iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk… Dua Rider Papan Atas Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati Team) Mendominasi di dua tahun terakhir (2017 dan 2018) hal tersebut terjadi lantaran Ducati sudah meningkat pesat di paruh musim kedua 2016. Memang tidak bisa di pungkiri kedua nama tersebut sangat mendominasi bahkan mereka berebut gelar hingga seri terakhir Valencia, Spanyol…

Marc Marquez menyebut Andrea Dovizioso lebih berbahaya musim ini. Begitupun Andrea Dovizioso juga menyebutkan bahwa Marc Marquez akan sulit di kalahkan….

Dua rider ini saling berbagi kemenangan di dua seri awal. DesmoDovi membuka musim baru dengan kemenangan di seri pembuka Losail,Qatar. Terutama usai mengalahkan Marc Marquez dalam duel ketatnya hingga lap dan tikungan terakhir. Begitupun Baby Alien yang memenangi seri kedua dan tampil dominan sepanjang race Termas De Rio Hondo, Argentina….

Meski Andrea Dovizioso tidak mampu menang di Termas, Marc Marquez menilai, apa yang di tampilkan rivalnya tersebut menunjukkan peningkatan pesat. Mengingat karakteristik sirkuit Termas, cukup menyulitkan Ducati…..

“Ia (Dovi) menghadapi tiga atau empat trek yang buruk dalam dua tahun terakhir, dan itu membuatnya kehilangan banyak poin. Ia banyak bekerja di area ini dan ia lebih baik sekarang. Ia lebih konstan. Ini membuatnya lebih berbahaya untuk kejuaraan, karena ia bisa lebih sedikit menderita. ia sudah mendapat sepertiga Podium di Argentina,” serunya…

Juara Dunia Tujuh kali juga menambahkan bahwa ia juga mencoba meminimum penderitaannya di beberapa sirkuit yang sulit baginya…

“Aku melakukan ini dalam beberapa tahun terakhir, (belajar untuk) menderita dengan cara terbaik. Kami harus tahu bagaimana menderita di trek yang sulit dan menyerang di tempat yang kami butuhkan. Aku pikir tahun ini akan seperti ini. Kau harus memiliki kecepatan, namun juga harus berdarah dingin dan tidak gagal di sirkuit mana pun.” Tukas Rider kelahiran 1993 Tersebut…

Pun demikian Dengan Andrea Dovizioso, meski ia gagal meraih kemenangan usai Marc Marquez langsung ngacir setelah start, namun ia mampu bertarung sengit dengan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) untuk memperebutkan podium kedua….

“Jika Marc sudah begini, ia sangat sulit dikalahkan. Sayangnya, ini bukan hal baru lagi! Dalam beberapa trek, dalam beberapa momen, dengan Marc kami harus melihat gambaran besarnya dan mencoba untuk meraih poin maksimal,” serunya…

Rider berusia 33 Tahun tersebut menambahkan jika Problem masih berkutat dalam ban Meski Desmosedici GP19 sudah dilengkapi dengan Swing Arm Deflektor…..

“Kami senang dapat poin penting di trek yang buruk (Termas), tapi aku tidak puas cara kerja ban kami. Aku tidak bisa cepat selama 10 lap terakhir, demi memperlebar margin dari Vale. Jadi Vale bisa mempelajari caraku berkendara dan menyalipku di lap terakhir. Aku tidak bisa membalas. Kami akan menganalisa apa yang terjadi dan mencoba paham apa yang harus kami perbaiki,” cetusnya…

Runner Up Dua kali berturut-turut tersebut juga menyatakan bahwa peningkatan Ducati lebih besar di banding tahun lalu….

“Tahun lalu, (Di Termas) aku satu detik lebih lambat dari tahun ini. Aku rasa perbaikan kami sungguh besar, hingga bisa menargetkan podium. Ini tidak cukup, karena kami bertarung dengan para rider hebat. Tapi kurasa kecepatan kami konstan dan sejatinya layak untuk finis kedua. Tahun lalu aku finis keenam berkat banyak rider melakukan hal gila dan terjatuh. Jadi kueasa tahun ini peningkatan kami cukup besar,” tutup Pemenang Seri pembuka Losail, Qatar…..

Last… Marc Marquez datang ke sirkuit Austin dengan keunggulan cukup tipis, yaitu empat poin atas Dovizioso pada klasemen sementara pembalap. Kita lihat saja kompetisi keduanya cak, seru kiii…(iwb)

iklan iwb
Previous articleShell V-Power emang beda !
Next article15 riders cilik lolos menjadi murid Astra Honda Racing School 2019 !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

12 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here