Iwanbanaran.com – Cakkkkk…. akhirnya pelan-pelan mulai terbukti apa yang dikatakan Valentino Rossi. Saat race Losail Maverick Vinales tidak mampu berbuat banyak dan terseok-seok hanya untuk mempertahankan posisi 7. Masalahnya satu….ternyata Doi kehabisan ban. Walaupun cara penyampaian Vinales jauh lebih halus, namun pada intinya sama seperti yang dikatakan Valentino Rossi bahwa Yamaha M1 2019 masih rakus ban. Yup…Maverick Vinales akui ban Yamaha M1 hancur saat race Losail ! Nahhh…

Maverick Vinales mengatakan sulit untuk kencang ketika race karena harus melawan banyak pembalap. Itulah kenapa dia tidak bisa bagus seperti sesi kualifikasi. Doi sebenarnya sudah berjuang namun semua menguap begitu saja akibat ban yang sudah mulai tergerus….

Balapan yang sangat sulit. Bahkan ketika selesai melakukan pemanasan, kita sudah tahu kelemahan kita. Ketika sendirian aku bisa menorehkan lap time bagus, namun ketika sudah berada dalam race grup, itu sangat sulit. Aku harus membalap dengan cara yang berbeda, racing line berbeda sehingga tidak bisa sekencang ketika sendirian. Dan dengan hasil balap ini kami jadi tahu apa yang perlu ditingkatkan terhadap motor kami....” seru Vinales via crash. Terus gimana dengan jalannya balapan ? sebenarnya apa yang membuat Vinales sulit maju saat grup sudah terpecah ?

” Ban sudah hancur dan banyak tergerus pada saat berjuang diawal lap. Ban kehilangan traksi setelahnya sehingga aku tidak bisa berbuat apa-apa..” seru Vinales. Namun Vinales buru-buru menambahkan. “ Tapi itu bukan masalah utama. Masalahnya adalah kamu harus bertarung melawan pembalap lain, itulah yang membuat ban cepet habis. Jadi kedepanĀ  kita harus bekerja untuk mencoba menemukan setingan untuk bertarung dengan yang lain….

” Membalap dibelakang riders lain lalu mencoba menyalip mereka. Aku harus mengambil jalur sedikit berbeda termasuk sering melakukan pengereman. Kondisi ini memberikan stress yang sangat besar pada ban. Setelah aku membalap sendiri baru aku bisa kencang..” seru Vinales. Saat ditanya penyakit sulit dikendalikan ketika tanki masih full, Vinales menjawab..” Nggak…nggak ada masalah. Masalahnya adalah aku tidak bisa menyalip….

” Aku tidak sabar untuk datang ke Argentina dan bekerja lagi guna meraih hasil bagus. Kita tahu bahwa untuk satu putaran, kita sangat, sangat cepat, juga ketika kita sendirian dengan ritme kita sendiri, kita jauh lebih baik. So…sekarang langkah selanjutnya adalah memperbaiki ketika kita bertarung melawan rider lain...” tutup Vinales…

Last…pengakuan ban menjadi kendala di Losail sudah diprediksi Valentino Rossi. Bedanya Vinales masih jauh lebih halus dengan menyebut gara-gara bertarung melawan rider lain. Sebuah penuturan unik mengingat posisi start Vale malah lebih terpuruk dibelakang yang artinya perjuangan untuk menyalip pembalap di depannya jauh lebih sulit. Namun justru bisa finish ke lima dengan jarak 0.6 detik dari Dovi. Selain itu Vale juga menggaris bawahi elektronik yang belum mencapai level seperti para kompetitornya. So…mana pernyataan yang logis menurut sampeyan ? monggo simpulkan sendiri…..(iwb)

Advertisements