Iwanbanaran.com – Cakkkkk….tidak bisa dipungkiri Motogp memang olah raga balap yang muahallll puoll. Itulah kenapa nggak semua pabrikan sudi turun diajang ini. Namun tidak dengan Aprilia. Setelah Comeback di Motogp pada awal Tahun 2015 prestasi Aprlia bisa dibilang naik turun, Catatan paling bagus diraih Aprlia pada 2016 dengan Rider Alvaro Bautista yang bertengger di peringkat 12 dengan 82 Poin. Aprilia akui pengembangan Motogp tersendat karena alasan biaya ! Waaaalahhh…

Banyaknya faktor menyebabkan prestasi Aprlia naik turun pakdee, selain peran Rider yang cukup penting terhadap hasil namun Masalah utama Aprlia adalah Finansial. Rendahnya anggaran yang di miliki Aprlia guna mengembangkan RS-GP nampaknya cukup sulit untuk membuat pabrikan ini tampil maksimal. Pengembangan terbatas dan pada akhirnya berdampak pada performa….

Hal serupa juga pernah di Ungkapkan Aleix Espargaro yang telah dipercayai Aprilia selama dua musim sebagai pimpinan Development RS-GP. Aleix sendiri sudah 3 kali menempatkan Aprilia di 6 Besar (Losail dan Aragon 2017 serta Aragon 2018) dimana capaian tersebut adalah Finish terbaik Aprlia di kelas Motogp….

Musim ini Beberapa rombakan besar Telah di lakukan Aprlia dengan Harapan bisa lebih kompetitif dari pada musim musim sebelumnya. Dari mentransfer Massimo Rivola yang sebelumnya telah lama bekerja di F1 (Kepala Driver Ferrari). Lalu mendatangkan Andrea Iannone serta Test Rider Bradley Smith……

Nah Massimo Rivola Buka suara terkait sepak terjang Aprilia selama ini dimana Problemnya adalah Dana. “Tahun 2018 adalah langkah yang salah dalam pertumbuhan, tetapi Grup Piaggio telah berinvestasi. Anggaran kami adalah anggaran terkecil di antara tim resmi, tetapi aku dapat mengatakan bahwa Aprilia lebih baik daripada KTM, Aprilia adalah perusahaan kecil, dibandingkan dengan Honda ataupun Ducati, tetapi memiliki budaya melakukan sesuatu dengan baik dan efisien. Kau tidak dapat menyia-nyiakannya….

” Di Minardi dan Ferrari, aku hidup ekstrem, tetapi kompetensi yang ku lihat di Aprilia membuat ku percaya diri. Disini aku bisa dan aku harus membuat perbedaan. Ada perasaan yang indah. Kami membutuhkan hasil untuk memenangkan kepercayaan dari sponsor hingga memberikan kehormatan lebih lanjut untuk merek Aprilia yang sudah memenangkan 54 gelar juara dunia. Andrea (Iannone) akan membuat efek yang luar biasa…” serunya…

Last…pabrikan besar memang hidup dengan ujuk tombak dana untuk tampil maksimal. Dan disini yang paling mencolok memang Honda serta Ducati. Mereka memiliki sponsor besar yang setia bisa menjamin mengalirnya dana dengan masif. Ducati dengan Phillips Morrisnya yang memiliki Marlboro, Honda dengan Repsolnya serta Yamaha yang dibekingin beberapa sponsor di 10 tahun terakhir seperti FIAT, Movistar dan terbaru Monster Energy. Sedang KTM punya Red Bull. Mungkin Suzuki yang paling kecil dengan Ecstar dan terakhir Aprilia yang lumayan paceklik sponsor. So….kita lihat saja apakah tahun ini Aprilia bisa memperbaiki performanya? kita tunggu saja cak….(iwb)

Spesifikasi Aprilia RS-GP

MAIN SPECIFICATIONS
Aluminium twin-tube frame
Aluminim swingarm
Dry weight: 160 Kg (as per FIM regulations)
Fuel tank capacity: 24 lt (as per FIM regulations)
Accessories: BARRACUDA

ENGINE
Liquid-cooled, four-stroke, DOHC 4 pneumatic valves, V4
Total displacement: 1000 cc
Maximum Power: 255 CV
Maximum speed: 350 km/h
Gearbox: 6-speed

TYRES
Michelin

BRAKES
BREMBO

CHAIN
Titanium PBR sprocket

SUSPENSIONS
Front: OHLINS magnesium telescopic fork, fully adjustable
Rear: OHLINS Pro-link

EXHAUST
Akrapovic

Advertisements