Iwanbanaran.com – Cakkk…menjadi pembalap yang sudah menjalani balapan dengan segala kondisi, Valentino Rossi mengungkapkan beberapa kelemahan Yamaha dibandingkan dengan para Rival khususnya Ducati dan Honda. Terseok-seok dari belakang dan akhirnya bisa tembus 10 besar tentu memberikan sebuah kesimpulan Apa yang harus dilakukan oleh para engineering Yamaha untuk mengejar ketertinggalannya menghadapi tim lain. Emang apa yang harus direvisi dan diperbaiki? Berikut kata Valentino Rossi…

Pada saat tes Jerez Valentino Rossi melakukan 74 putaran namun dengan posisi tidak terlalu fokus pada time attacking. Vale menempati posisi 17 atau lebih lambat +1.667 detik dari Fabio quartararo. Yup…. The Doctor konsentrasi untuk melakukan beberapa setting an yang terbaik demi race selanjutnya. Menurutnya Yamaha masih mengalami masalah dengan grip atau traksi Khususnya ketika menggunakan ban tipe keras (hard). Tidak hanya itu Valentino Rossi ungkap kelemahan Yamaha dibandingkan dengan Honda serta Ducati yakni pada sisi akselerasi…

” Menurutku saat ini kami menderita karena motor Yamaha mudah wheelie (boso Jowone standing) ketika kita keluar tikungan. Bisa jadi karena bentuk fairing yang kami miliki seperti juga digunakan oleh quartararo pada saat race…. sudah cukup tua dan kurang downforce. Hal ini aku rasakan pada saat membuntuti Ducati dan Honda. Ternyata kami menderita akibat terlalu banyak wheelie sehingga kami perlu melakukan sesuatu….

” Saat ini kami sudah mencoba sayap baru dan hasilnya tidak terlalu buruk. Kita bisa menggunakan pada race berikutnya. Kendala lain adalah bentuk fairing ini kurang bagus karena pada saat motor melaju pada kecepatan tinggi top speed kami tidak terlalu istimewa…” seru Vale. Namun tidak semua buruk Sebab Valentino Rossi juga mengatakan bahwa beberapa masalah Yamaha masa lalu sebagian sudah dipecahkan namun memang belum tuntas…

Perbedaan terbesar yang kami rasakan dibandingkan dengan 2 tahun terakhir adalah kami sudah bekerja dengan baik dan arah pengembangan sudah berjalan dengan benar. Tantangan ini memang sangat sulit sebab level motor terbaik pada kondisi yang sangat tinggi sehingga kami butuh waktu. Kami berharap kita bisa lebih kompetitif di Sirkuit yang cocok untuk M1….” tutup Vale. Semangat Rossss….(iwb)

Advertisements