Iwanbanaran.com – Cakkkk…. wah mumet tenan pakde. Sepertinya hubungan Johann zarco dengan KTM mengalami masa ketegangan yang tidak diharapkan. Beberapa fakta menunjukkan bahwa kini secara terang-terangan Zarco tidak sungkan untuk mengungkapkan kelemahan RC16 tanpa tedeng aling-aling. Disisi lain KTM juga menyatakan rasa kecewa luar biasa terhadap Johann zarco yang menurut KTM tidak sesuai harapan. Pernyataan ini langsung dilemparkan Bos KTM mengatakan menyesal terhadap Zarco. Kondisi ini makin memuncak setelah balap jerez Spanyol. Wahhh nyapooo emange kiii…

Johann zarco begitu kesal karena performa yang belum juga membaik setelah race MotoGP Jerez Spanyol. Pembalap yang cemerlang diatas Yamaha M1 tersebut tidak mampu menunjukkan tajinya dan hanya menempati posisi terbaik 13 pada balap Austin. Sepertinya pembalap Prancis tidak mampu beradaptasi dengan mesin RC16. Apalagi rekan setimnya Pol Espargaro selalu finish lebih baik dibandingkan dengan Johann zarco. Alasannya satu Menurut zarco KTM seperti “celeng” yang hanya bisa untuk melaju lurus alias susah dibelokkan. Bahkan tanpa tedeng aling-aling pasca balap Jerez tertangkap kamera zarco ngedumel Dengan mengatakan bahwa sasis motor ini payah…

Yup…Zarco melampiaskan kekesalannya sambil menunjuk frame KTM RC16 Dengan mengatakan “Sh*t” (sial). Seluruh tingkah laku Johann zarco tentu saja diketahui para kru KTM termasuk bos besar KTM Stefan Pierer yang terang-terangan mengaku sangat kecewa dengan performa serta tindakan Johann zarco. “ Johann adalah kekecewaan besar kami dan tentu saja kami cukup menyesal. Ketika seorang atlet memasuki fase dan level seperti sekarang kemudian dia tidak mampu mengendalikan maka dia akan mendapatkan masalah….” serunya. Yang cilaka cak, sosok yang berjasa menjadi manajer Zarco cukup lama pun yakni Laurent Fellon angkat tangan dan memilih mengundurkan diri karena tidak tahan dengan tingkah laku Johan Zarco. Waduhhh…

Dia (Laurent Fellon/manajer Zarco) mengatakan bahwa saat ini Zarco sudah sangat keterlaluan. Dia kasar dan gampang marah sejak balap Austin. Lalu semua semakin parah setelah balap jerez. Yang ingin aku katakan adalah Kami akan terus meningkatkan kemampuan motor tahun ini. Kami telah mendapatkan material baru berdasarkan petunjuk dan permintaannya dan dia juga akan bergabung dengan Jean Michel Bayle. Johan masih memiliki kontrak dengan kita hingga 2020. Masih ada 15 lagi balapan tahun ini….

” Datang dari Yamaha ke KTM memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Ada dua motor berbeda di MotoGP yakni Yamaha dan Suzuki dengan Inline 4 silinder, sementara Honda, Ducati KTM dan Aprilia menggunakan konfigurasi mesin V4. Dengan kondisi tersebut kamu harus mengendarai secara benar. Kamu tidak bisa mengharapkan motor langsung mudah sesuai keinginanmu karena memang tidak demikian cara kerjanya….

” Mempertimbangkan Bagaimana seorang Stoner yang mengendarai Ducati dan berhasil memenangkan banyak kejuaraan pada tahun 2010 hingga 2016 namun tidak satupun orang bisa menang dengan motor yang sama. Kami bergabung di MotoGP Baru 3 tahun. Kita masih butuh pengurangan bobot dari 4 hingga 5 kilo serta masalah elektronik yang menjadi kendala utama. Departemen racing saat ini bekerja keras dan secepat mungkin terus memperbaiki untuk mendukung para tim racing…..” tutur Pierer via GPone…

Last….jelas kekesalan dan kekecewaan KTM terhadap Zarco akan membuat situasi semakin runyam cak. Btw tidak hanya Bos KTM kita semua sebagai pemerhati dan penikmat MotoGP sebenarnya juga lumayan terkejut dengan performa Johann zarco yang sangat keteteran di atas mesin KTM. Nggak nyangka aja cak separah itu. Namun yang patut menjadi perhatian adalah kekesalan Bos KTM yang sudah terang-terangan menyatakan kecewa terhadap pembalap Prancis seharusnya disikapi dengan bijak oleh Johann zarco untuk lebih menghargai motor dan mau bekerja sama mengembangkan KTM RC16 menjadi senjata yang lebih mematikan di masa depan. Semangat Zarrrrrrr…….(iwb)

Advertisements