iklan iwb

Iwanbanaran.com – Ladalahhhh cakkkk…..sopo ora cekot-cekot kepala ketika sebuah petunjuk datang langsung dari Astra Honda Motor. Petunjuk yang bukan lagi hanya perkiraan namun sudah masuk dalam kategori serius. Sebuah pernyataan yang dilemparkan pejabat tinggi AHM yang menggaris bawahi bahwa mereka tidak akan membawa CB150R Exmotion Thailand ketanah air. Namun mereka justru akan meracik motor Neo Sport saingan Exmotion untuk pasar Indonesia. Wihhhhhh…..ikiii baru hotttt puanassss tenan rekkkkk….

Konfirmasi ini datang langsung dari Direktur Marketing PT AHM pak Thomas Wijaya. Pria yang selalu murah senyum ini IWB tempel dan uber dengan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar tren motorsport. Kenapa AHM nggak tertarik terhadap tren dunia yang mulai menggilai desain retro modern. Honda sendiri sebenarnya sadar betul dengan menghadirkan beberapa line up Neo Sport seperti CB125R Exmotion, CB150R Exmotion, CB250R Exmotion, CB1000R Neo Sport dan yang paling fresh adalah CB650R Neo Sport. Terus kenapa AHM sepertinya masih anteng banget ?

Pertanyaan ini coba IWB pancing saat IWB nanya-nanya perihal Honda Forza yang didatangkan secara CBU dan faktanya cukup laris. Dari sanalah IWB coba colek perkara Exmotion. ” Pak banyak banget yang nanya ke IWB tentang AHM membawa Neo Sport ketanah air. Terbukti pas kemarin turing Honda Asia Journey CB1000R Neo Sport, banyak banget komen yang mengharapkan AHM memasarkan model tersebut. Kira-kira gimana pak?” tanya IWB…

iklan iwb
iklan iwb

” Tentu kita akan pelajari dan lihat peluangnya seperti apa. Jadi memang masih kita pelajari..” jawab pak Thomas Diplomatis. ” Kalau CB150R Exmotion piye pak. Mungkin nggak pak Exmotion dibawa ketanah air? yah…jika lokal nggak bisa mungkin didatangkan CBU seperti Forza? gimana pak tanggapan AHM..” uber IWB. ” Kalau Exmotion setelah kita cek dan tes secara riding position kurang cocok. Mungkin dari desain menarik namun secara riding position berbeda dengan penggunaan sport di Indonesia.….” dari sini pak Thomas diam dan tersenyum…

Nahhh….IWB penasaran artinya perkataan yang seperti di Cut. Dari sinilah IWB kembali coba pancing pertanyaan susulan….” Jadi maksud bapak, AHM sudah survei pasar ini dan sebenarnya tertarik namun akan meracik motor baru dengan segmen sama namun disesuikan dengan karakter bikers Indonesia bukan Exmotion Thailand? apakah demikian pak ? “ tanya IWB. Pak Thomaspun tersenyum sambil menjawab singkat…” kira-kira begitu…” serunya tertawa. Nahhhh…wisss petunjuknya jelas to pakdeeeeeee……pasti bakal ada Neo Sport Retro, tapi bukan Exmotion….ngono cak. Mantaappp !!

Last…Apa yang dikatakan pak Thomas mungkin bisa sampeyan tangkap jika sudah jajal langsung CB150R Exmotion Thailand. Motor ini memang beda riding positionnya dengan sport AHM. Seperti halnya Yamaha Xabre sampeyan akan dipaksa sedikit menarik stang dan foot step rada mundur kebelakang. Riding position yang sepertinya kurang disukai rider tanah air yang demen kenyamanan. Terbukti Yamaha Xabre cukup terseok-seok penjualannya. Pertanyaannya seperti apa konsep Neo Sport yang akan digunakan AHM untuk pengembangan saingan dari Exmotion ini? Monggo kita pantau dan pantengin sama-sama….seru ki rekkkkk :mrgreen: …..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

5 COMMENTS

  1. Wah alamat bnyak xabre copot topeng Ultraman nya ganti punya exmo ni cak wawan,soale takut kesepian xabre nya

  2. ketimbang ngracik motor ala2 mt15 dan cb150 exmotion, kayaknya ahm lebih mbedil ke w175, pakai mesin verza desain ala2 cb jadoel harga under 30 juta
    modal lebih dikit dan gak ribet
    motor seperti mt15/cbexmotion bukannya jelek, bagus banget malah, tapi laku banget nanti dulu,

  3. Ini modernisasi cb150 verza ya…. peningkatan fitur & harga seperti halnya crf gitu…. sohc kalo dah didandani’n Ok lho, lanjutkan…

  4. Wistalah, AHM ki cuman ganti baju si fairing cbr250rr pake desain neo sport pasti bakal laku ikuu. Enak kan, gak perlu rnd terkait mesin lagi, tinggal tim desainne seng menyesuaikan pasar indo dari survei itu sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here