Iwanbanaran.com – Cakkk…Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) blak-blakan mengatakan ke media bahwa Honda dan Marquez adalah pasangan yang sulit dikalahkan. Keduanya saling mengisi dan itulah kendati sempat dlosor Marc masih menjadi leading. Bahkan secara terang-terangan Vale mengatakan ..”Marquez dan Honda pasangan yang sempurna” !…wihhhhh….

Rossi menyelesaikan tour pertama seri eropa tepatnya di sirkuit Angel Nieto Jerez,Spanyol dengan catatan Poaitif. The Doctor sangat struggling sepanjang akhir pekan bahkan ia tampil buruk dengan gagal menembus Qualifiying 2 dan hanya mampu memulai start dari Grid ke-13, ini merupakan kali kedua ia menjalani start terburuk. Musim ini setelah terakhir ia start ke-14 di seri pembuka Losail, Qatar. Seperti biasanya bukan Valentino Rossi namanya kalau tidak bisa bangkit di Race day dan ia mampu mengamankan 10 poin penting (Finish 6) untuk kejuaraan.

Namun rider berusia 40 tahun tersebut tidak akan bisa meninggalkan Jerez dengan senyuman, pasalnya bagaimanapun posisi podium sedikit terlalu jauh untuk Valentino Rossi pakde. Meskipun secara keseluruhan ia tetap menjadi Best rider Yamaha dan hanya terpaut 9 poin dari Marc Marquez (Repsol Honda Team). Nahh via GPOne ia membeberkan beberapa poin penting….

“Aku tidak tahu apa yang diharapkan dari akhir pekan ini, sayangnya aku tidak pernah bisa cukup cepat. Sebelum berangkat ke Spanyol, aki berharap dengan sepenuh hati menjadi kompetitif seperti di Austin tetapi, ketika setiap corner berlalu, aku menyadari bahwa aku harus bermain dengan cara bertahan. ” Tukas Rossi dengan berbesar hati.

Kemudian beberapa pertanyaan di berikan kepada Valentino Rossi…

Q : Maverick Vinales meraih podium disini (Jerez) setelah berjuang selama 2 tahun untuk mendapatkannya. Apakah Yamaha membaik dibandingkan sebelumnya?

Rossi : Aku memiliki race yang lebih baik dari pada tahun lalu, di mana aku finis di posisi ke-5, tetapi itu karena banyak pembalap yang jatuh. Musim ini, aku mempertahankan kecepatan yang baik, bahkan di lap terakhir. Jarak dari podium semakin mendekat, dan aku memangkas pace race lebih dari 20 detik (Sibanding musim lalu).”

Q : Kau memasang ban Hard di bagian depan, sementara Maverick menggunakan ban Medium. Apakah kau membuat keputusan yang tepat?

Rossi : Itu adalah keputusan yang dibuat pada menit terakhir (Sebelum start) karena suhu naik. Aku benar-benar ingin tahu bagaimana jika menggunakan Type Medium. Mungkin aku akan sedikit lebih cepat. Namun kenyataannya akhir pekanku rumit setelah FP3, ketika aku melewatkan akses langsung menuju Qualifiying 2. Jika aku mulai dalam posisi yang lebih baik, aku mungkin akan mampu mengimbangi Maverick dan Ducati. “

Q : Bisakah Kau optimis setelah balapan ini?

Rossi : “Kami lebih kuat dari 2018. Kejuaraannya masih panjang, dan tantangannya semakin sulit, tetapi kami berada di arah yang benar. Tapi aku tidak bisa sepenuhnya bahagia kali ini karena aku ingin berjuang untuk podium, dan aku tidak berhasil.”

Q : Kau tidak terlalu jauh dalam margin poin di klasemen, bagaimana menurutmu?

Rossi : “Itu benar, aku tidak jauh, tetapi masalah sebenarnya dalam kejuaraan itu adalah nama Marc Marquez. Jika ia tidak jatuh di Austin, keuntungannya akan lebih tinggi. Dovizioso dan Rins juga sangat kuat. Aku percaya kami bisa berjuang untuk naik podium dan memenangkan race. Aku harus tetap dekat dengan yang pembalap terbaik di klasemen. Ketika kau melakukannya, itu semua lebih menyenangkan karena kau memiliki tujuan penting. Well, Tentu saja, Marc dan Honda tampaknya menjadi kombinasi yang sempurna, pembalap terbaik dengan motor terbaik. Dan kami juga harus melakukan yang terbaik. “

Q : Lantas bagaimana menurutmu tentang apa yang Marquez raih sejauh ini?

Rossi : “Aku tidak bisa mengatakan apa-apa tentang Marc. Kau tidak bisa mengatakan ia menang karena motornya. Namun, aku belum melihat semua rider Honda dalam kesulitan seperti itu. Crutchlow naik podium di Qatar, dan itu bisa saja diulang di Argentina dan Texas jika tanpa kesalahan saat start dan crash. Aku akan mengatakan bahwa Honda kencang dan bagus, dan Marquez adalah rider yang bisa menafsirkannya dengan cara terbaik. Mereka adalah pasangan yang sempurna…

Q : Sekarang akan ada trek yang menguntungkan bagi Yamaha, lantas bagaimana menurutmu?

Rossi : ” Marquez juga akan cepat di sana. Tahun lalu, aku naik podium di Le Mans, Mugello, dan Barcelona, ​​tetapi selalu di tempat ketiga. Kami harus melakukan yang lebih baik dan bekerja keras.”

Q : Yang cukup aneh adalah bahwa Marquez adalah pembalap tertua di front row dan juga di podium Jerez, menurutmu?

Rossi : Di usia 26? ia sudah tua sekali (tertawa), Yang penting adalah hasilnya. Ketika kau menang, tidak ada yang bisa memberi tahu apa pun. Ketika rider muda tiba, semuanya menjadi lebih sulit, sekarang aku berbicara tentang diriku sendiri. Kau menemukan dirimu di sisi lain, kau harus tetap tenang dan melihat sisi positifnya dan Kau dapat belajar dari mereka, mengalahkan mereka adalah tantangan yang memberimu sebuah motivasi. “

Q : Apakah itu yang terjadi dengan rider Academy yang kau bina?

Rossi : “Ya, mereka bisa belajar dariku dan aku juga bisa belajar dari mereka. Aku bisa berbicara banyak dengan Morbidelli tentang Yamaha, baik tentang set up maupun pilihan ban.”

Q : Apakah tim Petronas Yamaha SRT membantumu dalam mengembangkan M1?

Rossi : “Dalam dua tahun terakhir, kami memiliki momen kebingungan karena inovasi tidak berhasil. Tanpa mengambil apa pun dari Zarco, ia sering lebih cepat karena paket lama bekerja lebih baik. Dan Sekarang keempat M1 sangat mirip satu sama lain, ini membuat pengembangan lebih mudah. Untuk lebih jelasnya, aku percaya bahwa ada faktor yang membuat perbedaan di Jerez, seperti dalam kasus Quartararo, yang aku percaya akan menjadi lawan yang tangguh untuk dikalahkan bahkan di masa depan.”

Last…Poin penting yang patut di cerna adalah Pujian Rossi terhadap Marquez. Dan benar sekali apa yang di katakan The Doctor jika Marquez dan Honda merupakan paket terbaik. Nyatanya ketika semua bekerja normal Marc sulit dikejar. Piye Menurut sampeyan  cakk? (Cc for iwb)

Advertisements