Iwanbanaran.com – Cakkkk…Ngomongin Rider yang saat ini sedang naik daun di Ajang World Superbike. Siapa lagi kalau bukan Alvaro Bautista (Aruba. It Ducati Team), rider lulusan MotoGP tersebut sukses mematahkan dominasi Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team) dan membuat Rea tidak bisa berkutik. Namun siapa menyangka dominasi tersebut tidak serta merta membuatnya nyaman di WSBK. Yup….Alvaro Bautista mengaku masih Merindukan MotoGP ! wowww

Di WSBK skill Bautista benar-benar terlihat dimana kepiawaiannya dalam menjinakkan Ducati Panigale V4R cukup mencengangkan. Bahkan rider senior Chaz Davies yang sudah malang melintang di ajang World Superbike dan lebih banyak jam terbang terhadap motor versi masal masih cukup kuwalahan beradaptasi dengan Ducati VR4. Nahh disinilah kelebihan Alvaro Bautista. Terlepas dari motor yang banyak di tuding menyimpang dengan folosofi Superbike…Alvaro Bautista tetap di unggulkan pada seri kelima Imola akhir pekan ini…

Imola adalah Home Race Ducati. Para penggemar red squad sangat antusias menyambut Kiprah Alvaro Bautista yang sebelumnya mampu menyapu bersih 11 kemenangan secara berturut-turut. Musim lalu di Imola Ducati tidak bisa mempersembahkan kemenangan setelah Di Race 1 dan 2 Jonathan Rea tidak terbendung dari kejaran para Rival. Tentu saja Publik Italia sangat berharap Alvaro Bautista mampu memetik kemenangan di sini. Walau pada akhirnya pada baris pertama Alvaro Bautista harus puas mengisi posisi 2. Namun perlu di ingat jika Imola adalah track baru bagi Alvaro Bautista karna sebelumnya ia belum pernah Race di Ranah italia ini. Namun ia sempat menjalani Test Private dua pekan lalu cakkk..

Melalui GPOne Bautista beberkan beberapa poin pada Race perdananya di Sirkuit Imola..

Sebelum test, aku hanya melihat tanda trek (Imola) ketika berkendara di jalan tol, test tersebut cukup berguna, karena kami menjalankan dalam kondisi basah dan kering. Ini adalah trek gaya lama yang mengingatkanku pada Laguna Seca dalam beberapa hal, meskipun aspal sedikit gelombang. Walaupun mereka bisa melakukan sesuatu dalam hal keamanan di masa depan. Aku pikir itu perlu dilihat. Tidak sulit untuk belajar disini (Imola), seperti halnya di Portimao…

“Aku tahu ini race penting bagi Ducati, tetapi aku pribadi tidak mengharapkan apa-apa. Aku hanya ingin memiliki feeling yang baik dengan motor dan mencoba untuk mencapai kinerja yang maksimal. Jika aku bisa menang itu hebat, tetapi kepercayaan diriku dengan Panigale V4R adalah hal yang paling penting ”…serunya. Menyikapi Pernyataan Jonathan Rea yang terus menekan kombinasi Alvaro Bautista dan juga Ducati Panigale V4R doi mengatakan…

Aku tidak berpikir levelku akan turun, tetapi sainganku yang akan naik. Ketika kau memiliki satu pembalap atau rival yang lebih kompetitif, kau pasti mencoba untuk pergi bersamanya. Tidak ada satu pun pembalap atau motor yang tidak mungkin dikalahkan dan aku bisa memberi tahumu bahwa aku adalah orang pertama yang terkejut dengan hasilnya sejauh ini. Aku tidak berharap untuk memenangkan semua race, karena tidak mungkin mempertahankannya seperti itu ” cetus Bautista…

Mungkinkah para Rival mengalahkan Alvaro Bautista jika mereka mengikuti langkah layaknya Ducati dengan membangun Motor BerDNA Motogp..

“Setiap pabrikan dapat melakukan apa yang telah dilakukan Ducati, menafsirkan peraturan sebaik mungkin, tetapi itu tidak cukup, karena kau membutuhkan motor dan pengendara yang kuat, dan juga tim..” pungkasnya lagi. Yang mengejutkan cak, kemenangannya di WSBK tidak serta merta menguburkan Motogp dari ingatannya. Bahkan Bautista mengaku ingin kembali ke Ajang Motogp jika ada kesempatan…..

“Tujuanku adalah untuk menang, karena aku mengenal baik motor ini, meskipun aku ingin (kembali) berada di MotoGP dengan motor Pabrikan. Aku tahu bahwa banyak pembalap menginginkan tempat di Pabrikan Ducati dan aku tahu beralih dari Superbike menuju MotoGP lebih rumit. Satu-satunya yang bisa ku lakukan adalah memberikan segalanya, tetapi keputusan itu bukan milikku ” serunya seakan memberikan kode Bologna untuk membawanya kembali bersama mesin Desmo…

Secara kasat mata dengan Bautista di Superbike, melemahkan dirinya sendiri dalam beberapa cara, namun ia membantah. “Lebih dari untuk Result, aku fokus pada kinerja, dan di Assen adalah Race terbaikku yaitu lebih cepat dari pada di MotoGP. Aku pikir dengan material saat ini kami berada pada level yang sangat tinggi dan ini menegaskan potensiku dan juga motor ” tutup Alvaro….

Mungkin dari luar, Andrea (Dovi) pasti tahu situasiku lebih baik daripada yang lain. Aku menyadari potensiku, tetapi mungkin aku tidak memiliki motor yang memungkinkanku untuk mengekspresikan dengan sepenuhnya. Sekarang aku yakin bahwa aku dalam kondisi prima dan menunjukkan kinerja terbaikku untuk kembali ke MotoGP ”…tegas Bautista…

Last…jelas Alvaro Bautista ingin kembali ke MotoGP cak. Namun ia tetap mematok mahal untuk berada di Posisi Pabrikan karena kondisi terbaiknya saat ini. Menurut sampeyan piye cakkk? apakah pantas jika Bautista menggantikan Petrucci yang masih kurang maksimal di Ducati Factory ? (iwb)

Advertisements