” Adik IWB Baru pertama punya Suzuki cak (Gendhok Bilqis diatas NEXII)…”

Iwanbanaran.com – Cakkkk…siapa menyangka berawal dari ngobrol-ngobrol santai lalu mengarah pada topik tentang motor Suzuki, adik IWB kesengsem Suzuki NEX II. IWB sendiri nggak menyangka pertanyaan doi yang terkesan sambil lalu benar-benar direspon serius oleh doi. Dan setelah sebulan berlalu…dilalah perkemarin Dewi mengirim whats dengan memberikan testimoni singkat ke IWB, uenakkk puolll katanya. Welehhh koq jadi FBS sekarang kieeee….

Mungkin sampeyan ingat sekitar sebulan lalu saat IWB mudik ke Jawa Timur. Menjadi Blogger tuwo yang dipercaya paham betul perkara busi perbusian, kita banyak ngbrol perkara roda dua. Dilalah pada satu kesempatan Dewi adik IWB tiba-tiba bertanya…” Mz…dek Afa (putri IWB) beli Suzuki ya, emang bagus ya NEX? “ serunya penasaran. Pertanyaan sambil lalu yang juga IWB jawab sambil lalu…

” Baguslah…mosok kalau nggak bagus aku beliin NEX..” celetuk IWB sambil ngunyah gorengan. Dewi makin penasaran..” Aku tuh sebenarnya butuh motor buat wira-wiri tapi yang enteng dan bandel terus harganya murah. Cuma di Kertosono susah cari dealernya. Mau lihat langsung, nggak puas kalau hanya dari gambar…” gerutunya. ” Dealer paling harus ke Nganjuk….bingung juga servisnya..” celoteh Dewi membuat IWB tersenyum. ” Kuwi motorku GSX sama NEX juga nggak pernah aku servis…aman wi. Ora usah servis ganti olie wae wis gleserrrrrr…” seru IWB direspon bengong oleh Dewi. “ Mosok mz, ora rusak?…” ubernya makin penasaran….

” Suzuki mesine bandel. Servis ora perlu kalau nggak ada keluhan. Bisa koq Servis sendiri karena mesin injeksi paling bersihin filter udara thok. Btw¬†Tumben neh tertarik Suzuki...” ledek IWB. Dewi nyengir….” Soale dek Afa pakai, kayaknya modelnya keren. Bagus modelnya….harga juga miring di Jatim nggak sampai 15 juta..” cetusnya. Yahhh…setelah itu IWB hanya menceritakan garis besar impressi riding NEX II. Siapa menyangka doi tertarik dan langsung melipir kedealer Suzuki di Kauman Tulungagung. Kesimpulan akhir setelah melototin dengan mata kepala sendiri..” weehhh apik mz modele, aku seneng. Tapi sik ngenteni (nunggu) duite sik..” tutupnya waktu itu…..

Sebulan telah berlalu. IWB pikir semua hanya basa-basi sebelum tiba-tiba Dewi ngontak IWB lagi dan menanyakan kemana bisa mendapatkan NEX II tercepat. Wihhh jebule niat tenan cakkkk….mau beli NEX. Sebagai kakak yang baik (haiyaahhh) IWB pun langsung ngontak PT SIS agar adik bisa dibantu mendapatkan unit paling cepet disekitar area tempat tinggalnya. Singkat cerita…Yemima (PT SIS) dengan sigap koordinasi dengan Suzuki Jatim dan…yesssss, NEX II warna hitam sudah langsung dikirim kerumah Dewi. Harga NEX II di Jatim sekitar Rp.14.950.000, alias paling murah diantara matic sekelasnya….

” Alhamdulillah tas teko mas. Suwun banget mas..” seru Dewi semangat. IWB jelas juga senang bisa membantu walau hanya sekilas. So..IWB juga ucapkan terima kasih buat PT SIS dan tim. Nah…setelah sehari berlalu dan motor sudah mulai digunakan disekitar kampung, IWB pun cukup penasaran dengan testimoni asli dari seorang lady bikers. Seperti apa impressi riding dan gimana rasanya setelah jajal matic Suzuki tersebut mengingat Dewi pernah memiliki beberapa brand matic? Jawabannya lugas dan tegas…

Whats IWB dan adik

 

”¬†Enak polllll, penak mz. Kekurangannya bagasi sempit cuma cukup jas hujan sama dealer belum merata sama jauhhh. Lainnya juozzz gandozzz…” serunya. Yup…sebuah testimoni super jujur dari seorang konsumen. Pujian diberikan Dewi terhadap NEX II yang menurutnya memang cukup menonjol dari sisi riding impression. Nyaman dan alus cak katanya. Dan ini klop dengan yang IWB tuturkan ke doi. Jadi nggak sido dipisuhi cak :mrgreen: . Memang…dibanding matic sekelasnya Suzuki boleh berbangga karena mereka tetap mampu mempertahankan ciri dari Suzuki yakni riding quality dan yang pasti material motor itu sendiri….

Last…dibanding kedua pabrikan besar, Suzuki memang masih memiliki PR jaringan. Dan IWB yakin jika sisi ini terus tumbuh bukan tidak mungkin Suzuki akan terus merangsek. Namun dengan catatan…desain produk kudu terus diimprove setidaknya seperti NEX II. Nah…apakah sampeyan juga punya cerita yang sama seperti Dewi ? monggo berikan testimoninya cak. NEX II ?? ancen trah gleserrrr tumpakane rekkkkkkkkkk, piye manehhh :mrgreen: ……(iwb)

NEX bersama Red CB K15A

Advertisements