Iwanbanaran.com – Cakkkkk….siapa yang nggak kenal Luca Marini. Adik kandung Rossi beda ayah ini memang makin tajam dan terus menunjukkan skillnya. Marini sendiri sudah bertarung di kelas Moto2 selama 3 musim dan prestasinya semakin membaik sejak bergabung Tim Sky VR|46 Racing. Memulai debute dikelas Moto2 pada tahun 2016 bersama Forward Racing dengan Bekal yang cukup selama beberapa tahun berlaga di kejuaraan CEV….Luca Marini Semakin Yakin Segera Menuju Kelas Motogp !

Di tahun pertamanya berstaus Rookie Moto2 pada tahun 2016 Luca Marini harus bersusah payah beradaptasi dengan Tunggangan barunya kala itu Forward Racing masih berkolaborasi dengan Kalex. Prestasi terbaik hanya bertengger di posisi 6 Sachsenring. Dan menutup musim pertamanya di peringkat 23 Klasemen dengan 34 Poin

Lanjut di musim 2017 Marini sudah bisa sedikit mengimbangi kekuatan lawannya dan sudah berhasil mengenal Lebih jauh dengan Forward terbukti dengan Finish terbaiknya saat gelaran Seri Brno Marini nyaris Podium. Dan harus puas finish di posisi 4. Kurang konsistennya Marini termasuk Sering cedera mengharuskan menutup musim di peringkat 15 dengan 59 Poin….

Nah ini cak Puncaknya adalah Tahun lalu dimana Luca Marini diakuisisi Tim Sky Racing VR|46 langsung melejit. Sachsenring merupakan catatan manis Luca Marini. Yups Marini mampu mencetak podium pertamanya di kelas Moto2. Dan dilanjut 3 Podium selanjutnya (Brno,Redbull Ring,Chang) dan Ditutup kemenangan pertamanya di kelas Moto2 saat Seri Sepang lalu pakde. Dan menutup Musim di peringkat 7 Klasemen akhir. Bukan main..

Jelas peranan Sang kakak sangat pengaruh dalam proses pertumbuhan Luca Marini ini cak.
Nah musim ini Luca adalah Kandidat terkuat untuk perebutan Gelar Moto2 Era baru. Terbukti Luca sangat konstan saat Test Pasca Musim di Jerez. Ia menjadi yang tercepat selama dua hari disana. Dan musim ini Marini akan berduet dengan Nicolo Bulega yang baru saja Naik kelas….

Dalam konteks ini, Marini merasa lebih pede dan siap untuk melangkah ke MotoGP. Mungkin diprediksi dalam 1-2 tahun kedepan. “Setiap orang memiliki tujuan dalam hidup mereka dan aku selalu memiliki itu di kepalaku. Sekarang, aku lebih sadar bahwa aku bisa melakukannya, itu sedikit lebih nyata, bahkan jika itu masih. Setelah final musim lalu (2018), kelas MotoGP telah bergerak setengah sentimeter lebih dekat kepadaku, “ serunya….

Ketika ditanya peranan penting dari sang kakak ia menjawab “Aku selalu berbicara dengan Valentino. Ia selalu mencoba untuk menjelaskan kepadaku apa hal yang benar untuk dilakukan. Ia selalu bertanya kepada ku bagaimana cara kerjanya, dan ia memberiku saran. Memiliki pembalap dengan pengalaman paling banyak di seluruh paddock sebagai seorang saudara sangat penting bagiku, Kau dapat belajar banyak darinya, bahkan jika kau hanya mendengarkan bagaimana ia berbicara dengan rider lain. Ia selalu memberi ku dua atau tiga tips yang sangat berguna tentang bagaimana menjadi yang lebih baik, “ tutupnya…(Cc for iwb)

 

Advertisements