iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk… MotoGP siap beraksi di putaran kedua musim ini, tepat di sikuit Termas de Río Hondo. Pre – Event di mulai hari ini dengan Press Conference pada pukul 12.00 Waktu setempat. Di hadiri 6 Besar Pembalap yang merampungkan MotoGP Losail : Andrea Dovizioso, Marc Marquez, Cal Crutchlow, Alex Rins, Valentino Rossi dan Danilo Petrucci. Dan dalam prescon ini Marc percaya Honda akan merespon legalnya sayap dengan melakukan analisa. Apakah ini artinya Honda pelajari sayap Ducati ? Berikut beberapa kutipan interview mereka semalam setelah IWB Rangkum….

Andrea Dovizioso membuka Press Conference, saat ini ia memimpin klasemen sementara setelah memenangi Seri pembuka Losail, Qatar. Awalnya ia diminta mengomentari Terkait ke kisruhan belakang ini tentang part Yang terpasang pada Swing Arm Desmosedici GP19…

“Aku tidak khawatir tentang ini, paling banyak mereka akan mengatakan pada kami untuk tidak menggunakan part tersebut. Aku sangat senang dengan kemenangan, dengan bagaimana akhir pekan Race berakhir, dengan motor dan strategi yang kami gunakan. Aku berharap tahun ini bisa menjadi lebih kompetitif. Besok kami akan mengadakan pertemuan dengan Komisi Keamanan untuk membicarakan akhir pekan, terutama kondisi cuaca, Aku berharap Suzuki dan Honda menjadi sangat kompetitif, tetapi Yamaha juga tidak akan jauh. Kami bertujuan untuk mengambil poin sebanyak mungkin ” serunya…

iklan iwb
iklan iwb

Lalu lanjut ke Marc Marquez pakdee, ia menegaskan siap untuk berjuang meraih kemenangan pertama musim ini…

” Di Qatar kami biasanya dalam kesulitan, tetapi sebaliknya kami berhasil berjuang sampai akhir. Di sini, di Argentina, kami biasanya menjalaninya dengan baik. Di masa lalu kami tidak pernah bisa menemukan cara untuk mencapai posisi sebaik mungkin, tetapi ritme kami ada di sana. Kami akan berusaha dan aku merasa siap dalam segala kondisi, dan juga selalu mengincar podium..” seru Marc. Kemudian Marquez menlajutkan terkait Part Ducati. “Aku tahu Honda dan aku pikir mereka akan mulai menganalisanya secara menyeluruh untuk memahami cara kerjanya.” Siap masang juga ki cak kayaknya….

Berlanjut Cal Crutchlow setelah menyelesaikan balapan pertamanya musim ini dengan cara terbaik, dan selalu dekat dengan kemenangan, ia kemudian berhasil mendapatkan inspirasi terbaik untuk mendapatkan podium.

Dari Qatar adalah akhir pekan yang hebat bagi LCR dan Honda. Tetapi aku segera mulai berpikir tentang Argentina, aku ingin segera kembali ke lintasan setelah rehat lama. Kami harus berusaha melakukan yang terbaik dan mendapatkan hasil sebaik mungkin. Aku tidak bisa mengatakan itu salah satu track favoritku, tetapi aku merasa baik, aku tidak bisa menjelaskan mengapa. Selalu ada begitu banyak penggemar dan kami berharap memberi mereka pertunjukan yang bagus, lebih baik dari tahun lalu..” tukas Cal…

Berlanjut Alex Rins yang berjuang keras meraih kemenangan di Qatar, menandakan Suzuki menunjukkan kemajuan penting dan juga untuk Rins sendiri, sekarang di Argentina ia berusaha berjuang lagi untuk meraih kemenangan pertamanya di kelas Motogp…

“Race di Qatar positif bagi kami, aku selalu berhasil bertarung dengan Dovi dan Marc, tetapi aku melakukan beberapa kesalahan. Tapi aku merasa siap disini, motor kami kompetitif dan kami tiba di sini dengan antusias. Tahun lalu aku mendapatkan podium pertama ku di kelas MotoGP tepat di trek ini. Tahun ini aku memiliki lebih banyak pengalaman, motor telah meningkat dan aku akan memberikan yang terbaik untuk berjuang podium dan kemenangan..” serunya..

Kemudian berlanjut Valentino Rossi, ia melihat aspek positif dari race pertama musim ini dan berharap untuk mendapatkan hasil yang baik di Argentina.

“Race di Qatar baik untukku, langkahku tidak buruk dan dari belakang aku bisa belajar berbagai motor yang berbeda, Selama latihan bebas aku terlalu banyak menderita dan tertinggal banyak. Kami perlu memahami cara meningkatkan di beberapa area karena saat ini kami sedikit lebih lambat daripada yang lain. Lintasan Argentina adalah sirkuit khusus untuk tata letak, aspal, dan kondisi cuaca. Kami berharap race tidak berjalan seperti tahun lalu…” cerus Vale..

Kemudian Press Conference di tutup Danilo Petrucci, nampaknya ia tidak terlalu puas dengan tempat ke-6 di Qatar, ia menegaskan…

“Aku cukup kecewa dengan race (Qatar), terutama setelah tes. Tapi aku membuat dua kesalahan besar. Mulai dari pemilihan ban depan, aku memilih yang salah dan itu sulit di atas motor. Kemudian aku menjalani race dengan buruk dan dalam kondisi itu tidak mudah untuk memulihkan posisi. Aku bahkan lebih termotivasi untuk akhir pekan ini karena aku ingin menunjukkan potensiku. Aku sangat suka track ini, tetapi aku tidak pernah melakukannya dengan baik karena berbagai alasan. Tujuannya adalah untuk menjaga diri saya di 5 besar, bahkan jika kami harus mempertimbangkan aspal dan kondisi cuaca. Untuk mengatakan bahwa Suzuki dan Honda sangat cepat…” tutup Petrucci..(Cc for iwb)

 

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

21 COMMENTS

    • Ngekor biar bs jurdun y? & bs juara brkali2? ?
      Klw soal Yahmama y ckup d lwan ma jagoanq… Kucluk ja udh ckup ?

    • bukan ngekor, awalnya Aprilia dan Yamaha sudah mempertimbangkan soal Winglet di bagian swing arm tp karena blm jelas legal dan tidaknya jadi mereka blm mengembangkan, setelah Legal tentu sah saja mengembangkan toh sebelum Ducati yang pernah mendaftarkan ke Direktur teknis kan Aprilia bukan Ducati.

  1. Ya optimis lah si marc ini, wong tinggal nyemplak doang di motor kenceng. Gak usah mikir soal motor.. tau kenceng aja pokoknya

    • G prlu mikir late braking, manage ban, ngatur ritme & kpn attack, slide mw jtuh g jd dll…. Pokokny kncang ala drag y ??

    • Aprilia sudah mengajukan winglet swing arm bulan Februari kemarin, dan ditolak sama Aldridge. makanya mereka yg protes paling kenceng.

      berita terbaru, Honda kemarin langsung mengajukan winglet swing arm versi mereka sendiri, dan ditolak juga sama Aldridge.

      numpang ketawa saja deh

  2. Konyol jadinya. Pabrikan lain pengen masang part aja harus mikir2 dulu dan gak sembarangan. Lah Ducati mau masang apa aja oke, malah peraturannya yg ngalah nyesuaikan Ducati.

  3. Wihh lama2 aerodinamika dipelajari di pabrikan lain juga slain ducati,trs dipake juga,kayak waktu winglet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here