Iwanbanaran.com – Cakkkkkk….. akhirnya berkat dukungan sampeyan warung ini sukses melakukan test Ride Street Fighter bike terbaru dari Yamaha yakni MT 15. Motor yang banyak menjadi bahan perbincangan berkat desainnya yang keren banget setidaknya dilihat dari gambar. Dan ternyata tidak hanya fotogenik karena ketika dipandang langsung motor ini memang jempolan. Pada artikel ini IWB akan membahas hampir semua sektor termasuk ergonomi riding yang bikin penasaran banyak followers Iwanbanaran. Begitu juga dengan respon engine termasuk detail lain yang akan kita bahas di artikel ini. Dah setelah nyicipin nongkrong di atas jok Yamaha MT 15 satu kata yang bisa rasakan…jebule tinggi joknya ampun tenan rekkkk….

Kegantengan motor ini tidak perlu sampeyan ragukan. Apalagi dilihat dari area depan MT 15 terlihat padat serta gahar. Nyuwun Sewu Cak, jujur bahkan pada saat MT15 Jejer dengan MT 25…. desain kakaknya jadi terlihat culun banget. Welehhhh….ngeliat MT25 koq kayak motor lawas karena desain kaku tenan. IWB heran…. Apakah designer kedua motor tersebut adalah orang yang berbeda? Tentu hanya Yamaha yang tahu. Yang jelas MT15 lebih terkonsep dengan sentuhan yang cukup detail serta patut diacungi jempol. Ganteng cak. Btw…dimensi motor ini ternyata tidak segede difoto alias termasuk kompak dan mungil khas 150cc. Terus gimana dengan detil ketika nongkrong di atas kuda besi? Mari kita kupas sama-sama…

Ergonomi riding

Ketika sampeyan nongkrong di atas Yamaha MT 15 satu hal yang sangat terasa adalah ketinggian jok yang ampun tenan. Dengan tinggi badan IWB yang mencapai 170 cm bahkan telapak kaki tidak bisa menapak sempurna. IWB cukup heran kenapa Yamaha memutuskan menyeting ketinggian jok di atas rata-rata mengingat keputusan tersebut akan membuat potensi segmen sedikit terhalang. Lha piyeee cak….badan dengan tinggi 165cm ke bawah bakal kesulitan untuk memundurkan motor sembari nongkrong di atas jok. Lawong IWB wae ngerasain pakde….

Mungkin konsep awal MT15 ini memang diracik tidak hanya untuk pasar Asia namun dunia. So….. kalau sampeyan memiliki tinggi badan di bawah 165 cm jelas tidak IWB rekomendasikan karena sedikit merepotkan. Kecuali sampeyan menggunakan lowering kit supaya motor bisa sedikit lebih rendah. Kabar gembiranya ternyata ergonomi posisi riding dari Yamaha MT-15 ini sedikit lebih baik dibandingkan dengan Yamaha Xabre 150. Jika Xabre 150 memaksa badan kita ke depan dengan kaki sedikit geser ke belakang maka MT15 lebih natural….

” Action diatas motor ini satu yang IWB lakukan…tahan nafas cakkk wkwkwkwk…”

Sepertinya Yamaha sedikit mengoreksi posisi tempat duduk sehingga tidak terlalu ke depan. Kendati posisi foot step juga geser ke belakang namun tidak seperti Xabre, Yamaha MT-15 ini memiliki toleransi yang lebih baik sehingga feel awal lebih nyaman. Walaupun bentuk dari stang sedikit lurus dan cenderung baplang akan tetapi bentuk Raiser yang tinggi membuat jangkauan tangan juga tetap rileks. Begitu juga area paha yang tidak terlalu nekuk alias lebih friendly  dibandingkan Xabre 150. So…Secara pribadi IWB jauh lebih menyukai fell riding MT 15 dibandingkan dengan Xabre 150. Btw….. Apakah jok tinggi selalu memberikan efek negatif? Tidak cak..

Posisi Jok yang tinggi ternyata memberikan Efek positif ketika kita melaju dijalanan. Karena tinggi praktis angle view lebih luas…. pandangan mata bebas dan bisa menyapu rata seluruh jalanan, setidaknya itulah yang IWB rasakan. Koyok nunggang trail ngono lho cak lebih kurang. Jadi emang plus minus. So…kalau sampeyan bertanya bagaimana ergonomi riding Yamaha MT-15 dibandingkan dengan Xabre 150? Fix IWB pastikan Yamaha MT-15 lebih nyaman dibandingkan dengan Xabre. Nahhh…kabar bagus tuh buat sampeyan yang ingin ganti MT15…

Engine

Mesin Yamaha MT 15 ini identik dengan generasi Yamaha Vixion R serta R15 terbaru yakni SOHC 4 katup VVA. Ini dibuktikan dari suara knalpot yang nyaris tidak ada bedanya termasuk getaran low RPM yang cukup halus. Akan tetapi Street Fighter 150cc Yamaha ini terasa lebih nendang pada torsi bawah dibandingkan dengan Vixion R ataupun R15. Ketika kopling dibuka motor dengan gampang melaju. Sementara kopling juga cukup enteng karena motor ini sudah dibekali fitur assist slipper clutch. Tidak mengherankan karena motor ini memang dijuluki sebagai Master of Torque alias dedengkotnya akselerasi. Guna mewujudkan julukan tersebut Yamaha sampai mencangkokkan gir belakang dengan ukuran yang cukup besar yakni 52 (disuplai RK)..

” Hanya merasakan sekilas pada low speed. Maaf kalau nggak pakai helm karena memang nggak ada helm…”

Tentu saja dengan memilih torsi bawah jelas Yamaha harus mengorbankan top speed dan itu sudah jamak dari sisi teknis. Diperkuat dengan komposisi gear ratio MT15 yang menganut nafas pendek. Lemah pada top speed namun jago pada kondisi stop and go. Ini IWB rasakan ketika jajal sekilas dan bisa sampeyan buktikan analisa IWB kalau sampeyan memiliki MT 15 nanti. Kendati tidak jajal geber dijalan raya, namun dari impresi riding bisa dipastikan bahwa akselerasi Yamaha MT 15 sedikit lebih unggul dibandingkan dengan Vixion R serta Yamaha new R15. Sayang IWB nggak bisa mengeksplor pada high RPM untuk melihat kontrol vibrasi. Semoga saja tetap halus cak…..

Material dan finishing

Nah sektor ini memang cukup menarik karena bagaimanapun untuk ukuran motor naked 150cc Harganya tidak bisa disebut murah. Dengan bandrol 34,950 juta kita berharap Yamaha memberikan material yang solid dan tebal. Sayang walaupun tidak buruk namun IWB masih banyak menemukan beberapa material yang perlu di improve. Contohnya side cover dan beberapa plastik kulit jeruk yang terasa kurang solid. Bahkan cover engine terasa tipis ketika ditekan. Kemudian untuk velg Entah kenapa IWB tidak menemukan merk yang digunakan pada MT 15 yang IWB jajal. Bukan Enkei tapi juga bukan Chemco. Hanya logo SNI serta tulisan made in China. Buatan Yamaha sendiri kali ya cak ? Entahlah. Sebab dibeberapa review konon pakai Chemco. Mungkin random cak…

Untungnya untuk painting tetap lumayan bagus. Coating cukup baik walau tetap terjadi sedikit penurunan dibandingkan dengan Yamaha masa lalu. Mungkin Yamaha berusaha keras menekan cost agar harga motor tetap terjangkau. Memang pada Yamaha MT-15 ini lumayan banyak common part yang digunakan oleh pabrikan garputala. Seperti suspensi Upside Down depan, Swing Arm Banana, speedometer, knalpot dan komponen kecil-kecil yang tidak bisa IWB Sebutkan satu persatu. Secara umum finishing dari Yamaha MT-15 cukup baik dengan material yang mungkin bisa di improve di masa depan khususnya cover tanki ataupun body-body samping….

Braking

Nah….seperti halnya Yamaha R25 untuk feel braking dari Yamaha MT15 ini juga terasa tidak Terlalu pakem. Bisa jadi karena unit yang IWB jajal ini memang benar-benar baru. Rem Baru butuh waktu untuk duduk pada tempatnya sehingga dari sini kita belum bisa kita simpulkan secara prematur…

Handling

Istimewa…mungkin itu yang IWB rasakan. Manuver ringan dan presisi sehingga ketika melakukan manuver kita akan merasa pede. Disokong ban gambot 110-140, suspensi USD plus swing arm model banana memang seharusnya demikian. Akurat, stabil dan enteng. Welldone !

Lain-lain

Yang unik pada Yamaha MT 15 adalah bentuk starter geser sebagai penegas generasi terbaru sport Yamaha khususnya MT family. Selain itu yang membuat motor ini juga sedikit kurang nyaman adalah sistem lampu jauh yang menggunakan model geser seperti motor bebek. Jadi tuas high beam bukan pencet namun geser atas cak. Untungnya MT15 memiliki pass beam sehingga sampeyan bisa ngedim dengan mengandalkan switch depan. Kekurangan lainnya dari MT15 lainnya adalah nihilnya standar tengah. Jadi bener-bener kayak moge yang hanya dibekali standar samping..

” Jagain moncong mulutnya cak, kuwi thok 2,4 jutaan pakde…”

Yang keren dari motor ini dari kaca mata pribadi hadirnya identitas mata atau lampu DRL yang disematkan oleh Yamaha. Jadi ketika kontak pada posisi on lampu DRL (diheadlamp kayak mata) langsung menyala. Dan lampu utama baru aktif jika engine distarter. So…. di sinilah kekuatan dan kelebihan secara visual dari sang Street Fighter. Walaupun lampu yang disematkan tidak murah Karena harganya berkisar 2,4 juta rupiah beserta housing projie-nya. Jadi sampeyan kudu jaga bener kuwi cak. Yang menarik…saat IWB cek cover lampu DRL disupplai Koito Thailand. So…diduga motor ini sebagian komponen masih disuplai dari Thailand…sepertinya demikian cak…

Itulah sekilas test Ride dan review tentang new Yamaha MT 15 yang memang ganteng tenan. Tapi tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Begitu juga dengan MT 15 yang tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Pertama adalah mesin yang merupakan common engine dengan hampir semua varian 150cc Yamaha. Tidak ada yang meragukan performanya namun suka atau tidak sekarang sudah memasuki era DOHC pada range harga segitu. Seandainya Yamaha mampu membandrol motor pada kisaran 31 hingga 32 jutaan tentu motor Streetfighter ini memiliki potensi yang jauh lebih besar. Ngarepnya sih segitu cak….

Last…..MT15 memang bengis. IWB berharap Yamaha menurunkan desain ini pada MT 25 facelift dimasa depan. Sampeyan bayangin wae dengan tampang angkernya dijejalin engine DOHC 2 silinder MT25…wihhhhh jenggot sariawan celengan ambrol ora mikir cak. Lha sekarang? tampang Gatot kaca, tapi saat dibetot tenaga ala Petruk khas mesin 150cc. Opo ora sayang jalll. Semoga saja isu Yamaha akan merubah desain MT25 dengan bentuk MT15 ini terkabul. So….Yamaha new MT15? Dengan banderol nyaris 35 jutaan, IWB serahkan kesampeyan untuk memutuskan apakah motor ini layak dibeli atau tidak mengingat pada rentang harga tersebut sudah ada 3 sport fairing yang jelas-jelas memiliki aura racing lebih kuat. Btw review Vlog tunggu yo pakde. Dari sini ada pertanyaanya cak ?……(iwb)

Advertisements

46 COMMENTS

  1. Joss gandos cak hehe
    Emang Mantap Ni motor hehehe,…
    Udah test Di kota ane jok Nya turun dikit Di banding sabri hehehe

  2. Ini ni ni yg bikin ane gondok ama motor laki yamaha 150 cc..makin lama makin tinggi..lha kitaaa yg cuma 165 gumana mo enjoy bawa nih motor pas kema macet??? Was2 jatoh begooi..anehnya MT25 malah bersahabat dengan tinggin badan 160an..? Apa maunya Yamaha..

  3. Jangan lupa pak, komparasi rear gear sama ninja ijo nya.. Gedean mana??? Makin gede makin torky euiyyy…….

    • Diparingke kula kemawon mas. Kula 175cm.
      Motore mawon, bojo sumangga. Menawi kula tasih legan dereng duwe bojo. Bade dipunparingke kula inggih purun. Wong nggih saweg butuh

  4. Any motorbikez you ride
    Keep safety riding n brotherhood first
    Greet one same asphalt
    Let’s riding together-gether

  5. reviewnya masih ngambang mas iwan… Kurang godaan untuk membelinya. Lebih menggoda yg review gsx150 dulu.. Apa karena harganya atau karena hal lain reviewnya jadi kurang mengundang..?

  6. Pengaplikasian cover body ternyata sudah menganut plastik semi icikiwir. Ke depan diharapkan sudah full.

  7. sebagai perwakilan klan “mending”, saya katakan, “mending duke 200”, “mending ninja 250 sl”.

    sekian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here