iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. teknologi dan zaman membuat semuanya berbeda. Ketika kita membicarakan MotoGP maka semuanya bakal berhubungan dengan satu hal terpenting yakni teknologi. Semua kesatuan sehingga motor bisa dikatakan sempurna. Setiap jengkal yang membuat motor semakin kencang untuk melahap dalam satu putaran. Baik dari sasis, elektronik, ban hingga penyaluran tenaga. Bisa kita simpulkan bahwa seiring perjalanan zaman dan makin canggihnya teknologi membuat mesin masa lalu juga semakin ketinggalan. Fakta Mugello 2019 memperkuat Teori ini. Maksude?….Luca Marini kalahkan lap time Honda NSR500 Valentino ditahun 2001. Waahhhh mosokkk??….

Kecepatan mesin modern terbukti atas performa Luca Marini yang berhasil menorehkan waktu terbaik 1 menit 51.198 detik pada FP2 diajang Moto2. Adik Valentino Rossi beda Ayah tersebut berhasil mengalahkan Thomas luthi pada free practice 2 di Sirkuit Mugello Italia. Potensi mesin Triumph Inggris ini memang cukup mencengangkan. Kencangnya lap time membuat kita jadi tahu bahwa mesin modern memang bukan lawan mesin lawas. Bisa kita lihat di Sirkuit yang sama namun beda era ternyata Moto2 berhasil mengalahkan lap time Honda NSR 500 yang ditorehkan oleh Valentino Rossi pada tahun 2001….

Yup…. Valentino Rossi yang saat itu menggunakan Honda NSR 500 dan bernaung dibawah Tim Nastro Azzurro Honda menorehkan waktu terbaik 1 menit 52.554 detik disesi yang sama. Vale mengalahkan Kenny Roberts yang saat itu menggunakan Suzuki RGV500. Dengan lap time tersebut berarti Luca Marini lebih kencang sekitar 0,6 detik dibandingkan mesin 2tak 500cc. Pertanyaan kenapa bisa demikian? Itulah teknologi cak. Balapan tidak melulu hanya membicarakan tentang power semata namun juga kecakapan motor saat masuk tikungan. Salah satu sektor itulah yang membuat mesin lama kalah dibandingkan motor era modern sekarang….

Ada dua hal penting yang membuat segalanya berbeda. Menurut mantan pembalap 500cc Simon Crafar, mesin zaman dulu tidak bisa dibandingkan dengan mesin era sekarang. Khususnya tipe mesin 2Tak yang sangat liar dan susah dikendalikan. Dengan power yang melimpah, ditambah dengan teknologi ban yang semakin lengket termasuk intervensi elektronik membuat mesin modern lebih mudah mendapatkan lap time bagus. Sementara dengan mesin 2tak pembalap harus berjuang keras mengendalikan akselerasi yang luar biasa gila. Berikut kata Simon…

” Mesin 500cc tarikan mesin bawahnya jauh lebih kuat dibandingkan dengan mesin 765cc 4 Tak. Top speed Yamaha YZR ku bisa tembus 315 km/jam di Mugello, dan Honda NSR500 lebih kencang lagi. Dampak terbesar penyumbang lap time bagus adalah ban yang kini semakin jauh meningkat (traksinya)....” seru Simon. Dari keterangan pembalap tersebut bisa kita simpulkan bahwa secara speed Honda NSR500 masih jauh lebih kencang dibandingkan dengan mesin Triumph 765 yang sekarang digunakan di ajang Moto2 yang memiliki kecepatan terbaik 298 km/jam pada Free practice….

Namun hal itu tidak menjamin lap time lebih bagus tanda balapan sisi balancing adalah utama. Motor liar tapi susah belok buat apa jal..iyo oraaa. Berikut perbandingan time Moto2 vs GP500 di Mugello 2019 vs 2001 di sesi yang sama yakni latihan bebas. Hmmm berarti emang luar biasa ki yak elektronik perkembangannya. 18 tahun sudah cukup membuatnya lebih kencang…cadazzz. (iwb)

Hasil FP 1 Moto2

  1. Luca Marini ITA SKY Racing Team VR46 (Kalex) 1m 51.986s
  2. Thomas Luthi SWI Dynavolt Intact GP (Kalex) 1m 51.994s. Di sini
  3. Mattia Pasini ITA Petronas Sprinta Racing (Kalex) 1m 52.173s
  4. Marcel Schrotter GER Dynavolt Intact GP (Kalex) 1m 52.447s
  5. Nicolo Bulega ITA SKY Racing Team VR46 (Kalex) 1m 52.524s
  6. Jorge Navarro SPA MB Conveyors Speed Up (Speed Up) 1m 52.541s
  7. Jorge Martin SPA Red Bull KTM Ajo (KTM) 1m 52.548s
  8. Enea Bastianini ITA Italtrans Racing Team (Kalex) 1m 52.568s
  9. Fabio Di Giannantonio ITA MB Conveyors Speed Up (Speed Up) 1m 52.617s
  10. Simone Corsi ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 (Kalex) 1m 52.631s
  11. Remy Gardner AUS ONEXOX TKKR SAG Team (Kalex) 1m 52.653s
  12. Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) 1m 52.706s
  13. Brad Binder RSA Red Bull KTM Ajo (KTM) 1m 52.709s
  14. Sam Lowes GBR Federal Oil Gresini Moto2 (Kalex) 1m 52.715s
  15. Tetsuta Nagashima JPN ONEXOX TKKR SAG Team (Kalex) 1m 52.721s
  16. Xavi Vierge SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) 1m 52.782s
  17. Andrea Locatelli ITA Italtrans Racing Team (Kalex) 1m 52.870s
  18. Lorenzo Baldassarri ITA FLEXBOX HP 40 (Kalex) 1m 52.888s
  19. Iker Lecuona SPA American Racing KTM (KTM) 1m 53.008s
  20. Augusto Fernandez SPA FLEXBOX HP 40 (Kalex) 1m 53.038s
  21. Bo Bendsneyder NED NTS RW Racing GP (NTS) 1m 53.156s
  22. Stefano Manzi ITA MV Agusta Idealavoro Forward (MV Agusta) 1m 53.342s
  23. Lukas Tulovic GER Kiefer Racing (KTM) 1m 53.578s
  24. Dominique Aegerter SWI MV Agusta Idealavoro Forward (MV Agusta) 1m 53.618s
  25. Steven Odendaal RSA NTS RW Racing GP (NTS) 1m 53.668s
  26. Marco Bezzecchi ITA Red Bull KTM Tech 3 (KTM) 1m 53.705s
  27. Philipp Oettl GER Red Bull KTM Tech 3 (KTM) 1m 53.920s
  28. Joe Roberts USA American Racing KTM (KTM) 1m 54.471s
  29. Jake Dixon GBR Sama Qatar Angel Nieto Team (KTM) 1m 55.186s
  30. Dimas Ekky Pratama INA IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 1m 55.549s
  31. Xavi Cardelus AND Sama Qatar Angel Nieto Team (KTM) 1m 56.811s
  32. Teppei Nagoe JPN IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 1m 56.879s

 

Lap time FP GP500 2001

iklan iwb
Previous articlePresscon Motogp Italia : Jelang race Mugello, Marquez waspadai Ducati !!!
Next articleMuklada sabet pole, Irfan tempel kedua…CBR250RR bersaing ketat di ARRC Thailand!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

4 COMMENTS

  1. Team satelit yg bisa di papan atas ….

    Sayang jaman skrng team satelit ,uda di kasi motor kayak team pabrikan tetap aja melempem… Di Yamaha dan Honda…

  2. mgkn itu jga yg membuat pakde rossi semakin kepayahan, krna teknologi semakin hari semakin mengintervensi mesin dan sebagai pembalap lawas dia yg hidup di zaman dimana gas itu murni ada ditangan menjadi semakin kesulitan. ada btlnya jg kata casey stoner, rossi pasti yg terbaik kalau mengesampingkan teknologi seperti skrg

  3. Motor kencang susah belok masih bisa bergengsi
    Lha…..motor lemot susah belok ya keok mulu
    Tengok motogp
    MuuuuUUUuuuuehehehe……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here