Iwanbanaran.com – Cakkkkk….Rossi senang namun juga nyesek, itulah yang mungkin dirasakan Vale. Nyaris menang, doi harus kehilangan posisi didua lap terakhir oleh rider Suzuki Alex Rins. Sebuah kondisi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Segala upaya dilakukan Rossi untuk kembali mengambil alih posisi. Namun karena melakukan kesalahan, perjuangan tersebut sia-sia. Vale harus menerima finish diposisi dua pada balap Amerika. Pasca race Rossi ternyata mengakui tidak mudah untuk juara karena Alex Rins pada lap-lap terakhir lebih kencang…

Rossi memimpin ketika Marc Marquez melakukan kesalahan dlosor di lap 9. Vale tetap di depan hingga empat lap tersisa. Saat itulah Alex Rins – yang telah membayangi The Doctor akhirnya berhasil overtake dan ambil alih posisi. Sejak itu Vale berjuang keras untuk kembali menggedor. Terklihat Manajer tim Rins, Davide Brivio sampai memegangi kepala karena tegang. Namun Rins tetap berada di luar jangkauan. Secara meyakinkan Alex Rins juara di Motogp Austin….

Perasaanku campur aduk. Di satu sisi, aku sangat menyesal karena sudah lama tidak menang, dan hari ini adalah peluang besar. Tetapi di sisi lain, aku senang karena balapan berlangsung dengan baik. Aku kuat selama akhir pekan termasuk di Argentina. 20 poin ini sangat penting bagi kejuaraan sehingga jadi lebih positif daripada negatif. Ketika Marquez jatuh, aku sedikit terkejut. Jujur aku pikir ini adalah kesempatan yang baik untuk [menang]. Aku mencoba membalap dengan maksimal, geber motor semulus mungkin….

” Namun masalah utamaku adalah Rins karena dia lebih kencang. Dia membalap dengan sangat baik. Dia juga unggul pada sisi braking (pengereman). Aku pikir jika bisa melakukan segalanya dengan sempurna, aku dapat menyerang dia satu kali di lap terakhir. Sayang aku melakukan dua kesalahan dalam pengereman sehingga kehilangan waktu. Tetapi bagaimanapun juga balapan tersebut tetap bagus. Kompetisi kini lebih menarik, terutama setelah kesalahan Marquez. Kita sekarang memiliki empat pembalap berbeda dan motor berbeda pula di sembilan poin….

” Setelah ini kita kembali ke Eropa. Aku menyukai balapan di Eropa karena tahu betul semua trek. Sayang Jerez sangat sulit. Dulu di tahun 2017 dan 2018 adalah bencana bagi kami Yamaha. Kami lamban. Jadi, sangat menarik untuk mengetahui apakah tahun ini kami bisa lebih kompetitif di sana…” tutup Vale….

Last…pengakuan peforma Rins menjadi penegas bahwa Suzuki sekarang memang sangat baik. Kelebihan Suzuki GSX-RR dibandingkan para rival mereka adalah sasis yang bagus, nimble dan nurut sehingga cornering speednya juozz tenan. So…kita lihat saja apakah RIns bisa tampil konsisten dibalapan selanjutnya…..(iwb)

Advertisements