Iwanbanaran.com – Cakkkkkk… 2 Seri gelaran World Superbike berlalu dan sudah sampeyan ketahui bahwa Alvaro Bautista dengan Ducati V4R terlalu tangguh dan sangat dominan menyapu semua kemenangan dengan Total 6 Kemenangan dan berhasil mengumpulkan 124 Poin. Tahun debut Ducati V4R Memang sangat terbantu dengan terbantunya Jumlah RPM Atau Putaran mesin yang mencapai 16.000. Wis menang ngacir jauh benarrr. Dilalah kondisi tersebut membuat sporting direktur WBSK resah. Mereka kini akan terus pantau dan jika dominasi terus terjadi akan ada beberapa langkah yang dilakukan salah satu opsi adalah penyunatan RPM. Nahhhh….

Mengulik Informasi dari Sporting Director World Superbike Gregorio Lavilla dalam Wawancara melalui Media GPOne.com, mereka mengakui sangat terkejut dengan dominasi Ducati yang begitu mencolok. Menang dengan gap yang sangat jauh jelas bukan tontonan yang enak dilihat. Soal ini Gregorio angkat bicara….

“Ducati memiliki terlalu banyak keuntungan. Itu harus dibatasi. Regulasi kejuaraan sudah ditulis. Kami perlu membatasi RPM atau menambahkan pada paket selanjutnya. Setahun yang lalu, semua orang mengatakan bahwa Rea selalu menang, tapi sekarang Bautista. (Candanya). Aku percaya skenario Kejuaraan telah berubah setelah dua balapan pertama ini. Bahkan jika dari awal sekalipun, kami harus menghindari evaluasi yang terburu-buru. Tentu saja, seperti yang telah kita lihat, semua telah maju berubah, aku ulangi kami hanya berada di balapan kedua..” serunya. Gregoria mengaku sangat terkejut dengan performa Ducati…

“Tentu saja, aku tidak bisa menyangkalnya. Aku terkejut, seperti halnya para penggemar, pakar, dan juga Ducati sendiri..” tukasnya lagi. Bautista mendominasi Kejuaraan dengan jarak yang mengesankan. Semua orang mengharapkan Dorna untuk campur tangan dan menyeimbangkan situasi. Saat ini, satu-satunya pilihan adalah membatasi regulasi, karena aturan diikat dengan Bagian Konsesi. Apa yang akan terjadi di Aragon?

” Gregorio Lavilla akan pantau race-race berikutnya…”

“Aku pikir kami perlu menyelesaikan masalah ini. Dorna tidak di sini untuk menentukan atau mengatur mereka yang menang. Memang benar bahwa Bautista mendominasi, tetapi kami masih melewati balapan kedua. Tidak ada yang memiliki bola kristal untuk memprediksi apa yang akan terjadi di Aragon dan seterusnya. Selain itu, hanya ada satu Ducati yang menang saat ini, karena yang lain menderita….

” Aku ingin memberimu sebuah contoh. Tahun lalu, kami membatasi RPM Kawasaki sebelum dimulainya Kejuaraan, kemudian kami berhenti melakukan intervensi, meskipun Rea mendominasi sepanjang seri. Motornya selalu menang, di setiap trek, tetapi bagaimana dengan ZX-10RR lainnya? Dan yang aku dengar hanyalah RPM. Tentu saja, itu penting, tetapi mereka tidak merevolusi motor. Dengan RPM lebih sedikit, ternyata Kawasaki membalap lebih cepat daripada di MotoGP di Jerez (Bisa kita lihat saat Test Kawasaki bisa lebih cepat dari Motogp). Juga, track lain yang tidak hanya terdiri dari straight….” pungkas Gregorio. Apakah ini artinya tidak akan ada intervensi ?

“Kami harus tetap melihat. Seperti yang kau tahu, ada perusahaan di luar Dorna yang beroperasi dengan menghitung algoritma, yang didasarkan pada beberapa faktor, seperti kemenangan dan kesenjangan selama perlombaan. Setelah kami menganalisis data ini, kami akan melihat bagaimana kami harus bersikap….” ujarnya lagi. Panigale V4 memang membuat sebuah persaingan WSBK jadi terasa pincang jika berada pada kondisi yang sempurna. Sebuah motor replika Motogp yang sukses ngacak-ngacak persaingan di ajang WSBK. Soal ini Gregorio mengatakan….

“Tahun ini, aku pikir kami telah melihat investasi besar yang dilakukan oleh produsen, dan aku pikir itu luar biasa bagi rider, jika dibandingkan dengan masa lalu. Ada ban yang berbeda, dan kita bahkan tidak bisa melakukan intervensi terhadap peraturan tersebut. Terlepas dari penjelasan singkat ini, jika semua pabrikan memutuskan untuk meluncurkan replika MotoGP di pasaran, itu akan menjadi strategi penjualan komersial baru, dan kami harus siap untuk menyambutnya…” cetus doi. Akankah kita akan melihat Motor dengan Winglet seperti di MotoGP?..

“Kami sudah membahas ini dengan MotoGP. Jika motor standar menyediakannya, kami tentu tidak bisa melarang mereka. Aku pikir setiap pembalap di grid adalah pemenang potensial. Jika dia adalah pembalap yang penting, trek akan memberi tahu, seperti biasa. Bautista tentu saja merupakan talenta yang hebat, mengingat dia berasal dari Kejuaraan dengan level terbaik dari seluruh dunia (Motogp)...” tutupnya…

Last…komen Sporting Director World Superbike Gregorio Lavilla ini seakan menegaskan posisi mereka yang akan memantau sepak terjang Ducati pada balapan-balapan berikutnya. Mereka memang enggan terburu-buru namun tidak menutup kemungkinan jika dominasi gap yang begitu pincang terus terjadi maka opsi paling ideal adalah mengurangi teriakan RPM Ducati Panigale V4 yang memang tertinggi saat ini. So…saran IWB buat Bautista, mending akting nunggu aja jangan digas pol-polan kayak kemarin. Baru dua lap terakhir attacking biar nggak kena penyunatan RPM, iyo ora cak. Race WSBK ? emang pincang cak…gapnya kuwi lho yang bikin ora seru, 10-14 detik….bikin ngantuk euy :mrgreen: ……(iwb)

Referensi Gpone

Advertisements

49 COMMENTS

  1. Selama ini Kawasaki powernya bukan yang terlalu gilagilaan.. tapi gaya riding Rea sangat cocok, jadinya selalu menang.. terlihat overpower padahal gak juga.. semacam pabrikan lain kurang berkembang aja, buktinya Kawasaki yg lain gaada yg bisa sampe depan ya krn kurang cocok..

    Nah di Ducati ini powernya asli gilagilaan, dan Buatistanya krn udah terbiasa jadi bisa kasi jinak power segede ini, dan jadi overpower dalam arti sebenarnya.. itu masalahnya.. jomplang banget !

  2. Walaupun ngacir Ducati gk pake cara curang memang mereka byk berkembang di banding motor jepang soal performa dan handling bagaimanapun mesin baru V4 memang digdaya

  3. Selalu begitu,seharusnya berapa limit produksi masalnya,ya itu yg dipakek balapanan.katanya lahan balapannya motor produksi masal.maaf cuma komen sambil beol

  4. Sebenarnya kedatangan v4r untuk memutus dominasi zx10rr, tapi terlalu mencolok, hehe, dulu seperti datangnya honda vtr-sp2 yang memutus dominasi Ducati, dan berhasil 2x jurdun, tapi tidak njomplang seperti sekarang, yang jaraknya se kecamatan,

  5. Suruh siapa ikutan pake mesin angkot..jadi paling lemot deh..barisan paling belakang…bukannya anti pake mesin angkot..Makanya WSBK nya ga di akui walaupun udh turun langsung ampe dedengkotnya tetep aja lemot hihi..

  6. kawasaki mendominasi juara bertahun tahun ga ada masalah skrg ducati baru 2 seri unggul dh mau sunat sunat aja, toh hanya bautista yg mampu tampil sementara pembalap ducati lainnya ga mampu, samalah halnya dengan kawasaki toh hanya rea saja yg tampil yg lain melempem.. ini sih faktor skill, saya rasa pengalaman bautista di motogp jga banyak berbicara… udh lah g ush aneh aneh dorna

  7. Ahh tetep aja gk seneng gk ada tayangan live di TV lokal gak seru, ayolah sponsor lokal bantu kami2 yg pengen hiburan wsbk gratis…

  8. Ducat8 wsbk tau celah regulasi.. imho dukati mulihat regulasi yg nengatakan jika rpm akan di kebiri jika semua pembalap dari tim ducati mendiminasi.. jadi di buat seolah ini hanya peran baut.. bukan motor..
    Jadi ada alasan buat banding regulasi .

  9. Very unfair.. comparing with the other Ducati’s ..it’s just almost 30 seconds behind Bautista’s bike..Very Unfair…

  10. ducati emg sangar. klo emg ducati dpt bnyk keuntungan, kok bautista doang yg juara. tmn satu timnya gak podium tuh. emg rea terlalu sombong dulu, sok2an mau ke motogp, elah

  11. Kalo ada tim yang mendominasi,lalu regulasi di oprek demi penonton,demi tiket,demi bisnis,demi uang,ya mendhing motornya panitia aja yang nyediain. Entar kalo yg menang pebalap yang itu2 terus,race depan si pemenang di suruh start bbrp meter dibelakang.
    Jadi tim dan pabrikan ga perlu susah2 meriset sebuah motor. Karena kalopun risetnya sukses,regulasinya diubah. Kasihan kan yg meriset?

  12. Tujuan balapan kaya gini kan seharusnya buat inovasi, sehrusnya pabrikan lain yang maju, bukan malah pabrikan yang udah maju disuruh mundur. Kalo dikit2 rubah regulasi lalu apa bedanya dengan sinetron,

  13. Kawasaki yang kenceng juga cuma Rea, punyae Haslam baru 1x pada alias gak konsisten juga to?
    Jadi ini balapan antara Ducati vs Kawasaki , duel antara juara WSBK vs alumnus MotoGP,ga usah panik,tonton aja 🙂

  14. Cukup dibatasin aja RPMnya…Kawasaki aja musim lalu gak diintervensi yang lain-lain lagi selain RPMnya. Semoga Dorna bisa adil memberlakukan aturannya, dan Ducati bisa beradaptasi juga dengan pembatasan RPM ini…

  15. terang aja panigale v4 pake katup desmodromic… bisa maen di RPM super tinggi… lha yang lain masa iya musti pake katup pneumatik.. pastinya bakalan ilegal karena gak mungkin ada di motor produksi masal

  16. Chaz Davies n Rinaldy juga pake Ducati Panigale V4R namun mereka tidak bisa cepat seperti Alvaro Bautista

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here