iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….dijalanan kita memang harus memiliki kesabaran luar biasa. Karena di jalanan kita akan bertemu banyak orang dan karakter yang seringkali seenak udele dewe. Mereka kadang salah namun jauh lebih galak terhadap kita. Seperti yang IWB alami langsung kemarin. Hampir kelindes mobil….IWB malah dimaki-maki. Arghhhhhh emosiii cakkkkk….

Kejadian nyata Ini IWB alami kemarin sekitar 3 hari lalu pada saat pulang dari mengantarkan si bontot kesekolah. Tidak ada perasaan apapun kecuali fun karena jalanan lumayan ramai namun kita bisa merasakan udara pagi yang segar. Hari itu sengaja IWB nunggang Green tukijo untuk menjaga aki tetap Prima. Maklum cak….IWB nggak banyak aktivitas diatas motor beberapa minggu ke belakang. Lawong jalan keluar kota terus cak. Singkat cerita kelar nganterin sibontot IWB langsung balik kerumah dengan santai dan memilih masuk gang kecil yang diberikan portal. Disinilah kejadian ngeselin terjadi….

Masuk gang yang sebenarnya tidak kecil namun memang sengaja diberikan portal oleh warga di sana untuk mencegah mobil masuk….IWB sudah merasakan janggal dengan kehadiran Kijang tua yang menyumbat gang. Mau kekanan ada mobil lain parkir sehingga IWB putuskan berhenti. IWB heran…ini mobil koq disini ngapain? Apa warga sini mau keluar ? Batin IWB. Posisi green tukijo pas dibelakang Kijang serta beberapa motor yang juga dibelakang IWB. Saat itulah tiba-tiba mobil ini mundur cak. IWB rada kalut karena mau banting kanan tidak bisa akibat terlalu mepet. So…IWB berusaha keras ikut mundur mendorong green Tukijo dengan kaki….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Yang IWB kaget lagi….mobil tersebut tidak menyalakan lampu hazard untuk memberikan sinyal bahwa mobil akan mundur. Itulah kenapa kita semua di bikin terkejut termasuk para motor yang bersama IWB (jarak mereka masih cukup jauh dari mobil). Selain itu kecepatan mundur si Kijang tidak kira-kira karena nggak ada pelannya cak…ediannn tenan ki. Alhasil gowesan kaki keaspal untuk mendorong mundur motor seberat 164 kg kalah cepet. IWB berkali-kali membunyikan klakson untuk memperingatkan mobil supaya mengerem. Karena tetap tidak ada respon alias mobil Kijang terus mundur dengan kencang, IWB mainin gas dengan cara dibleyer sambil terus nglakson. Sayang terlambat sebab moncong depan green Tukijo sudah terhantam body belakang Kijang. Brakkkk…..!!

Mungkin karena ngerasa ada goncangan, saat itulah Kijang ngerem…..fuihhhhh nyaris kelindes cak karena IWB nggak bisa ngimbangi Kecepatan mundur mobil. Darah sudah turun dikaki karena shock. Asli…saat itu IWB sudah naik pitam. Murka dan darah langsung naik kembali keubun-ubun. Dilalah ketika emosi sedang pada puncaknya tiba-tiba dari samping kiri mobil muncul nenek-nenek tua banget….bener-bener tua secara looks dengan estimasi umur 70 tahunan teriak ke IWB…

” Kamu minggir dongggg…udah tahu ada mobil mundur nggak minggir……gimana sihhhhh? ” serunya dengan wajah bak macan mau menerkam. Lahhhhh….iki piye pakdeeee koq IWB malah dimaki-maki. Emosi yang sudah diubun-ubun IWB tekan sekuat tenaga. Lhaaa piyeee……musuh nenek-nenek rekkk….tobatttt tenan. ” Nenekkkk….dimana-mana mobil mundur tuh pelan. Lihat dan pastikan dibelakang ada motor atau kendaraan lain nggak. Saya aja mau menghindar kekanan nggak bisa karena nggak diberi kesempatan mobil nenek saking kencangnya….” tutur IWB dengan nada senormal mungkin agar tidak terletup untuk teriak. Responnya tapi sangat mengejutkan….

” Ya udah sono…itu bisa kekanannnnn. Cepetannn mau mundur nih jangan ngalangin jalannn…” cetusnya sambil bersungut-sungut dan bibir komat-kamit. Cicak bin kadal werkudoro gatot koco miber njengking mlumah murep tenan. Asyemmmmmm rekkkk…..IWB frustasi cak. IWB rasane mau banting dompet saking keselnya. Wisss sing waras ngalah. Kalau terus berargumen percuma karena yang ada IWB nanti malah kalap. Kan nggak lucu ada berita IWB berantem dengan nenek-nenek dijalanan. So…percuma nerangin pada nenek yang usianya sudah cukup renta. Solusinya IWB langsung samperin kedriver depan untuk melabrak dan memberikan edukasi. Dilalah setelah kedepan…dengkul IWB makin lunglai. Sebab dibalik jendela yang terbuka…nampak muka keriput….justru lebih keriput dari sinenek sedang santai didepan kemudi. Oalaahhh gusti paringono sabarrrrrr. Lhaaa sing nyetir jebule kakek-kakek juga…..arghhhhhhh….

Kekkk… kalau mundur pelan-pelan karena tadi saya hampir ketabrak di belakang. Nyalakan lampu hazard supaya belakang juga tahu Kakek mau mundur. Kakek juga lihat spion Tengah dan juga kiri kanan agar tahu posisi kendaraan di belakang agar tidak membahayakan pengendara lain..” nasihat IWB dengan nada sopan. ” Aahhhhh… Tadi juga udah pelannnnn…!! ” hardik si kakek nggak mau kalah. Mukanya terlihat nggak senang dan melawan. Lhooo malah ngegassss cak. Uasyemmm kecut tenan. Darah laki-laki berdesir dan berontak seperti memerintahkan agar nggak mau kalah. Makin runyam sinenek sudah masuk dan duduk diseberang sikakek. Parahnya doi kembali menghardik. ” Apalagiiiiii…” serunya dengan mulut komat-kamit. Juanggkr*kkkkkk genggonggggg tenannnnn……

Kesal luar biasa cak. Namun IWB masih bisa berpikir jernih. Mosok mau berantem sama kakek-nenek dijalanan, ampun isin rek. Apalagi mereka malah ngegas seperti ngajak berantem. Dua-duanya beneran klop neh. Wisss….sabar wisss, sambil ngelus dada IWB memutuskan mundur. Motor IWB gas pergi sambil geleng-geleng kepala. Susah neh kalau sudah begini. IWB frustasi karena Dilema menghadapi sosok yang bisa kita bilang sebagai figur yang harus kita hormati. Namun praktek di lapangan tidak pantas kita hormati karena dua-duanya keras kepala dan seenak udele dewe. Tindakan mereka sangat membahayakan jiwa orang lain serta tidak peduli dengan keselamatan pengguna jalan lain. Tobat tenan…

Bisa dipastikan kakek nenek tersebut nekat masuk gang untuk menyingkat waktu. Mereka tidak tahu bahwa di ujung gang ada portal yang menghadang laju kendaraannya. Siapa yang salah? Tentu saja sanak saudara kakek nenek sebab Kenapa dengan usia yang sudah renta membiarkan mereka masih nyetir mobil di jalanan. Celakanya karakter keduanya juga keras kepala serta tidak peduli dengan keselamatan orang lain. Inilah biang terjadinya kecelakaan di Jalan yang seharusnya bisa kita hindari…..

Last…IWB lega karena fairing depan green tukijo hanya lecet tanpa ditemukan pecah. Yang kedua Alhamdulillahi masih diberikan keselamatan Karena pada saat dan momen yang tepat si Kakek mengerem mobilnya. Kalau nggak…wiss ora iso bayangne pakde, iso kelindes tenan. Pesan moral artikel ini marilah sebagai keluarga kita melarang keras kakek nenek untuk nyetir sendirian dijalan. Sebab dengan usia yang tidak lagi muda tentu secara feeling serta panca indra sudah turun drastis yang tentunya akan membahayakan orang lain serta dirinya sendiri. Berkendara dijalan ? sampeyan kudu memiliki stok sabar yang banyak cak. Karena seringkali mereka yang katrok kita sendiri malah dilabrak. Hati-hati dan selalu awas kalau termonitor kaum manula nyetir sendirian. Kakek-nenek dijalanan? the power of emak-emak ada saingannya cakkkk, waspadalah..waspadalah :mrgreen: …..(iwb)

Note : Gambar hanya ilustrasi

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!