iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk… Setelah Ducati menang Banding melawan Arilila, Suzuki, KTM dan Honda kini kasus sedikit terungkap, IWB Akan bahas Sedikit terkait Klarifikasi atas Sidang Beberapa hari lalu. Kata Yang keluar pertama setelah Hasil banding keluar di ungkapkan CEO Ducati Claudio Domenicali. “Sangat disayangkan bahwa untuk mendapatkan hasil ini kami harus menghabiskan waktu dan uang kami dengan pengacara dan mengungkapkan kepada para pesaing terkait pemahaman kami tentang pendinginan ban..” serunya. Pertanyannya siapa yang membantu Ducati atas sidang FIM ??

Ternyata di balik Kemenangan Ducati dalam banding kemarin ada yang membantu untuk meyakinkan FIM Bahwa Part Yang di Gunakan Ducati benar benar bertujuan mendinginkan ban. Bantuan datang dari laporan teknis MegaRide, sebuah perusahaan start-up Italia yang bekerja dengan pabrik pada termodinamika ban, dalam kata-kata CEO & co-founder Flavio Farroni – Pemodelan part adalah ‘fenomena kompleks yang timbul di antar muka ban pada track….

“Kami adalah teknisi dan akademisi, yang mengerjakan kegiatan lab dan pemodelan. Sangat menarik dipanggil sebagai saksi [untuk Pengadilan Banding] oleh mitra kami, tetapi kami tidak terlalu peduli tentang ‘politik olahraga motor’ (Motogp).” kata Farroni seperti dilansir Crash…

Inti masalahnya adalah apakah spoiler swingarm Ducati di rancang untuk mendinginkan ban belakang, seperti yang diklaim pihak Ducati, alih-alih part Ducati di duga membuat efek aerodinamika penghasil tenaga, seperti yang di tuduh para pesaingnya. Namun Farroni mengatakan mereka dapat menunjukkan bahwa part ‘dikembangkan untuk menciptakan fluks pendingin yang memungkinkan ban bekerja dalam kisaran optimal Secara sederhana, perangkat ini digunakan untuk mengarahkan aliran udara ke permukaan eksternal ban.’

Ketika Ditanya terkait teori bahwa Ducati mungkin dapat menunjukkan suhu ban yang lebih rendah karena downforce ekstra yang dibuat oleh part, Farroni menjawab bahwa itu akan memiliki efek sebaliknya…

“Aku tidak berpikir itu masuk akal, Peningkatan downforce berarti patch kontak ban yang lebih besar, peningkatan kekuatan tangensial dan kekuatan gesekan termal yang lebih tinggi. Dari pihak kami, buktinya jelas. Aku tidak bisa mengukur efek yang dimiliki perangkat tersebut [untuk alasan rahasia], tetapi dari sudut pandang kami, target utamanya hanyalah menjaga suhu ban agar optimal..” tambahnya…

Bagaimana mungkin alasan tersebut dipakai disaat cuaca Qatar begitu dingin (Suhu Track 19 derajat, bandingkan dengan Malaysia yang bisa tembus 63 derajat) ?. “Jika motormu menghasilkan energi tinggi, kau mungkin memiliki ban terlalu panas !” tutup Farroni

Setelah vonis itu, Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna berkomentar..“Kami yakin sepenuhnya mematuhi peraturan teknis dan oleh karena itu kami yakin tentang putusan oleh Pengadilan Banding FIM, sehingga kami hanya dapat mengekspresikan kepuasan kami atas keputusan tersebut. Yang selanjutnya mendasari keteraturan upaya kami “ cetus Gigi..

Dengan memasang part di swingarm, Ducati dapat memodifikasi atau menghapusnya sesuka hati karena tidak tercakup oleh peraturan MotoGP Aero Body, dimana update part hanya memperbolehkan satu kali pembaruan selama musim berjalan….

Sementara itu Farroni menggemakan kata-kata Domenicali tentang bagaimana, untuk membuat pertahanannya, Ducati harus mengungkapkan beberapa ‘rahasia’ pendinginan bannya tersebut…

“Pengungkapan topik rahasia yang luas seperti itu merupakan hal yang yang kurang baik, Di sisi lain, cukup menarik bahwa kasus pengadilan memungkinkan kami untuk berbicara tentang kegiatan penelitian yang kami lakukan di Naples…..

“Ini adalah sinergi yang hebat [dengan Ducati]. Kami menemukan rasa keinginan dan minat yang sama pada para mitra kami dalam tantangan-tantangan teknik, Ini adalah petualangan yang luar biasa, kami senang bahwa proyek awal sedang berkembang. Peran kami di MotoGP terutama dalam fase pengembangan Motor. Kami menyediakan perangkat lunak dan alat yang berguna untuk mendapatkan lebih banyak informasi untuk membuat pilihan yang tepat, tetapi keputusan akhir ada di tangan mereka.” Tutup Farroni….

Last… Meskipun MegaRide juga bekerja sama dengan pabrikan roda empat terutama untuk simulator mengemudi, baik untuk pabrikan dan tim motorsport seperti AUDI Sport di Formula E dan DTM, MegaRide juga memiliki kontrak eksklusif dengan Ducati Corse, dimana perpanjang kontrak akan di umumkan beberapa waktu kedepan. Wehh jebule ngono cak, pantes FIM langsung percaya…..sangar ki backing Ducati ! (iwb)

iklan iwb
Previous articleJelang Motogp Argentina, Valentino Rossi optimis !!!!
Next articleDeflektor Honda sudah disetujui, seluruh pabrikan siapkan strategi serupa !!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

18 COMMENTS

  1. Yang lucu lagi adalah cara HRC mengajukan part serupa.

    Pengajuan pertama sengaja bilang terang2an kalo part itu memang untuk downforce, dan hasilnya ditolak.

    Pengajuan kedua (masih dengan part yg ditolak), bilang kalo part itu untuk mendinginkan ban, dan disetujui.
    Konyol bukan ? dengan part yg sama tapi dengan tinggal bilang beda aja bisa lolos.

    HRC memang sengaja begitu biar semua orang tahu bagaimana cara direktur teknik MotoGP bikin keputusan.

    • Memang itulah target gugatan. Dimanapun. Karena target suatu balapan adalah menang. Kalo gak menang ya biarin aja, walaupun dia melakukan kecurangan ( lagian kalo curang tapi kalah itu salah dia sendiri )

    • bukan masalah menang atau kalah,
      tapi dari sejak sebelum race di Qatar, pihak Aprilia / Suzuki / KTM sudah ‘mengancam” Ducati supaya tidak menggunakan part swing arm itu pas race kalau tidak mau urusannya jadi panjang.
      dan ternyata Ducati keukeuh pakai, jadi ya langsung digugat dah

  2. Justru dengan adanya fakta “bantuan” dari MegaRide, makin membuat FIM & Dorna makin $$$$$ & ngaco.
    Ya jelas MegaRide pro sama Ducati, kan mereka udah 3 tahun kerjasama dibawah kontrak eksklusif dengan Ducati. Klien MegaRide juga banyak banget yang masih satu payung dibawah Volkswagen Group. Artinya ya nggak mungkin MegaRide mengeluarkan opini yang berseberangan dengan Ducati.
    Coba kalo memang niat investigasi, FIM & Dorna nunjuk perusahaan riset aerodinamika yang independen, bukan malah dengerin perusahaan riset aerodinamika yang jelas-jelas kerjasama dibawah Ducati & VW Group. Kalau Independen kan jelas, keputusannya objektif, nggak memihak. Kalau mereka bilang nggak ada efek arodinamika, ya berarti memang nggak ada. Bukannya abu-abu kaya gini, ngeluarin statement tapi nggak dibacking data dengan alasan “nggak bisa ngukur efek komponen karena alasan rahasia”.
    Ini sih keliatan banget kalau MegaRide ngomong karena disuruh sama Ducati.

  3. Justru dengan adanya fakta “bantuan” dari MegaRide, makin membuat FIM & Dorna makin keliatan $$$$$ & ngaco.
    Ya jelas MegaRide pro sama Ducati, kan mereka udah 3 tahun kerjasama dibawah kontrak eksklusif dengan Ducati. Klien MegaRide juga banyak banget yang masih satu payung dibawah Volkswagen Group. Artinya ya nggak mungkin MegaRide mengeluarkan opini yang berseberangan dengan Ducati.
    Coba kalo memang niat investigasi, FIM & Dorna nunjuk perusahaan riset aerodinamika yang independen, bukan malah dengerin perusahaan riset aerodinamika yang jelas-jelas kerjasama dibawah Ducati & VW Group. Kalau Independen kan jelas, keputusannya objektif, nggak memihak. Kalau mereka bilang nggak ada efek arodinamika, ya berarti memang nggak ada. Bukannya abu-abu kaya gini, ngeluarin statement tapi nggak dibacking data dengan alasan “nggak bisa ngukur efek komponen karena alasan rahasia”.
    Ini sih keliatan banget kalau MegaRide ngomong karena disuruh sama Ducati.

    • Selesai putusan sidang d kluarkan
      Gigi sudah terang2n mengakui dengan bangga bahwa part itu terinspirasi dari part yamaha
      Dan secara terang2n bilang part tersebut menghasilakn downforce sebesar 4n d kecapatan 180kpj
      Lalau top speed 360 downfoce nya 16 n
      Dah licik songong pulak

  4. Yang penting downforce hanya sebagai sampingan maka akan di ACC seperti proposal Ducati n Honda 2, tapi kalau alasan utama downforce dan pendinginan sebagai efek samping maka akan ditolak seperti Aprillia n Honda proposal 1 , wkwkwk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here