Iwanbanaran.com – Cakkkk…menjadi satu satunya Rider Jepang, Takaaki Nakagami beberkan beberapa poin. Mulai dari Tunggangannya, Peluangnya musim ini hingga Teammatenya Cal Crutchlow. Namun dari sekian komen yang paling menarik adalah performa Honda RC213V versi 2018. Versi yang digunakan Cal, Marc serta Dani Pedrosa dan kini akan doi gunakan menjadi senjata musim 2019. Emang seperti apa sih hingga doi sampai terkejut? berikut komentarnya….

Setelah bekerja keras beradaptasi dengan RCV dengan Spec 2017 Nakagami mendapatkan jatah Spec 2018 yang Cal Crutchlow gunakan musim Lalu. Sempat mengejutkan karena ia mencatatkan waktu tercepat saat Test Pasca Musim di sirkuit Jerez pertengahan November tahun lalu. Doi mengungkapkan perbedaan Spec lama dan Spec barunya memang sangat terasa…

“Pindah dari versi 2017 ke 2018 sangat terasa bedanya. Sasisnya sudah lebih baik, tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dan untuk mesinnya cukup membantuku memperbaiki catatan waktu lebih mudah. Juga lebih mudah mencari setup yang sempurna. Aku cukup terkejut bisa mencatat waktu tercepat. Ini menyenangkan,” serunya…

Terkait prediksi musim yang akan bergulir tahun ini Nakagami juga membeberkan peluangnya.

“Awal musim akan menjadi peluang bagus, karena pada awal tahun semua motor masih dalam tahap awal pengembangan, sementara aku bisa mengandalkan motor yang sudah dikembangkan dengan sempurna. Ini akan memberi ku peluang bertarung dengan para rider Top. Pada pertengahan musim, Mungkin agak sulit, karena motor lain pasti sudah membaik,” tukasnya…

Selain itu peran Cal Crutchlow nampaknya sangat berpengaruh, Nakagami mengklaim Crutchlow memberi banyak masukan juga ilmu yang cukup bermanfaat bagi dirinya. Bahkan menganggap Crutchlow sebagai Kakaknya Sendiri cak.

“Cal adalah yang terbaik! Ia adalah guruku. Baik dalam uji coba maupun pekan balap, jika aku mengajukan pertanyaan soal lintasan atau setup, ia selalu menjelaskan segalanya padaku. Tidak ada rahasia di antara kami. Ia seperti kakakku sendiri. Aku sangat menyukai pribadinya dan aku senang berbagi garasi dengannya. Semoga kami berdua bisa tampil di level yang tinggi di musim 2019,” tutup Nakagami…..(Cc for iwb)

Advertisements

9 COMMENTS

  1. haha.. melawan M1 mah cukup dengan mesin spec 2018 juga udah keok.. apalaghi dengan spec 2019… mengerikan..

    #SultanMahBebas

    • hahah, bahas moto GP ko bahas motor masssal/harian.. ga nyambung banget bro..

      mesin ko masih SOHC, masa sport SOHC..

    • hahah, bahas moto GP ko bahas motor masssal/harian.. ga nyambung banget bro..

      mesin ko masih SOHC, masa sport SOHC..

    • setidaknya M1 ga bisa mengejar bro, padahal sama sama DOHC. katanya DOHC, mengejar DOHC aja mbo ya susah sangat… DOHCnya cukup H dan D aja yang bermain di kelas DOHC..
      #ikipastiguyon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here