iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. raport penjualan roda 2 tanah air bulan Februari 2019 sudah dirilis. Walau tidak sedetil masa lalu yang mengupas masing-masing produk namun secara umum kita bisa mendapatkan gambaran penjualan total tiap merk. Dari data distribusi AISI bulan Februari 2019 memberikan gambaran bahwa ternyata pangsa pasar tidak banyak mengalami pergeseran dibandingkan dengan bulan Januari 2019. Di mana Honda masih tetap Perkasa pada kisaran di atas 70% sementara Yamaha juga stagnan di Kisaran 19 %. Berikut detilnya cak…

Untuk data distribusi yang menjadi patokan raport para pabrikan terlihat bahwa mayoritas pabrikan Mengalami penurunan. Cukup dimaklumi karena Februari hanya memiliki 28 hari atau lebih singkat dibandingkan dengan Januari. Nah…pada bulan Februari ini ternyata Honda masih perkasa di atas 70% dengan angka distribusi total mencapai 407.728 unit. Dengan angka tersebut Honda menguasai 76,6% Market Share roda dua nasional. Sementara itu Posisi dua dengan setia ditempati Yamaha dengan gap yang sangat jauh….

Pabrikan garputala mendistribusikan sekitar 102.487 unit motor atau sedikit Mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Januari yang mencapai 110.110 unit. Praktis pada bulan Februari Yamaha menguasai 19,2% Market Share nasional atau turun tipis dibandingkan dengan bulan Januari yang mencapai 19,34%. Kondisi ini juga dialami oleh Honda yang sebelumnya berada di Kisaran 77,51 % menjadi 76,6%. Namun sampeyan bakal terkejut jika melihat performa Kawasaki….

iklan iwb
iklan iwb

Geng ijo melejit dan mampu mendistribusikan sebanyak 13.000 unit alias meningkat nyaris 4 ribuan unit dibandingkan dengan bulan Januari 2019 yang berada di Kisaran 8.608 unit. Meroketnya penjualan Kawasaki membuat posisi genk ijo merangsek masuk podium 3 di bawah Yamaha. Praktis pangsa pasar juga meningkat dari sebelumnya hanya 1,5% pada bulan Februari menjadi 2,4%. Wehhhh sadizzzz. Terus bagaimana dengan Suzuki?

Ternyata sangat konsisten dan tidak banyak terjadi perubahan. Pada bulan Februari 2019 Suzuki mampu mendistribusikan sebanyak 8.560 unit. Dibandingkan dengan bulan Januari penjualan Suzuki hanya turun tipis. Raport tersebut membuat Suzuki menguasai pangsa pasar sebanyak 1,6%. Yang paling miris seperti biasa TVS. Pabrikan India yang memiliki pabrik di Indonesia ini hanya berhasil mendistribusikan sebanyak 49 unit pada bulan Februari 2019….

Last…. secara total maka pada bulan Januari-Februari ternyata pabrikan roda 2 berhasil menjual sebanyak 1.100.950 motor. Angka yang bagi Malaysia butuh 2 tahun untuk melakukannya. Sementara di Indonesia hanya 2 bulan….gileee ora cak. Raport tersebut diraih pada bulan Januari yang berhasil menjual sebanyak 569.126 unit dan dilanjutkan pada bulan Februari sebanyak 531.824 unit. Ediann tenannnn…….(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

30 COMMENTS

  1. itu jualan honda salesnya sampai ke pelosok pedalaman indonesia,, wkwkwk mantappp,, dapat ditemukan di tempat keramaian bisa lebih dari 2 sales perorangan dalam satu tempat

  2. Mas iwan, sekedar opini saja, apakah yamaha indonesia msh dimiliki sahamnya oleh toyota?
    Sedangkan toyota itu dibawah naungan group astra
    Kalo demikian akankah nasibnya hampir sama seperti isuzu yg msh dibawah naungan group astra ?
    Atau hanya yamaha menurunkan quantity demi memiliki margin besar atas penjualan sport bike dan maxi scooternya ?
    Sekedar opini saja ?
    Jangan dibully cause newbie

  3. Mungkin tvs harus banyak modal kya wuling .. buka daeler sebanyak”nya biar masyarakat percaya dan distribusi spare part juga banyak

  4. ya iyyalah kang iwan… pasti quantity penjualan Indo & Malay bs smp belasan kali lipat, wong jumlah penduduk Indonesia jg belasan kali lipat dibandingkan Malaysia… Coba dibandingkan sm Tiongkoq kang, mungsret kene ra ono ambune….

  5. Karena ada distribusi ninja SL baru, makanya naik drastis, tahu kan kemaren stok 2018 dah habis ,,,, ada diskon gedhe boss, meski harga nya pas nya segitu

    So gak kaget klo melejit distribusi nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here