iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. usulan agar motor bisa masuk tol ternyata semakin bergulir. Wacana tersebut direspon secara positif dan ditanggapi serius oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) yang konon sedang merencanakan untuk membuat jalur tol khusus untuk motor di kota Bandung serta Medan. Rencana tersebut disambut baik oleh ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang mendapatkan laporan bahwa CMNP akan mulai membangun tol motor tahun ini. Hhhmm….gileee juga nehh cak…

Keinginan sampeyan agar motor masuk tol sepertinya mulai ditanggapi serius oleh beberapa pengembang tol. Salah satunya adalah CMNP yang mengungkapkan ingin membuat tol di kota Bandung serta Medan. IWB sendiri belum paham seperti apa formulanya. Apakah tol ini memang khusus untuk motor atau nantinya baik motor serta mobil bakal bersama dalam satu jalur ? Kalau saran IWB sih harus dibedakan karena menyangkut keselamatan yang tidak main-main….

Menurut keterangan Pak Bamsoet via detik… CMNP secara serius ingin mewujudkan tol motor di kota Bandung serta Medan. “CNMP selaku pengelola jalan tol tidak hanya mengejar keuntungan semata tapi juga ikut memberi solusi terhadap kesulitan mayoritas rakyat kita yang masih tinggal di rumah-rumah BTN pinggiran kota dan hanya memiliki moda transportasi roda dua atau motor untuk bisa pulang pergi dari rumah ke tempat kerjanya di kota dengan tingkat keselamatan yang tinggi di jalur khusus tol karena satu arah dan kepastian waktu, karena mudah diprediksi,” ujar Bamsoet….

iklan iwb
iklan iwb

Dari informasi Ketua DPR RI tersebut kemungkinan besar akan ada aturan khusus yang melarang Moge melaju di jalan tol pada hari kerja. Jadi di tol ini khusus untuk memudahkan motor terkoneksi dari satu kota ke kota lainnya tanpa harus digangguin para penunggang moge yang identik dengan arogansi. “Moge cukup diizinkan untuk melalui jalur motor di jalan tol pada hari libur saja. Sedangkan pada hari kerja biarlah kendaraan bermotor roda dua bermesin kecil saja yang diizinkan. Karena mereka berangkat kerja atau pulang kerja. Sedangkan moge biasanya hanya dipakai untuk keperluan rekreasi para penggemar di hari libur,” serunya. Hhmm…kayaknya makin serius ki cak. Btw…. seperti apa sih konsep jalan tol yang akan dibuat untuk para pengendara motor?

Menurut informasi dari CEO CMNP pada tanggal 7 Februari 2019 yakni Pak Tito Sulistio dalam pertemuannya dengan DPR mengatakan, mereka berencana akan membangun tol khusus untuk motor sepanjang 11 km di kota Medan menyusuri Talud Sungai Deli dari Maimoon sampai ke Binjai. Selain itu mereka juga ingin membangun jalan tol di kota Bandung sepanjang 14 km dari Pasir Koja ke Pasopati. Jadi sepertinya memang tol baru khusus untuk motor cak. Nah…. untuk tol di Bandung Rencananya mulai akan dibangun pada Maret 2019. Sedangkan di kota Medan Baru akan dimulai pada bulan Juni 2019. Rencananya demikian cak. Terus gimana jalan tol ini menurut pandangan IWB?

Bak pisau bermata dua. Rendahnya kedisiplinan para pengendara motor jelas cukup menakutkan bagi IWB. Lha piye cak… dari pengamatan pribadi para penunggang motor di tanah air masih didominasi para bikers yang enggan memikirkan keselamatan. Apalagi jika sudah disodorin jalanan lurus dan panjang. Bawaannya pengen betot-betotan cak. Sebagai Blogger yang pernah mencicipi jalanan tol Malaysia kondisi di tanah air jauh berbeda. Populasi kendaraan di Malaysia tidak ada seujung kukunya dibandingkan dengan Indonesia….

So…. potensi senggolan pada high speed terbuka lebar. Bisa sampeyan bayangkan jika kita melaju pada kisaran 90 hingga 100 km per jam dengan jumlah kendaraan yang sangat masif jelas cukup menakutkan. Oleh karena itu para pembuat jalan tol motor harus memikirkan formula yang tepat untuk mengatur kedisiplinan para pemakai jalan. Limitasi kecepatan serta kewajiban para pengendara motor yang masuk jalan tol menggunakan perangkat safety mumpuni. Jika tidak IWB yakin korban jiwa bakal meningkat pesat….

Last…. keputusan pemberian jalan tol untuk kendaraan bermotor juga bagus untuk memberikan akses maksimal kepada para pengguna roda dua. Hal ini diperlukan untuk memberikan rasa adil karena sama-sama membayar pajak di negeri tercinta ini. Walaupun tidak bisa diingkari ketika masuk jalan tol kita harus membayar nominal tertentu alias tidak gratis. So..jalan tol untuk motor ? direspon serius ki cak, piye menurut sampeyan ? punya komen dan opini soal ini? (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

45 COMMENTS

    • Setuju aj ada jl tol untk motor
      Tapi tak terbayang seandainya ada ceceran oil dari sok yg bocorrrr sperti kasus di pantura dulu
      Masih ingat kan……

      • ceceran oli dari shock tidak seberapa, karena isinya cuma 50-150ml dan itu tidak mungkin keluar semua, lebih berbahaya jika bocor dari mesin, bukan cuma kapasitas olinya yang lebih banyak, tetapi dapat menyebabkan mesin jebol, tw sendirikan akibatnya jika terjadi mesin jepol dikecepatan tinggi.

    • Saya suka rencana ini, sangat efektif mengurangi populasi pengendara guoblok yang gak tau aturan kalo bawa motor,,

      Mantap lanjutkan pak, langsung realisasi bae..

      Ngoahahah

  1. Pasti ada pro dan kontra sih lek..
    tapi gak ada salahnya juga kalo mempelajari dulu segala sistem dan tatacara penggunaan tol untuk motor yang udah lebih dulu digunakan negara lain dengan tingkat populasi motor yang sama dengan Indonesia,,

  2. bisa pada jebol mesin motor kecil cak ngimbangin kecepatan mobil, apalagi klo motor ngambil jalur kanan, RPM tinggi terussss

  3. Haiyyaaa motor lewat tol tujuanya bukan adu topsopeed tp untuk kestabilan kecepatan misal
    Max 80km/j min 60km/j jd arus motor lancar waaa
    Untuk kelas teri cukuplah melaju via tol waaa

  4. Jujur saja..kalo aku engga setuju….karna tingkat kedisiplinan dan attitude pengendara motor kebanyakan (tidak mengeneralisir) masih terlalu random…ini semata demi keselamatan bersama…

    • kalau motor sampai boleh masuk tol, mungkin pengguna mobil pribadi malah akan menghindari tol.
      karena biaya untuk lewat tol itu tidak gratis, malah cenderung mahal.
      dengan kondisi tol yg sekarang saja sudah banyak yg mengeluh karena tarif tol yg dianggap mahal (terutama pengemudi truk & mobil barang), kebayang kalau nanti motor sudah boleh masuk tol, bakal tambah obstacle dengan kelakuan pengendara motor yg kacau balau (tahu sendiri lah) pasti bikin pengemudi mobil makin stress.
      kita sudah bayar mahal tapi kondisinya sama semrawut kaya lewat jalan biasa, ya buat apa lewat tol.
      mendingan milih lewat jalan biasa saja yg gratis, sambil jalan santai, daripada stress di tol.

      • terus situ yakin banyak motor yang masuk tol? kan bayar juga, yang pasti enggak mungkin murah. kamu lucu deh
        pemilik mobil aja ngeluh apalagi pemotor

    • Serem serem pengecut. Pamer suara knalpot. Ga ada rolling burn out nya. Pengen gua djedjelin congornya pake footpad mocin gua yg udah kendor tuh

    • Yoi bro…. Mereka adalah pecundang. Helm uda dikasih gopro. Punggung ditempel ransel tipis. Beraninya cuma pamer suara knalpot doangan.
      Mana rolling burn out nya???
      Pengecut kan….??? Uda lama nunggunya sampai rokok habis loh…. Klo cuma wheely doang pake supra 2000 saja bisa coiyyy

  5. Mantap iki cak kalo bener jadi, tapi kalau mau weekend ke luar kota lewat jalan tol harus invest moge dong cak hasyem tenaaan kwkwkw

  6. Selama mobil motor berada dlm satu jalur tanpa pembatas ya sbg pengendara motor sy ktkan SANGAAAAAATTTT TIDAK SETUJU !!! kecuali dipisah mirip suramadu nah itu SETUJUUUUU !!! HARUS DIBUAT

  7. Berkaca dari negara-negara lain yang mengizinkan motor masuk tol tidak ada masalah tuh, ini seperti mobil dan motor jalan bersama di jalur baypass yang rata-rata lebar dan minim hambatan, kecepatan rata-rata 80-90 km baik mobil maupun motor tp lancar-lancar aja asalkan motor di jalur kiri dan mobil di jalur kanan dan saat ada pintu tol sepeda motor bisa dibuatkan flyover. Jalur tolnya tinggal di kasih pembatas seperti jalur Bus Way

  8. Kalau aku pribadi sih … daripada membangun tol baru khusus untuk motor, mending dibikin regulasi baru, bahwa motor boleh mengakses tol yang sudah ada, diatur berdasarkan cc motor. Misalnya, hanya motor ber-cc 250cc ke atas (SIM A2 kalau di Eropa) saja yang boleh mengakses.

  9. Setuju sihh.. Penyebab macet kan karena banyaknya lampu lalu lintas dan juga banyaknya jalan yg sempit. Jadi kalo bisa dibuatkan Tol dg jalur yg dipisah antara roda dua dan roda 4 seperti di jembatan Suramadu, dengan lebar yg cukup dan kecepatan di batasi antara 60-80 km/jam yg sesuai dg kemampuan kendaraan roda dua saat ini, harusnya lebih dari cukup untuk mengatasi kemacetan..

  10. Mudah” an jadi, Medan Jalannya gk besar dan lebar, udah macet nya parah,
    Tol di medan itu jaraknya gk jauh kayak di Jawa. ..
    Tol medan hanya utk daerah medan, deli serdang dll,.. Ke aceh gk ada jalurnya, ke riau gk ada juga, ke padang gk ada bro..
    Sama juga kereta api, mentok cuma sampai Rantau perapat labuhan batu masi sumatera utara juga..

  11. Jalan raya besar aja banyak emak-emak yang jalan pelan di tengah / kanan jalan. Belum lagi yang ngebut di jalan tapi ngebutnya gak karuan.
    Jalan tol biasa aja ada emak-emak yang maksa masuk n gk pake helm.
    Kayaknya mental pengemudinya dulu deh yang diperkuat.

  12. Ya baiknya ada jalur khusus dibangun di pinggir seperti suramadu. Tapi karena terlalu mahal investasinya maka bagusnya disatukan aja jalurnya, dibuat cat aja marka khusus motor (ada logo motor). Tahap uji coba ya di uji dulu dicampur sebulan. Kalo bagus diuji lagi 2 bln. Kalo lulus uji lagi 3 bln, kalo bagus terus diuji terakhir 6 bln. Kalo lolos lagi baru deh permanen.

  13. SANGAT TIDAK SETUJU… gak bisa ngebayangin pengguna motor saat ujan tiba2 main potong jalan tanpa sein, trus belum lagi ban bocor, bisa2 ada tukang tambal ban pinggir tol, trus ada penjuual bensin eceran di pinggir tol wkwkwkwkwkwk.. mungkin kalau jalur di pisah dan dikasih pagar masih oke lah,

  14. Bagusnya dipisah aja jalur motor dan mobil trus jgn aspal beton krn klo beton cenderung gak rata klo motor matic cc kecil biasanya suka ngambang n kurang nyaman klo diajak lari diatas 60kpj. . Yg pasti motor masuk tol mesti safety gear nya lengkap (helm tdk boleh half mesti full) n klo bs udh ada lisensi safety riding biar gak asal dan membahayakan pengendara lain…krn punya sim blm tentu bisa nyetir yg bener..

  15. Hmmmmm MOGE itu sendiri saja sampai sekarang belum ada penjelasan pastinya….
    Ada yg bilang Ninja 250 Dual Silinder, bukan Moge… Moge itu harus CC di atas 250 ke atas dan minimal 3 silinder… Laah terus Kawasaki eR6n dan Suzuki Bandit, termasuk spesies apaan ??

    Ada juga yg bilang Moge itu harus diatas 1000cc dan Mesinnya V macam Harley Davidson… Lah terus BMWS1000RR spesies apaan ??

    Terlalu banyak kontradiksi Mas soal ini…

    Kalau Saya pribadi sih NO. Alasannya sederhana, soal SAFETY. Dan Safety itu sendiri kalau di breakdown akan buwanyaaaakk poiny point yg dibahas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here