iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….menarik cak, iki benar-benar menarik untuk dibahas khususnya perihal terketuknya hati pak Gubernur atas sulitnya bisnis knalpot racing akibat razia yang begitu masif. Mereka mempertanyakan batasan suara Desibel yang hingga sekarang banyak dicuekin alias main rata garuk semua. Keluhan para pelaku usaha kecil knalpot Purbalingga ini ternyata mendapatkan perhatian khusus pak gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang secara khusus melontarkan keinginannya melegalkan knalpot racing. Wihhhhhh….

Keinginan tersebut dilontarkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo pada saat menghadiri Expo UMKM se eks karesidenan Banyumas pada tanggal sebelas 11 Maret 2019. Para pelaku usaha kecil termasuk pengrajin knalpot Purbalingga yang mengeluhkan karena banyaknya razia yang membabat semua bentuk knalpot tanpa ampun. Para pengrajin ini rata-rata menanyakan dan ingin tahu batasan apa supaya knalpot buatan mereka memenuhi standar supaya tidak kena tilang. Maklum Cak delik yang digunakan petugas memang bukanlah perkara desibel suara….

” Gubernur Jateng bersama para pengrajin knalpot Purbalingga..”

Mayoritas tidak pernah diukur pada saat melakukan penindakan atau penilangan di Jalan Raya namun mereka hanya melihat standarisasi dari knalpot tersebut. Tidak sesuai standar pabrikan, langsung ditilang. Itulah kenapa para pengrajin knalpot Purbalingga meminta bantuan Pak gubernur untuk membantu kelangsungan dari bisnis mereka. Sebuah permintaan yang memang tidak mudah mengingat di sisi lain knalpot racing sering mengganggu ketenangan di jalan raya…

iklan iwb

Namun di satu sisi pembuat knalpot racing merupakan industri kreatif atau UMKM yang sedang getol-getolnya disokong oleh pemerintah Jawa Tengah. Yang menggembirakan pak gubernur dengan senang hati mendengarkan keluhan yang dilontarkan oleh para pengrajin knalpot Purbalingga. Dan secara khusus Gubernur Ganjar Pranowo meminta kepada aparat kepolisian untuk bisa mendukung industri knalpot dengan duduk bersama….

” Knalpot buatan Purbalingga menurut saya keren, tapi saya disambati perajinnya, kami memodifikasi knalpot ini batasannya apa, polisi harus duduk bersama, ini karya yang harus dilindungi, karena ini potensi. Polisi saya harap bisa mendampingi” seru pak Gubernur via twitter @humasjateng. Dilalah hingga detik ini belum ada info lanjutan ataupun respon dari berita yang sudah sedemikian masif. Maklum cak, kita semua juga ngarep walau harapannya tipis. Koq tipis ?

Harapan tipis karena yang berbicara adalah undang-undang. Jika kita mengacu pada tingkat kebisingan kendaraan bermotor hal ini sudah diatur dalam peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 7 tahun 2009. Dalam lampiran 2 peraturan disebutkan bahwa untuk tingkat kebisingan motor dengan kapasitas mesin 80 cc mencapai 77dB. Kemudian diatas 80 cc hingga 175 cc mencapai 80dB dan 175 cc keatas adalah 83dB. Namun bukan hanya itu saja acuan yang dijadikan petugas melakukan penindakan tilang pada knalpot….

” Pemusnahan knalpot racing di Sulsel…”

Seringkali polisi masih menilang walau pun knalpot sudah dibekali dB killer. Masalahnya satu saat melakukan razia polisi tidak melakukan tes tingkat kebisingan motor namun lebih kepada faktor visual di mana knalpot yang bukan bawaan pabrik akan ditilang. Dasar hukum yang digunakan bukanlah tingkat kebisingan namun mengacu pada pasal 285 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Di sana disebutkan bahwa pengendara motor yang membawa kendaraan bermotor tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan akan ditindak. Isi lengkapnya sebagai berikut…

” Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). 

Memenuhi persyaratan teknis ini ditafsirkan selama komponen yang nempel pada motor menggunakan suku cadang asli buatan pabrikan karena sudah lulus uji. Diluar itu termasuk knalpot yang dipasang dianggap menyalahi aturan. Jadi ada dua undang-undang yang dipakai cak…

Last….IWB rasa akan sangat sulit untuk mewujudkan cita-cita pak gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang ingin melegalkan knalpot racing di jalan Jawa Tengah. Knalpot yang biasa disebut sebagai knalpot brong tersebut masih menjadi target utama aparat kepolisian untuk melakukan penilangan dengan alasan bising dan mengganggu ketenangan di jalan raya. IWB pribadi sebenarnya berharap knalpot racing selama mendapatkan sertifikat legal jalan raya harusnya diberikan ijin. Karena diluar negeri sendiri dengan dB tertentu tetap diijinkan walau spek racing. Kita lihat saja gimana  kelanjutan dari keinginan pak Gubernur perkara knalpot Purbalingga….(iwb)

Advertisements

72 COMMENTS

  1. Yg salah yg bikin undang-undang, hari ini mereka ngemis kemasyarakat untuk cari kerja’an, setelah terpilih ganti kita yg dikerjai mereka.

  2. Produk dalam negeri emang kudu dilindungi. Beri merek sendiri, dan desain sendiri. Teus yang lebih penting, harus sesuai aturan. Semoga jadi unicorn ato malah dexacorn

  3. retard, buat apa aplikasi euro 4 jika knalpot racing dilegalkan. knalpot itu bukan semata suara, tapi juga emisi yang lain

      • yup, terus kendaraan diharapkan 5 tahun ganti. emisi setiap kendaraan baru wajib memenuhi standar. mau tidak mau ke depan akan seperti itu. dan mau tidak mau ke depan kendaraan listrik mengambil alih internal combustion pelan2.
        knalpot purbalingga itu legal, tidak usah dilegalkan. legal untuk racing. sekarang banyak orang memutar fakta hanya untuk mencari simpati.

      • mengapa saya pakai kata retard?

        dulu banget knalpot belum ada batas2 yang jelas emisi (kimia maupun kebisingan), termasuk ketika jaman dulu, belum diberlakukan standar euro di Indonesia. sekarang mau masuk lagi ke jaman itu? sementara negara lain sudah mulai berralih ke listrik dan hybrid?
        di negara lain kotanya tertib, bersih, tenang, disini mau masuk jaman macam mad max?

  4. Industri knalpot umkm perlu distandarisasi menyangkut db..
    Sy sdh lama pengen ganti kanlpot ori ke knalpot purbalingga tp takut razia..padahal cm pengen desainnya aja yg sporty

  5. Bukan tidak mungkin kalo semua sesuai UU bukan karena perkiraan oknum penindak hukum. Kalo buat cari2 kesalahan saja biar knalpot standart motor lain di pasang jg dpt tilang. Contoh knalpot FU di Vixion byk yg di masalahkan walau byk jg yg lolos

  6. nggak usah knalpot resing cak.
    yang standar pabrikan aja kasih tu cover/di cat perak/silver trus tempel stiker akrapovic/yoshimura. ntar juga akan ditilang polisi klo gitu aturannya.

    • Padahal akra juga udah ngeluarin knalpot standard jalan lho dgn material kelas A & memenuhi emisi. Bukan dri galvanis. Tapi tetep z klo ada brand racing pasti tercyduk

      • exhaust system yang aftermarket belum ada yang memenuhi standar euro. kalau yang dimaksud silincer saja (peredam saja) sudah ada standar euro (tingkat kebisingan saja). itu berarti, katalis knalpot standar masih terpasang, sedangkan peredamnya saja yang aftermarket (tidak ada catcon didalamnya). dan harganya, tidak murah.

      • Maaf saya mau brtanya,apa yg anda maksud knalpot yg tipe slip on??
        Kalau benar..apa knalpot yoshimura slip on yg dijual resmi Yamaha seharga 8 jt dan akra slip on seharga 5 jt itu diperbolehkan dijln umum?..kedua knalpot tersebut katalis masih standart pabrik.

      • knalpot yamaha di bagian silincernya ada katalis (misal pada r15). yang slip on dijual itu tidak ada katalisnya. jadi sudah pasti tidak lolos uji emisi terbaru (bukan emisi euro 2). kalau suara lolos atau tidak, tergantung standar yang dipakai. tapi jika mengacu ke euro 3 apalagi 4, saya rasa tidak lolos. kecuali ditambah db killer.

      • Iya yamaha r15 itu katalisnya ada di silincer..sama sprti mtr” 1 silinder lainnya.
        Sblmnya knalpot itu kan dibagi menjadi dua bagian,yaitu leher knalpot dan silincer,kedua part tsb dilas jd satu.
        Nah untuk kebnyakan mtr, katalis berada didalam silincer.
        Yang saya pertanyakan KHUSUS untuk mtr yamaha R25/MT25.
        R25/MT25 itu kan knalpotnya lain drpa yg lain.
        Yaitu katalis berada di leher knalpot( menyatu dgn leher knalpot) tdk didlm silincer dan silincernya tdk dilas mati dgn leher knalpot melainkan dihubungan dgn klem/ pengikat. Di dekat katalisnya jg ada sensor O2 nya.Sya pernah melepas silincer bawaan pabrik. Sehingga yang menempel di motor tinggal leher knalpot, katalis& sensor 02. Sya nyalakan motor suara persis seperti memakai silincer pdhl silinser sya lepas…nah yamaha menyediakan silincer untk R25/MT25 yaitu yoshimura & akra. Untuk menggantikan silincer bawaan. & menunjang penampilan mtr.
        Apakah salah ganti silincernya sja tp katalis sensor O2 dan leher knalpot masih yg bwaan pabrik?

    • berdasarkan UU yang berlaku tetap salah jika mengubah/ganti knalpot yang tidak standar (sama dengan spek standar). kalaupun mau digugat, sampai MA pun tidak akan bisa menang, kecuali UUnya ganti, atau ada faktor lain (misal sudah dilakukan uji laik jalan, dan sudah mendapatkan sertifikat laik jalan, namun tetap ditilang)

  7. Lha yo ini yang ditunggu2. Sebagai penyuka knalpot kustom jelas tak dukung. Ga semua knalpot brong itu suara nya kenceng, ada yg halus. Ok lah yg suara nya kaya kaleng rombeng harus di razia, tapi yg halus ga usah dong.

    • nah betull, jangan mengeneralisir knalpot aftermarket. ciri2 knalpot yang adem biasanya silencernya panjang

  8. Gw sih setuju asalkan ada revisi UU lalin dgn menghilangkan kata standard pabrik. Sebab kebanyakan produk oem memiliki bobot yg berat & material kelas 2. Jadi bagi punya duit yg mampu beli material kelas AAA bisa z beli. Seharusnya semua aparatur Lalin memegang alat tes dB & semestinya kita bisa tuntut balik kepolisian RI atas ketidakpahaman atas batas dB.

  9. Sebenernya polisi engga berhak nyita apalagi memusnahkanya.
    Dan juga tugas polisi Kan cuman nangkepin Aja berdasarkan kemungkinan belum pasti salah Atau engga, yang menentukan Kan Hakim d pengadilan. CMIIW

  10. Sebagian mencari suara sebagian mencari tampilan. Karna knalpot bawaan dealer itu bentuknya sama. Dan motor itu punya identitas dari pengendara.

  11. 1. Setuju, tolong dibedakan knalpot “racing” yg buat kompetisi dan knalpot “variasi” yg legal dijalanan.

    2. Knalpot variasi hrs ada label SNI RESMI.

    3. Sy lebih suka knalpot variasi dipajakin aja berbarengan dgn kendaraan misal 50-200rb/ thn tergantung cc nah klo gtu oknum2 preman negara tdk punya alasan menilang aplg smp didenda.

    4. Tolong sampaikan lek iwb, sampeyan kan didengar pendapatnya. Suwun.

      • pencitraan itu penting. orang hidup dilihat citranya. citra itu jika terjaga, berarti memang karakternya. jika citra itu tidak konsisten, berarti dia hanya pencitraan, bukan karakter asli.

      • masyarakat Purbalingga saat ini butuh sekali pengelolaan sampah. sudah sekian lama kisruh masalah sampah. bahkan sungai2 dan sawah2 penuh sampah non degradable (plastik dll). jika masalah ini tak segera diatasi, efeknya jangka pendek dan panjang. padahal alam Purbalingga sangat indah.

    • nah itu, seandainya knalpot racing legal, akan timbul permasalahan sosial, nanti bisa ada tim penyambit alay knalpot racing di tiap kampung,
      terus ada tim pembela knalpot racing, akhirnya kisruh,
      sudah tepat memang, knalpot racing ya buat racing. gk usah digubris, masuk jalanan umum ya tilang saja gk perlu neko2.

  12. Cocoknya undang2 batas desibel jg ditinjau kembali.
    Dan tiap ada produk baru kluar dikasi tau brapa desibel suara knalpotnya.
    Lalu aftermarket dikasi baras toleransi plus minus angka std spy ada rujukan pedoman dev aftrmrket exhaust.
    Nti yg mlanggar ditindak.
    Lgian ga smua orng dev aftrmrkt spy memekakkan tlinga.
    Ada yg cmn suka model. Bntuk warna. Lekukan atau krena pngen fungsinya

  13. Klo knalpot harley tu gmn,,mengganggu ketenangan djalan gak?? Knp tu harley knalpotny g dbikin seadem supra???

  14. Yg salah yg buat undang-undang, hari ini mereka ngemis kemasyarakat untuk dikasih kerja’an, besok setelah terpilih ganti kita masyarakat yg dikerjain mereka.

  15. Tapi serba susah..
    Peraturan indonesia timpang tindih..
    Lagi tahun politik gini besok berubah lagi.

    Tar uda di beli di pakai. Kenak sita lagi ahh..

  16. Alhamdulillah , ane udah hampir 5 tahun pakai knalpot racing nggak pernah ditilang, sim nggak punya, stnk mati, bpkb masih atas nama orang lain, touring sampe ciletuh ujung genting aman2 aja… Ingat!! selalu bergantung bukan pada manusia , tapi pada Tuhan yang Maha Tinggi lagi maha Pengampun!! Prinsipnya “kurang brisik, kurang Asyik!!” nah pasti banyak disumpahin orang kan? Ingat, sedekah, ingat anak yatim, hormat dan bakti pada orang tua. Insyaa Allah, sedekah menolak bala. Simple kan..

  17. kalau statusnya knalpot ‘racing’ emang sebaiknya dilarang di jalan raya mas iwan, karena knalpot racing tentu orientasinya murni performa sehingga mengabaikan hal-hal lain di luar itu, desibel suara misalnya. mungkin sebaiknya kita sebut knalpot aftermarket lokal/rumahan, bisa jadi upaya kita buat mencerahkan kalau knalpot aftermarket (lokal) gak harus racing, gak harus bising

  18. Main 2 tak lebih aman, pake knalpot racing sm ngebul ga pernah tuh kena razia bapak pulisi. Yang ada hbis tu malah ditanya “motornya kok masih mulus banget ya mas”. Tupai & hiu rider

  19. Nnggak kepikiran pake, walau sebenarnya minat, ribet kalo kena tilang, aturan harus di perjelas lagi, mesti ada masa waktu uji coba 1 atau 2 tahun di area tertentu(kota) mungkin dimana fasilitas dari penegak aturan dgn SDM nya yg sudah siap.

  20. banyak pasal yang masih karet, dan kalau boleh tau apa sudah ada stadart knalpot yg tidak melanggar dan undang-undang yang mengatur tentang spesifikasi knalpot yang laik jalan itu gimana ?

  21. Nyong wong Pbg sangat setuju kue kang, arep nganggo tp esih was2 terutama nek keluar kota. Nang Pbg bae siki operasiane akeh, auto tilang nek karo knalpot bobokan (njenangan nyebute brong). Lumayan lho knalpot kene malah ana sing ngasi luar negeri. Eman2 nek mandeg gara2 langka hukum sing melindungi #IMHO

  22. knalpot klu ud sertifikasi pasti mahal n bukan maenan UMKM lagi. ud sertifikasi tp tar di modif lg sama user ya sama ana boong sih

    • kalau ada standarisasi knalpot aftermarket, jelas akan sulit melakukan penindakan di jalan, karena nanti akan banyak sekali muncul knalpot aftermarket. bisa jadi batas desibel atau emisi sudah tidak standar. prinsip aturan adalah agar bisa dilaksanakan semudah mungkin. masak mau tilang knalpot harus bawa alat uji emisi dan desible meter. bayangkan juga jika 1/4 saja orang pada pakai knalpot racing di jalan. bakal muncul masalah baru, konflik sosial.

    • Yang saya khawatirkan sudah benar2 terjadi, ada kejadian antar kampung tawuran bakar2an rumah, bahkan ada korbannya juga, salah satu pemicunya, knalpot bising (kejadian di Buton, Sulawesi Tenggara), ada juga tawuran antar pelajar karena pemicunya knalpot racing, yang dibacok gara2 blayer knalpot brong, dan masih banyak lagi yang mungkin belum terpublikasikan.
      seandainya knalpot “racing” dilegalkan, saya kira merupakan kegagalan pemerintah, dan pasti akan banyak penolakan dari masyarakat.

  23. knalpot klu ud sertifikasi pasti mahal n bukan maenan UMKM lagi. ud sertifikasi tp tar di modif lg sama user ya sama ana boong sih

  24. Soalnya skalian buat kampanye itu.
    Kasih harapan dulu biar pada milih yg dipilih gubernur.
    Kalo pemilu dah selesai, ya kembali lagi, ga ada harapan buat pengrajin…
    Hehehe

  25. Pertanyaannya mengapa pabrikan mendesaign suara knalpot lebih senyap? Karena agar tidak bising dan menyangkut emisi, tujuan untuk ganti knalpot adalah ??

    • Tujuan ganti knalpot racing adalah untuk racing. jika dipakai di jalan raya, berarti penyalahgunaan knalpot racing. tujuannya jelas, agar bisa sombong,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here