Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya masa itu datang. Setelah berbulan-bulan lamanya kita dibuat pening dengan adu debat tak berkesudahan, hari ini kita akan mengadakan pesta demokrasi sebagai puncak untuk menentukan masa depan bangsa ini. Dan sebagai warga negara yang mencintai Ibu pertiwi, asli cak…baru kali ini IWB antusias. Entahlah, perasaan IWB seperti ditarik untuk menyumbang suara tidak boleh nggak. Alasannya satu, segelintir suara ini harapannya bisa berkonstribusi signifikan terhadap merah putih. Wihhh sampai kayak gitu rekkkk….

Bener cak, seumur-umur IWB ikut pesta demokrasi mungkin tahun ini yang luar biasa antusias. Menjadi warga negara yang berdomisili di ibu kota dan menjadi saksi semua yang terpampang didepan mata membuat IWB ogah melewatkan coblosan. Pokoke hukumnya wajib nggak boleh nggak. IWB negara wae sampe heran dengan IWB. “ Wiss to mz, sing ditonton koq youtube wae. Tumben tenan ki..” seru ibu negara saat melihat IWB muter video UAS berulang-ulang. “ Lihat ustad idola neh…” jawab IWB singkat. Yahhh….biasa cak memantapkan hati supaya nggak salah coblos…..

Memang dengan umur IWB yang sudah banyak makan asam garam termasuk rendang (makane lemu), IWB merasakan betul perbedaan signifikan suasana pilpres tahun ini. Disosial media terutama, sampe banyak teman yang IWB unfollow. Soala wiss ora sehat nggilani tenan. Maklum cak, IWB sudah beberapa kali ikut coblosan. Bahkan diera orde baru presiden kedua RI IWB juga pernah merasakan ikut nyoblos. Tapi tahun ini beda bener tensinya. Padahal buat apa pakde. Siapapun pemenangnya kalau sampeyan nggak kerja hidup kita juga nggak bakalan berubah. So….stay cool ora usah bela mati-matian…

Fanatik itu membutakan. Sama kayak Fansboy motor, fanatik juga nggak bagus. Sebab fanatik bisa membuat pikiran dan hati tidak bisa berpikir logis alias cenderung pekok. Fanatik bisa menutupi hati secara frontal. Lha piye, suspensi atos dibilang enak kenyot-kenyot. Mesin geter tetap dibilang sehalus sutera. Kuwi contoh-contoh simpel. Begitupun terhadap pesta demokrasi. Gunakan hak pilih dengan bijak. Buka mata dan hati karena suara kita akan menentukan masa depan negeri ini. Jangan fanatik namun berikan suara setelah melihat fakta dan kondisi secara mendalam. Ucapkan basmalah…baru deh dicoblos calon presiden kita….

Last…pesta demokrasi tahun ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini sampeyan akan mendapatkan 5 blanko karena Pemilu 2019 serentak untuk memilih Presiden dan wakil, DPD RI, DPR RI, DPRD propinsi serta DPRD Kabupaten atau kota. So..jangan sampai salah coblos cak. Untuk milih presiden blankonya berwarna abu-abu. Saran IWB, mari sukseskan pemilu 2019 dengan aman, damai dan junjung tinggi persatuan dan kesatuan. Berdoalah pada Allah SWT agar kita diberikan pemimpin yang amanah, memegang teguh janji, mampu memberikan kedamaian dinegeri ini serta kemakmuran di segala bidang. Dan siapapun presiden terpilih harus kita dukung 100%, kuwi yang paling utama cak. So…..selamat mencoblos dan mari sukseskan pemilu 2019. Bismillahhh….(iwb)

Advertisements