Iwanbanaran.com – Cakkkk….. 2 hari testing di Sepang Malaysia ternyata memiliki misi berbeda dari masing-masing pabrikan. Jika Yamaha mencari settingan yang paling pas supaya power delivery sehalus mungkin untuk memastikan ban tetap awet namun Honda berbeda. Menurut pengakuan Marc Marquez, saat ini tim HRC sedang mencari top speed karena Sisi ini tidak bisa dijamah di musim 2018. Superioritas Ducati menjadi Fokus utama Honda untuk jabanin kekuatan top speed. Sayang pada saat testing kondisi Marc tidak memungkinkan. Karena tenaga terkuras Marquez lemessss cakkkk. Waalaahhhh….

Marc Marquez mengatakan bahwa Honda saat ini sedang mencari top speed dengan cara meningkatkan potensi power atas yang masih belum maksimal. Namun hal ini tidak mudah karena ada 2 poin yang digaris bawahi. Yang pertama jika motor diberikan tambahan tenaga maka secara kontrol dan handling sedikit sulit. Reaksi engine lebih liar ketika berada ditikungan. Itulah kenapa Honda sekarang sedang berusaha mencari balance terbaik agar power dan handling tetap seimbang…

Kita sekarang sedang mencoba sesuatu hal yang besar. Kita jajal beberapa mesin termasuk beberapa hal yang berbeda. Kita mencoba dua motor memiliki karakter berbeda. Kita akan terus melanjutkan metode ini dan yang terpenting adalah fokus pada pengembangan mesin karena sejak di Qatar hingga musim usai kita tidak bisa menjamah bagian tersebut. Saat ini kami dan tim sedang mencari top power untuk menggali top speed yang lebih tinggi. Ini artinya kami butuh power yang lebih besar…

” Tapi bukannya tanpa kendala sebab ketika kita sudah mendapatkan top speed serta power yang lebih besar namun di saat itu pula motor susah dikendalikan Khususnya ketika memasuki tikungan. Jadi kita sekarang sedang mengatur supaya torsi tetap terkontrol walaupun memasuki tikungan sebab ini bagus jika bisa kita lakukan. Seperti kemarin contohnya Kami mendapatkan torsi yang sangat baik akan tetapi motor lebih sulit dikontrol. Sementara hari kedua kita coba untuk mengurangi kemampuan torsi dan kontrol motor ternyata membaik. Oleh karena itu kita masih sedang mencari posisi yang paling pas….” seru Marc…

Sayang Marc Marquez tidak mampu menyelesaikan sesi tes karena Doi pamit lebih dulu. Kondisi lengan hasil operasi membuatnya tidak bisa tampil maksimal sebab Badan terasa lemesssss. Itulah kenapa proses tes terganggu ” Terasa aneh dan insting membalap ku berubah. Oleh karena itulah kita banyak merubah rencana dari hal besar menjadi sesuatu yang lebih fokus pada poin terpenting. Saat ini aku tidak bisa membalap sesuai dengan keinginan. Setiap saat aku merasa kesakitan dan lemas. Tidak ada pilihan lain kecuali mengikuti badanku. Ketika rasa sakit lebih dari normal aku harus berhenti dan melanjutkan besoknya…” seru Marc…

Last…. tidak seperti para pembalap lain yang bisa melakukan sebanyak 70 hingga 100 putaran, Marc Marquez hanya menyelesaikan dalam 37 putaran pada hari kedua. Keputusan diambil untuk mencegah cedera semakin memburuk mengingat cederannya masih dalam proses recovery. Sebagai informasi Pada tes hari kedua kemarin Marc sendiri berada di posisi 8 dengan jarak 0,893 detik dari Vinales. Tidak mengejutkan karena pembalap Honda ini memang memilih main aman ogah ngepush untuk menghindari crash. Hhmm…cedera wae kemarin sempet terkencang yo cak, hebat juga neh bocah….(iwb)

Advertisements