Iwanbanaran.com – Cakkkk…. butuh cukup lama bagi IWB untuk melototin serta menyimpulkan komparasi 2 produk mesin seperempat liter yang sama-sama merupakan Global produk tersebut. Produk yang dipasarkan di dunia dengan masing-masing kelebihan yang ditawarkan. Walaupun mengusung konsep yang sama yakni the best sport fairing 250cc namun bisa disimpulkan bahwa peracikan desain keduanya memang cukup berbeda khususnya antara Kawasaki Ninja melawan Yamaha R25 2019. Nah….. Seperti apa sosok nya ketika jejer saling berdampingan kemudian difoto dari berbagai angle? Inilah detilnya cak….

Kawasaki Ninja 250 FI menjadi motor yang memiliki Aura cukup berbeda dibandingkan rivalnya. Dengan desain yang dipecah menjadi dua varian yakni 250cc serta 400cc membuat motor ini secara dimensi lebih bongsor. Terutama pada area depan. Bentuk fairing yang lebih mekar berusaha memberikan feel tough dan big bike look. Tidak heran jika kita melihat dari front view maka kita akan menangkap sebuah hasil karya khas Kawasaki yang berkelas serta premium….

Sementara Yamaha dengan eksistensinya di dunia balap lewat R series juga melakukan hal yang sama. Setelah meluncurkan R25 pertama kali di Indonesia pada tahun 2014 performa penjualan di tanah air memang kurang maksimal. Harapan tinggi diberikan ketika isu tentang kelahiran New R25 nongol 2 tahun yang lalu. Harapan desain bakal identik dengan Yamaha R6/R1 begitu kuat. Apalagi pabrikan garputala berhasil melakukannya pada generasi new R15 yang termasuk rupawan…

Hingga pada akhirnya di tahun 2018 Penantian tersebut terjawab. Yamaha merilis New R25 dengan modifikasi desain dari tengah ke depan. Sedang bagian belakang nyaris Tidak ada sentuhan apapun yang membuat kita semua terheran-heran. Yup…facelift terkesan setengah-setengah cak. Yang menggembirakan Yamaha memberikan beberapa tambahan fitur seperti suspensi Upside Down, lampu hazard, revisi tuas starter yang lebih modern, serta pencangkokan speedometer full digital menggantikan model semi analog pada generasi sebelumnya…..

Selain itu lampu generasi baru juga sudah menganut model LED. Tidak ada sentuhan apapun pada sisi mesin dan inilah yang membuat kita semua terkejut. Pada saat dijejerin…dari depan ternyata Yamaha New R25 lebih slim dibandingkan dengan Ninja 250. Langsing memanjang ke atas sementara Ninja sedikit melebar. Kemudian headlamp R25 lumayan cakep jika dilihat dari atas karena lebih sipit akan tetapi langsung gagal Ketika kita melihat dari depan Lurus karena jadi terkesan seperti mata belok. IWB sebenarnya heran designer Yamaha enggan memberikan mata sipit padahal jika saja bentuk reflektor dibuat tipis pasti akan jauh lebih garang….

Kemudian sisi kurangnya lagi pada area jidat, Yamaha R25 nyaris tanpa ada guratan apapun sehingga terlihat njendol membulat. IMHO dengan desain ini jujur IWB lebih menyukai desain moncong Old R25 yang justru lebih bengis serta berkarakter. Untunglah desain ini ditolong dengan hadirnya suspensi Upside Down yang dibalut warna emas pada outer tube. Nggak bisa bayangin cak kalau tetap pakai teleskopik…..bubar njaran tenan. Sementara jika dilihat dari samping sampeyan juga bakal mengerutkan dahi. Kenapa ?

Karena dengan keputusan pabrikan garputala mempertahankan desain lawas pada sisi buritan membuat shape depan belakang terasa tidak mengalir. Fairing depan agak dangak sedang belakang melandai. Dari sini cukup sulit bagi kita terlihat gagah di atas tunggangan. Dibandingkan dengan Ninja maka sampeyan akan melihat motor Kawasaki ini lebih menukik dengan jok sedikit tinggi kemudian meluncur ke depan. Agresifnya beda cak. Sayang Ninja masih kalah dengan R25 dari sisi suspensi Upside Down serta swing arm yang lebih kurus dibandingkan dengan R25 yang lebih kekar…

Termasuk pada area dashboard. Walaupun lebih simpel, namun dengan triple clamp model lubang memberikan nuansa supersport cockpit. Belum lagi pada area tangki di mana Yamaha memberikan pemanis cover…..it works cak. Keren rasanya. Akan tetapi ketika kita membandingkan sisi material….. keduanya pada level yang berbeda. KAWI tak tersentuh di Liga ini. Material tebal dan Solid dengan panel-panel sambungan presisi. Kalau sampeyan menekan plastik casing keduanya maka sampeyan bisa menyimpulkan seperti apa kualitas dari Kawasaki. Belum lagi painting atau pengecatan yang memang masih terbaik saat ini….

Coating tebal yang cukup awet Kendati sudah berumur. Perbedaan yang cukup kental lagi Ketika kita melihat dari belakang di mana Kawasaki Ninja 250 mengekspos bentuk dari Super Bike Ninja ZX-10R ataupun supersport ZX 6R. Sementara Yamaha R25 terbaru akibat buntut legendarisnya feel Motor lawas yang sudah hadir sejak 2014 yang lalu tertangkap dengan jelas. Walahhh rekk sayang tenan. Letak kekuatan dari Yamaha New R25 adalah pada suspensi Upside Down serta dashboard yang lebih fresh dengan bentuk ala supersport R6. Sementara Sisi lemah dari Kawasaki Ninja adalah suspensi model teleskopik serta swing model kotak yang membuat motor ini sedikit inferior dari sisi look…

Last…..jika kita membandingkan secara paket total jelas cukup berat bagi R25 untuk melawan Ninja 250FI. Baik dari sisi desain, material, power dan bahkan nama besar. Mungkin keduanya memiliki perbedaan harga yang lumayan yakni berkisar 3 jutaan. Tapi patut diingat Kawasaki akhir-akhir ini getol memberikan tawaran menarik dengan promo diskon hingga 3 juta untuk kredit serta satu juta untuk cash akan membuat daya gedor Yamaha R25 semakin berat. So…Yamaha new R25 vs Kawasaki Ninja 250Fi, moge look mana menurut sampeyan cak ? nonggo berikan komennya…..(iwb)

Advertisements

43 COMMENTS

  1. Diantara 2 motor diatas ya paling moge look new r25 (dihati ttp cbr250rr hahahaha) soalnya bentuk r25 proporsional cm minus headlamp meler… klo ninja ky g imbang apalagi dr pinggir kepala gepeng badan gendut buntut kembali gepeng ky siluman lele ayam jago hahahaahaha sorry cm opini

  2. kalo analisa pribadi :
    All new ninja dengan desain moge look,, ini yang bikin orang punya value yang baik dan bangga akan ninja
    Cbr 250 rr ,, paket komplik banyak fitur,, ini bikin orang merasa memiliki sensasi supersport yang bongsor, namun dimensi motor bersahabat
    R25 Facelift,, desain kalem dan memiliki body agak kecil dari ninja,, mungkin r25 ini untuk mereka yang ingin sensasi sport dari moge r series dalam bentuk kecil

    Well,, Brand image memang memiliki kekuatan besar pada pasar,, namun harga juga berpengaruh ,meskipun fitur komplit sekalipun,,

  3. Dari sisi material kawasaki memang top deh.. Sudah saya buktikan sendiri casing plastik zx130 lebih tebel dari motor2 lain dirumah, bagian plastik kulit jeruknya juga bagus tidak gampang pudar. Jadi dimotor kecilpun tetap terasa premiumnya XD.
    Saya jadi mau kritik produk kompetitor yang material dan catnya kurang bagus. Karena dibandingkan merek lain, matic 150cc terlaris itu terkesan murahan disisi material dan finishing. Sambungan las2an kurang rapi, plastik kulit jeruk gampang pudar oleh goresan kecil.. Dan joknya tidak empuk.
    Maaf malah jadi curhat. Karena matic itu sekarang jadi tunggangan sehari2 saya. Jadi turut berharap kualitasnya diperbagus.

    • icikiwir dengan harga tinggi wae masih laku cak, ngapain dibagusin, kan gitu market leader mikirnya wkwkwkwk.
      kenyataannya buat sebagian besar masyarakat build quality bukan prioritas dibanding brand, aftersales, dan harga second.

      takutnya lama kelamaan semua pabrikan ngikutin gitu utk neken cost, mudah2an kompetitor tetap konsisten dengan kualitasnya

    • wkwk nilai motor dari plastik tebel kaya bajaj yg teknologinya belom sampe, sama las2an yg ketutupan body juga?
      lo beli mv agusta gih

  4. Hati-hati cakkk…. Sentul makan korban kemaren….. Di track lurus cakk….. Helmet , Safety gear n brembo ga guna babar blast…. Tetap kudu berdoa cakkk…..

    • Sekarang udah gak ada artikel crash lagi.
      Dulu anak smp naek ninfi crash di jakal jogja yg sempit diartikelkan hingga 3 seri/jilid. Di pakuwon suroboyo juga pernah. Itu karena apa? Itu karena artikel crash disinyalir kuat berkontribusi besar menurunnya penyerapan sportbikes di market lokal. Tapi ada yg ngeles dgn istilah shifting demand
      Wkwk asyemmm

  5. Agak kurang puas sama R25 ini,
    Setuju sama kang iwan. Kalau dibandingkan ninja ya susah. Kekuatan brand image ninja ini luar biasa cak. Orang taunya kalau motor berfairing itu ya ninja.
    Bahkan kekuatan ninja ada lagi,
    Mungkin semua orang dengan mendengar raungan knalpotnya (bahkan diganti knalpot aftermarket sekalipun) tanpa harus melek atau melihat motornya, kita bisa tahu kalau ini suara knalpot ninja. Bener ora cak? Suaranya khas
    Salut buat kawasaki, honda dengan cbr250rr yang diatas kertas secara fitur menang dari ninja pun harus kerja keras untuk mengalahkan penjualan ninja ini. Top

  6. Lek iwan.. designer yamaha bisa aja bikin mata R25 ini lebih sipit, cuma mereka takut nanti bisa bisa motor ini di bilang motor aseng 😀 😀

    • Palagi rezim nya kemaren habiz visit ke pabrikan. Ngedjadjal numpak xmax. Bisa bisa pulitik ikut intervensi nihh

  7. yg namanya facelift ya paling bener r25, gak kayak ahm faceliftnya ganti sticker wkwk kayanya banyak yg gak paham arti facelift

  8. Klo dilihat dari samping, Ninja ko monyong sih headlampnya.
    Lagian rata-rata tinggi orang indo tidak lebih dari 175 ke bawah.
    Lebih cocok pake motor yang engga terlalu bongsor.
    Mungkin pasar 250cc indonesia bukan yang special dimata kawasaki.
    Dari ke 2nya saya masih ngidam cbr250rr.

  9. Sorry lek iwb, dr tampilan pemenangnya cbr, terus r25, terakhir ninja 250….ninja kurang sporty, setang trlalu tinggi, gawe Turing wae lek, dimensi Yo terlalu gede…..dibanding zx6 n zx 10 juga gedean ninja 250, motor Turing itu lek, tampilan mesti kalah

  10. Lek, sebagai pemula yang baru mau naik kelas dari 150, enaknya ambil yang R25 atau Ninja? Kalo CBR250RR nggak Lek karena kurang cocok dengan desain headlamp nya, dan boyok nggak bakal kuat
    Suwun

    • Beli r25 second aja,murah,spare part gampang,kalo duit 60-70an mending er6 second,buat harian matic entry level…150up buat harian menurut asumsi gw ga efisien

    • Ninja itu moge looknya dapet banget di tambah nama besar ninjq, buat jarak jauh jg rilek ga terlalu kaku, mesin baru sm tenaga paling gede (on crank). Minus harga paling mahal, sperpart paling mahal di banding honda/yamaha, shock depan blm usd(walau ukuran paling gede di banding cbr/R25) arm kekecilan, body paling gede klo buat harian terutama parkir di pinggiran rawan baret2

      R25 shock depan USD, arm banana , harga termurah di banding yg lain( 250cc 2 silinder) dealer banyak ga terlalu susah kaya kawak, sperpart ga mahal (buat ukuran 250cc)
      Minusnya: model baru sama lama ga beda jauh, tenaga paling kecil, harga beda tipis sama cbr black freedom yg secara fitur&spek beda lumayan jauh, teknologi mesin & fitur gitu2 aja ga terlalu moderen kaya cbr.

    • Ninja tenaga dan torsi terbesar di kelasnya….
      Di atas kertas…kalo di adu ma cbr akselerasi kalah top speed kalah…liat komparasi ke 3 motor 250cc di otomotif tv.

    • desain relatif, power menang ninja, nama menang ninja, aftersales menang R25 sparepart murah dan terjamin, harga second menang ninja, fitur menang R25 dgn USD dan swing arm banana look, kokpitnya jg lumayan keren, tp ane pribadi lebih suka yg analog buat takometernya (ninja).

  11. Pilih R25 karena udah dari dulu pakai motor ini tp di generasi pertama 2014, lumayan buat design 2018 ada perubahan ?

  12. CBR250RR kira2 bakalan ada next gen gak ya bang iwan? Motornya cuma bisa laku 100-400unit sebulan & gak bisa ekspor. Kalau tidak menguntungkan buat AHM kira2 bakal dibikin sekuelnya tidak bang iwan?? Investasinya gak nyucuk dibanding profitnya. Bikin ragu yang mau beli. Mosok cbr250RR cuma keluar bentar lalu discontinue.
    Kawi & Yamie gak ragu bikin next gen buat 250cc nya karena memang penjualannya secara global bagus.

    • Baru kemaren koq mau next gen pakk…. Konon katanya masih belum BEP. Bikos pesta keburu usai.

    • Masalahnya kalo buat export malah bentrok harga dengan cbr500r yg lumayan laku. Secara cbr500r itu lawannya R3, Ninja 400, KTM RC390 dll pokoknya fairing 500cc 1-2 silinder kebawah. Di jepang aja lebih mahal cbr400r, padahal udah CKD.

    • menurut aji mlumah njengking mengkureb gulung koming ala kang iwan, jarenya next gen gak berubah, cuma ada perubahan d sektor mesin 40hp+ (itupun kalo sizuki sudah beneran kluar yg 40hp)

  13. Kalo tampang mah menang cbr kemana mana..hedlem ninja bagusan yg dulu..yg sekarang keliatan dongo…r25 no komen lah

  14. Jadi desainer itu nggak mudah ya.. banyak aspek yg perlu diperhitungkan, apalagi kl ujung ujungnya ke cost produksi

    • Design itu applied art. Tetap boss/duit yg bicara. Tapi ga tahu juga ding buay desogner motorbike

  15. Kalau secara desain aku lebih seneng new R25 dibanding old R25 soale lebih sleek dan streamline, sama halnya kayak kelas 150cc lebih prefer desain GSX-R150 dibanding kompetitor, sayangnya new R25 dan GSX-R150 punya satu kesamaan yaitu desain headlamp yang gak konsisten kerennya, dari depan bagus cuma dari beberapa sudut seperti menyerong dan samping keliatannya aneh bin jelek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here