iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Gileeee….lelah benerrr. Lek Ari yang didepan awalnya pede sebelum akhirnya berhenti noleh kebelakang karena ban belakang doi spin terjebak dalam lumpur. Doi geleng-geleng kepala…motor ora iso maju cak. Ditengah keraguan…dari belakang suara melengking kayak geledek membuat kita sontak menoleh. Waduhhh….berisik tenan. Dan setelah noleh, welehhhh jebule sibocah Wonogiri Sukses Irfan Pertamax. ” Tobaatttt lekkkkk….dalane ampunnnn. Piyeee ikiii ? ” teriaknya membuat IWB heran. Lha ini bocah kapan nongolnya koq tiba-tiba sudah dibelakang kita….

” Hayooo putar balik saja….cari jalan aspal..” teriak IWB. Sontak usul tersebut disambut gembira lek Ari yang langsung berusaha muter balik. Termasuk IWB sendiri. Tapi Irfan kayaknya ragu-ragu. ” Aku tadi wis mrono (jalan aspal big bike) lek, tapi diarahkan mrene (kesini). Alasannya CRF150L jalannya harus kesini..” celetuknya setengah frustasi. IWB terdiam. Wah…malu juga yak kalau ngikuti Big bike. Tapi ketimbang badan remek, mending rasa malu dibuang. IWB tetap putuskan putar balik. ” Hayooo wiss melu (ikut) aku wae..” tukas IWB. Mereka ternyata sumringah. Yup…memang betul cak, CRF150L memiliki rute khusus menantang. Rute lazimnya motor trail. Sedang big bike oraaa…

iklan iwb iklan iwb

Motor besar Honda seperti CRF250L, CB500X dan Afrika Twin diarahkan kejalan aspal alias rute yang jauh lebih santai. Maklum bobot berat resikonya lebih besar. Tapi kali ini IWB nggak sanggup. Balung tuwo cak….lemesss (modus wkwkwkwk). Jadi IWB akan coba cari alternatif jalan aspal biasa walau resikonya adalah…terpisah dari rombongan CRF150 lainnya. Kita akan mengikuti jalur big bike wae. IWB, Lek Aripit serta Irfan akhirnya putar balik menuju jalan aspal dengan sweeper depan Lek Ari. “ Hayoo sampeyan kan wong Jateng pasti luwih ngerti jalan..” seru IWB direspon dengan puntiran gas lek Ari ambil alih posisi depan…

Melaju dengan kecepatan kumayan kencang, ternyata CRF150L cukup stabil cak. Motor nggak goyang kendati menggunakan ban tahu. Weleh…asyik juga nih handlingnya motor trail. Dilalah lewat perempatan, nongol 3 trail lain yang ternyata diisi oleh para fotografer. Mereka boncengan dan nempel ngikuti rombongan IWB. Weehh muka-muka lelah nih kayaknya wkwkwk. Belok…lurusss…belok lurusss dan sampailah kita disebuah dealer. Lek Ari yang berada didepan memberikan aba-aba untuk berhenti….

” Bersama lek Aripitstop, bingung jalan liat GPS wkwkwk…”

” Aku koq ragu sama petugas tadi disuruh lurus, benar nggak ya jalur HAD..” celotehnya. IWB hanya diam karena emang nggak mudeng. Lawong cuma ngikutin buntut. Buta jalan tenan pakde…piye maneh. Ketimbang tersesat malah makin mumet ndase. Irfan yang sudah megang HP untuk ngecek GPS tiba-tiba nyeletuk. ” Lhoooo…..koq tinggal 7 menit lagi dari finish, modiarrrr koweee lekkk…” serunya terkejut. ” Sikkk…cek maneh Fan, mosok tinggal 7 menit. Sampeyan salah liat kali..” timpal IWB garuk-garuk bathuk. Ketika itu jam baru menunjukkan pukul 11 alias lebih cepat sejam dari target panitia yang mengatakan finish jam 12 tercepat dan ideal sekitar jam 1 siang. Weeehhhh kecepatan bangettt…

” Oh bener mz….ini pertigaan Bawen kekanan wis langsung ke Rawa Apung. Finish kita disana…” cetus lek Ari. IWB pun bingung. Semua terdiam. Mosok mau muter balik biar sesuai waktu….kuwi namanya harakiri bikin remuk badan. Belum lagi kita akan continue pada etape kedua dengan trek yang jauh lebih menantang pada jam 2 nanti. Terdiam semua, tiba-tiba Irfan punya ide. ” Nganu lek…wiss rebahan disini saja. Lumayan sambil nunggu waktu..” serunya terkekeh. Bocah Wonogiri yang baru saja memiliki momongan tersebut mencari posisi dengan manis disebuah rumah kosong nempel dealer. Weehh kadang-kadang cerdas juga neh bocah. Boleh juga nih idenya….

IWB mau nggak mau ngikutin. Lumayan ngluruske boyok. ” Fan, tolongin copotin protektorku dulu, susah kiii…” pinta IWB. Doi kembali berdiri sambil megangin HP ditangan kanannya. Disitulah bencana terjadi karena tiba-tiba HPnya meluncur masuk selokan pas dekat kita. ” Byuhhhhhh….matiiiihhh akuuuu..” tukasnya sambil lompat meraih HP yang sudah terendam air selokan. ” Asyemmm ambune (baunya) lekkkk..” teriaknya. Polahnya membikin semua terkekeh. Ono-ono wae ki pakdeee. Untunglah HP Irfan Samsung S8 yang water prof. Jadinya aman walau baunya jadi ora karu-karuan…

Selang 10 menit, IWB nggak betah. “ Hayoo wis, kesana aja langsung. Mending istirahat disana ketimbang disini…” seru IWB. Para fotografer yang juga dilokasi sepertinya setuju. Entahlah cak, mereka setia nempel IWB, Irfan dan lek Ari. kayaknya mereka juga nggak tahu jalan. ” Ya udah….langsung ke Rawa Apung aja yak..” timpal lek Ari. ” Lekkk, ora isin (malu) lek terlalu cepat..” celetuk Irfan. Pertanyaan yang jelas membuat kita semua saling berpandangan mata. ” Wisss ora usah isin-isinan (malu-malu). Ora nyolong koq isin…malah jujur ki…” seru IWB disambut tawa lainnya. ” Okehh siapppp…” jawab lainnya kompak. Motor kita hidupkan dan rombongan langsung menuju ke Rawa Apung….

” Wajah masih seger karena mayoritas ngetrail dijalan raya hahahaha….”

Kurang dari 10 menit, IWB sudah tiba di lokasi. Dag dig dug cak….rasa malu IWB siapkan karena ketahuan bener melewati rute jalan raya. Lawong cepetttt tenan. Tapi semua berubah dengan rasa lega karena didepan ternyata sudah cukup banyak berjejer CRF150L dengan kondisi jauh lebih bersih dari lumpur tanda mereka benar-benar hanya melewati jalanan aspal. Wehh kita jauh lebih gagah karena motor masih sempat mencicipi lumpur. “ Wihhh kang IWB wis nyampe, gimana treknya asyik kan...” seru panitia menyambut IWB dan rombongan….

Bener-bener menantang cak, seruuu puollll….” tukas IWB sambil nyengir. ” Mantappp, istirahat dulu...” ujar mereka lagi. Saran yang keren karena kita sudah cukup banyak istirahat dan sekarang ditambahin lagi istirahatnya, opo ora kepenak jal. ” Ini baru fun to ride tenan :mrgreen: ” batin IWB terkekeh. Senyum nakal yang tidak akan IWB dapatkan pada etape kedua karena justru sesi kedua ini IWB benar-benar tersesat dan menemukan sisi lain kehidupan pegunungan yang cukup membuat kita tepuk jidat……( Bersambung Part III/iwb)

” Istirahat etape pertama, sempat rebahan enak tenan xixixixi….”

 

Advertisements

34 COMMENTS

    • Bisa & mampu menambah keimanan sang biker kaga neh? Jangan – jangan malah ngalahin kearoganan nm*x bikerz.
      Gimana? Bisa ngejawabin pertanyaan gue kaga?

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama