iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk…..Zero Motorcycles secara resmi meluncurkan 2019 Zero SR/F. Sebuah motor genre street Fighter yang diklaim memiliki power lebih kuat dengan pengisian baterei lebih cepat. Namun sayang cak…harganya bikin mules tenan yakni tembus diangka 230 jutaan rupiah. Welehh mahalll bener apa kelebihannya ? yukkk kita kupas sama-sama…

Harga yang diberikan memang cukup tinggi. Namun Zero mengklaim banderol tersebut impas dengan yang didapatkan. Yang pertama adalah….power. Yup…. dibekali mesin listrik baru ZF75-10, Zero mengklaim mesin ini mampu memuntahkan tenaga hingga 110 HP dan torsi 189NM. Tercengang dengan torsinya? Sama cak… tapi memang itulah spek yang dirilis oleh pihak Zero terhadap motor Street Fighter terbarunya ini. Tidak heran motor ini juga diklaim memiliki top speed di atas 200 km per jam….

Yang kedua daya tahan baterai. Pada generasi 2019 ini Zero mampu meracik motor dengan daya jelajah yang cukup tinggi untuk sekali pengisian. Konon Zero SR/F bisa melahap 175 km pada kecepatan 112 km/jam sekali isi full batarei…..gileeee juga ini cak. Didukung dengan kemampuan fast charging 2 level untuk lithium-ion baterai berkapasitas 14,4KWh, Zero hanya memerlukan waktu 4,5 jam dari sebelumnya 9 jam untuk sekali pengisian. Bahkan pada versi Premium yang sudah dibekali daya input 6 KW maka kita hanya membutuhkan waktu selama 2,5 jam untuk sekali pengisian listrik. Benerrrr-benerrr cepettt cak. Wis kayak ngisi HP.  Itu soal daya…terus gimana dengan lainnya?

iklan iwb

Juga berbeda sebab frame tralis terbaru di klaim lebih rigid dan kuat. Selain itu mereka juga melakukan beberapa revisi pada desain power Pivot. Desain ini membuat pergerakan swing arm tidak akan mempengaruhi kerenggangan belt ketika suspensi bergerak. Sayang bobot motor ini cukup berat akibat baterai yang sangat besar. Baterai sendiri mencapai 207 kg alias menyumbang porsi terbesar dari bobot motor. Untunglah untuk mendongkrak kestabilan Zero SR/F…. mereka sudah membekali suspensi USD Showa full adjustable berukuran 43mm big piston. Begitu juga perangkat rem juga sangat mumpuni karena Zero mencangkokkan model 4 Piston floating disk 320mm di bagian depan dan 240 mm bagian belakang…

Sistem rem juga sudah di support dengan sistem anti lock brake System (ABS) yang disuplai oleh Bosch. Semua semakin lengkap karena Zero juga memberikan ban mumpuni Yakni Pirelli Diablo Rosso 3. Brand ini memiliki traksi yang sangat baik pastinya. Tidak lupa speedometer full digital akan memberikan informasi display mengenai kekuatan baterai hingga detil lain yang membuat Zero SR/F termasul motor premium listrik yang cukup disegani….

Last….Zero SR/F dijual dengan harga termurah USD 18.995 untuk versi standar. Kemudian untuk versi premium yang memiliki kemampuan fast charging 6 KW 2 charger level yang mampu memangkas kecepatan pengisian baterai hingga 2,5 jam…. dijual di angka USD 20.995. So… jika kita konversi ke rupiah maka jatuhnya sekitar 230 jutaan. Mantaapppp. Nah… Seperti apa sosok Street Fighter Zero SR/F? Intip saja beberapa fotonya dibawah ini. Tertarik ? IWB sih ora. Selain muahal suaranya pasti anyep digas cuma swinggggggggg. Body gahar tanpa didukung ledakan letupan knalpot….coba sampeyan bayangin wae cakkkk :mrgreen: …..(iwb)

2019 Zero SR/F Specs (Standard/Premium)

range ZERO SR/F Standard ZERO SR/F Premium
City 161 miles (259 km) 161 miles (259 km)
Highway, 55 mph (89 km/h) 99 miles (159 km) 99 miles (159 km)
 » Combined 123 miles (198 km) 123 miles (198 km)
Highway, 70 mph (113 km/h) 82 miles (132 km) 82 miles (132 km)
 » Combined 109 miles (175 km) 109 miles (175 km)
Motor
Peak torque 140 ft-lb (190 Nm) 140 ft-lb (190 Nm)
Peak power 110 hp (82 kW) @ 5,000 rpm 110 hp (82 kW) @ 5,000 rpm
Top speed (max) 124 mph (200 km/h) 124 mph (200 km/h)
Top speed (sustained) 110 mph (177 km/h) 110 mph (177 km/h)
Type Z-Force 75-10 enhanced thermal efficiency, passively air-cooled, interior permanent magnet AC motor Z-Force 75-10 enhanced thermal efficiency, passively air-cooled, interior permanent magnet AC motor
Controller High efficiency and power dense, 900 Amp, 3-phase AC controller with regenerative deceleration High efficiency and power dense, 900 Amp, 3-phase AC controller with regenerative deceleration
Power system
Power pack Z-Force® Li-Ion intelligent integrated Z-Force® Li-Ion intelligent integrated
Max capacity 14.4 kWh 14.4 kWh
Nominal capacity 12.6 kWh 12.6 kWh
Charger type 3.0 kW, integrated 6.0 kW, integrated
Charge time (standard) 4.5 hours (100% charged) / 4.0 hours (95% charged) 2.5 hours (100% charged) / 2.0 hours (95% charged)
 » With 6 kW Rapid Charge option 1.8 hours (100% charged) / 1.3 hours (95% charged) 1.5 hours (100% charged) / 1.0 hour (95% charged)
Drivetrain
Transmission Clutchless direct drive Clutchless direct drive
Final drive 90T / 20T, Poly Chain® HTD® Carbon™ belt 90T / 20T, Poly Chain® HTD® Carbon™ belt
Chassis / Suspension / Brakes
Front suspension Showa 43 mm Big Piston Separate Function forks, with adjustable spring preload, compression and rebound damping Showa 43 mm Big Piston Separate Function forks, with adjustable spring preload, compression and rebound damping
Rear suspension Showa 40 mm piston, piggy-back reservoir shock with adjustable spring preload, compression and rebound damping Showa 40 mm piston, piggy-back reservoir shock with adjustable spring preload, compression and rebound damping
Front suspension travel 4.72 in (120 mm) 4.72 in (120 mm)
Rear suspension travel 5.51 in (140 mm) 5.51 in (140 mm)
Front brakes Bosch Advanced MSC, dual J-Juan radial 4-piston calipers with radial master cylinder, 320 x 5 mm discs Bosch Advanced MSC, dual J-Juan radial 4-piston calipers with radial master cylinder, 320 x 5 mm discs
Rear brakes Bosch Advanced MSC, J-Juan single piston floating caliper, 240 x 4.5 mm disc Bosch Advanced MSC, J-Juan single piston floating caliper, 240 x 4.5 mm disc
Front tire Pirelli Diablo Rosso III 120/70-17 Pirelli Diablo Rosso III 120/70-17
Rear tire Pirelli Diablo Rosso III 180/55-17 Pirelli Diablo Rosso III 180/55-17
Front wheel 3.50 x 17 3.50 x 17
Rear wheel 5.50 x 17 5.50 x 17
Dimensions
Wheelbase 57.1 in (1,450 mm) 57.1 in (1,450 mm)
Seat height 31.0 in (787 mm) 31.0 in (787 mm)
 » Accessory, low 30.3 in (770 mm) 30.3 in (770 mm)
 » Accessory, tall 31.9 in (810 mm) 31.9 in (810 mm)
Rake 24.5° 24.5°
Trail 3.7 in (94 mm) 3.7 in (94 mm)
Weight
Curb weight 485 lb (220 kg) 498 lb (226 kg)
Carrying capacity 515 lb (234 kg) 502 lb (228 kg)
Economy
Equivalent fuel economy (city) 430 MPGe (0.55 l/100 km) 430 MPGe (0.55 l/100 km)
Equivalent fuel economy (highway) 219 MPGe (1.08 l/100 km) 219 MPGe (1.08 l/100 km)
Typical cost to recharge $1.61 $1.61
Pricing
MSRP

(Does not include government incentives. Does not include local shipping, applicable taxes, PDI, or road registration fees.)
$18,995 $20,995
Warranty
Standard motorcycle warranty* 2 years 2 years
Power pack warranty* 5 years/unlimited miles 5 years/unlimited miles
Gimana reaksi sampeyan cakkk !!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

42 COMMENTS

  1. nah pemikiran seperti itu yang harus pelan pelan di sampingin dulu lek
    sama halnya kaya 2tak lovers yang susah beralih ke 4tak tapi lama kelamaan juga terbiasa
    mungkin kedepannya bakal ada opsi sound di mtor listrik
    mirip ferarry atau lambo? wikwikwik

  2. desain baterai dari dulu sampek sekarang masih belum berubah, masih cenderung kotak.
    mengapa pabrikan belum memikirkan untuk memperkecil dimensi baterai. intinya jaman sudah berubah, baterai masih stagnan ?

  3. Sangat menarik… cepat atau lambat… motor listrik akan makin berkembang … seperti motor bensin yg dulu sgt mahal tp skrg cukup murah n teknologi makin tinggi…

    lihat aja ekuivalen konsumsi BBMnya… utk dalam kota cuma 0,55 ltr BBM/100 km… alias hampir 200km/ltr LUARR BIASYAH…. padahal power 110hp torsi 185NM… dah diatas power torqi Mitsu Xpander tuh…
    Harga 230jt itu muncul krn kuantitas produksi sangat kecil n part yg digunakan kelas wahid… ohlins, Bosch, pirelli, etc… Andai mereka pakai produk Kayaba, SSS, atau part merek lain yg biasa di mocil tentunya harga akan jauh turun…
    cuman masalahnya perkembangan motor elektrik seakan dihambat oleh pabrikan gede yg sudah exist duluan…
    The Jepuners HYSK pasti sdh punya teknologinya… cuman sengaja mereka menahan aja stok teknologi yg sdh mereka punyai, utk tetap bisa merajai pasaran motor saat ini…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here