Iwanbanaran.com – Cakkkkk…… ngetik artikel ini dari kota Tegal, IWB saat ini proses balik menuju kota Jakarta. Setelah hampir 2 minggu lamanya melepaskan rasa rindu dengan keluarga di kampung halaman kini waktunya harus kembali ke base camp. Maklum cak…… sikecil harus kembali sekolah. Dan siapa menyangka proses balik ke Jakarta benar-benar mencengangkan. Mencicipi jalan tol baru Pantura, asli kayak ngimpi. Lhoooo nyapooo?

IWB berangkat dari Tulungagung menuju Jakarta sekitar jam 08.30 pagi. Dan seperti biasa pula IWB mematok kota Semarang sebagai persinggahan pertama. Kuwiii wis kayak habit dari dulu…. Karena untuk menuju Semarang dari Tulungagung biasanya membutuhkan waktu antara 5 hingga 6 jam…standart ting-ting nggak dioprek. Sambil santai makan siang pakde. Bahkan kadang kalau ketemu dengan barisan pasukan truk Tengil jarak tempuh tersebut bisa molor hingga 7 jam. GPS pun selalu mengarahkan kita untuk melewati jalur Trenggalek Ponorogo Salatiga. Namun kali ini tidak…..

GPS langsung mengarahkan kita ke arah Nganjuk yang kemudian dilempar ke jalur Tol Caruban – Solo Semarang. Sempat ragu karena jalur Nganjuk terkenal cukup sempit dan padat namun pada akhirnya IWB tetap mengikuti mengarahkan “Carli J” ke arah utara. Dugaan IWB terbukti…..ediannn ramaiii puollll cakk.  terutama para bikers…..motorrr jiannn kayak lebah. IWB harus telaten demi safety. Praktis IWB nggak bisa kencang…..alon-alon. Belum lagi kalau ketemu emak-emak…..ampun harus sabar. Jalan sering pelan banget tapi posisi ditengah. Diklakson? Ora ngagas pakdeee….bergeming ditempatnya. Ampunn…..

” Berhenti dilintasan kereta kota Nganjuk…”

Namun ternyata hanya 2 jam berjuang sebab setelah itu gurih tenan. GPS membawa kita menuju Gerbang Tol Caruban. E-Toll sudah IWB siapkan dan isi saldo 1,3 juta Biar hati tenang. Masuk Tol kira-kira sekitar jam 11.00 siang. Di jalur tol selain bisa kencang konsentrasi juga tidak terkuras Dan inilah yang membuat kita nyaman. Singkat cerita speed dikembangkan pada kecepatan sekitar 120 hingga 130 km per jam namun mayoritas di angka 100 km per jam. Beberapa kali kita diterjang cuaca yang cukup buruk dan hujan deras kemudian tiba-tiba cuaca berganti panas. Papan petunjuk juga berganti dengan cepat…Solo, Salatiga….disinilah IWB bingung cak…..

Baru sekitar jam 01.00 siang IWB sudah tiba Semarang. Weksss…..cepettt tenan pakde. Ini gara-gara dari Caruban sudah tembus tidak pernah keluar dari tol hingga Semarang. Laahhh koq cepet benerrrr. IWB langsung diskusi dengan ibu Negara. ” Piyeee kiiii….jam 1 wis nyampe Semarang. Waktu masih panjang...” seru IWB yang merasakan fisik masih seger Buger. Ibu negara langsung ambil GPS. ” Yo wis mz… terus langsung ke Tegal saja. Di sini tertulis kira-kira jam 05.00 sore kita akan tiba di sana. Piyeee? ” tanya nyonya IWB. “ Okeeee Lanjutttt…” seru IWB mengikuti instruksi navigator. Dilalah jam tersebut juga meleset cak….

GPS masih merekam jalur liburan mudik di mana GPS membuang kita dijalur biasa selepas Semarang. Sebab ternyata untuk tol Batang Tegal sudah dibuka. Jalur ini dibuka secara fungsional karena memang belum sepenuhnya jadi. So…. tol difungsikan hanya sampai tanggal 5 Januari dan IWB beruntung sebab bisa mencicipi langsung dari Semarang menuju ke Tegal. Jadi ketika sampeyan membayar di pintu tol Semarang hingga tanggal 5 sampeyan bisa langsung belok tanpa keluar dari tol menuju ke Batang Pemalang dan pekalongan hingga Tegal. Judule nyambung lageeeee. Alhasil???

IWB sudah memasuki Kota Tegal  sekitar jam 14.30. Ediannn pakdeee…kayak ngimpi. Sebab sejak IWB rutin pulang kampung dari tahun 2014 untuk mencapai Tegal dari Tulungagung biasanya membutuhkan jarak tempuh hingga 11 jam. Berangkat jam 8.30 pagi nyampe Tegal bisa jam 9 malam. Sedang sekarang? jam setengah tiga sore sudah nyampe alias Hanya 6,5 jam……mantaappp jaya melegendaaaaaa. Efeknya?…sore hari kita wis leyeh-leyeh menikmati waktu yang cukup panjang untuk istirahat….

Last….. di luar polemik yang terjadi atas pembangunan tol lintas Pantura, sebagai warga negara IWB memang sangat merasakan manfaatnya. Ini adalah gebrakan luar biasa yang patut kita berikan apresiasi. Mungkin 1 poin yang bisa dijadikan pertimbangan adalah tarif tol supaya bisa dibikin lebih murah. Selebihnya…juozzz tenan. Ini tulus lho cak…jadi jangan dipolitisir. Biasanya Ceb*ng dan kam**et ki. So…. bagi Sampeyan Yang mungkin sekarang masih di kampung halaman dan akan kembali ke Jakarta terutama yang berdomisili di Jawa Timur…. tol saat ini sudah betul-betul nyambung dari Jawa Timur ke Jakarta. Tol fungsional akan dibuka hingga tanggal 5 Januari 2019. Di atas tanggal tersebut tol Batang-Semarang masih ditutup. Itu saja laporan IWB dari ujung Pantura Kota Tegal. Sekarang IWB akan lanjut menuju Jakarta….gazzzz (iwb)

Advertisements