iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. Menjelang Seri ke tiga Di Sirkuit Aragon, Masih banyak yang menyoroti Dominasi Ducati Panigale V4 R yang sangat perkasa di dua Race Awal. Manager Team Aruba. It Ducati Serafino Foti juga buka suara pakdeee. Kali ini ia membahas Perihal Konsensi dan Putaran Mesin atau RPM….

Meski baru Awal Musim dan kita tidak akan tahu kedepannya tetapi dari apa yang kita lihat hingga saat ini, Jelas kita penasaran toh dan bertanya-tanya apakah Ducati akan mendominasi lagi mulai Seri Aragon dan selanjutnya? Mengingat Ducati tidak akan lama lagi mendapatkan Sunatan RPM Pertamanya….

Serafino Foti Mengatakan “Aku pikir penting untuk mengklarifikasi sesuatu ku katakan ini karena kami perlu memisahkan konsesi dari yang pertama Keterbatasan putaran mesin (RPM), karena ini adalah dua hal yang berbeda dan itu mudah tapi membingungkan”.. tuturnya…

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Berkenaan dengan yang pertama, Foti mengacu pada Regulasi: “Jika, setelah tiga putaran pertama (Phillip Island, Chang dan Aragon), satu produsen memiliki setidaknya sembilan keunggulan poin atas pabrikan lain, dan yang lain dapat menerima konsesi, seperti penggunaan fork baru, misalnya. Ini adalah untuk membantu mereka untuk menutup kesenjangan….” serunya…

Poin Konsensi sama seperti Yang di terapkan di MotoGP. Seperti yang sudah IWB Bahas Beberapa bulan lalu. Poin – poin konsensi tersebut diberikan sesuai dengan kriteria berikut…

Tiga poin Konsensi untuk tempat pertama atau mampu memenangi Race, dua poin untuk podium ke dua dan satu Poin untuk podium ke tiga. Tetapi Superpole Race tidak di pertimbangkan atau di Hitung. Jadi sekarang, Ducati punya 9 poin, Kawasaki 7 (Jonathan Rea 6 dan Leon Haslam 1) dan Yamaha 2 (1 Alex Lowes dan 1 Marco Melandri). Dalam kalkulasi, hanya ada dua poin perbedaan antara Ducati dan Kawasaki….

Mempertimbangkan tren saat ini, dengan hanya satu Rider Ducati yang mendominasi hingga saat ini, itu tampaknya mustahil bahwa paket pengejaran akan mendapat manfaat dari konsesi pasca Aragon. Batasan putaran mesin adalah masalah yang berbeda, Foti menambahkan….

“Dalam hal ini, Dorna dapat memutuskan selama satu tahun, setelah tiga, empat atau bahkan lima putaran (Seri), untuk melakukan campur tangan guna menyeimbangkan kejuaraan, terlepas dari poin pabrikan. Keputusan ini akan di buat berdasarkan kemenangan dan kesenjangan antara pembalap dalam Race ” tutupnya…

Last… Sedikit janggal memang cak setelah ada revisi terkait Regulasi Penyunatan RPM banyak yang mengatakan bahwa Ducati di untungkan. Tapi jika kita melihat tahun lalu Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team) ia mendominasi hampir semua Race namun dianggap baik-baik saja. Bagaimana menurut sampeyan cak? (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!