Iwanbanaran.com – Cakkkkk….. Selamat pagi Sugeng enjing kepada seluruh para follower iwanbanaran dimanapun sampeyan berada. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan Iman serta keberkahan di penghujung tahun 2018 ini. Aminnn YRA. Cakk…. di hari terakhir 2018 karena besok sudah masuk tahun 2019 ini IWB ingin ngeshare obrolan IWB dengan salah satu pejabat tinggi PT Kawasaki Motor Indonesia. Obrolan yang sempat menyinggung eksistensi mesin 2 tak. Motor yang sebenarnya masih disukai dan siapa menyangka sebenarnya Kawasaki masih tetap ingin memasarkan Ninja 2tak jika memungkinkan. Wihhhh menarikkkk kiiieeee…..

Siapa yang tidak kenal dengan Kawasaki Ninja 2 tak. Motor yang memiliki bobot cukup enteng Namun mampu meledakaan tenaga hingga 30 PS tersebut sempat menjadi idola di Blantika roda dua tanah air. Dari generasi ke generasi selalu diburu karena harga yang cukup terjangkau tapi menawarkan power yang cukup tinggi. Belum lagi sensasi lengkingan RPM atas yang tidak bisa kita temukan pada mesin 4 tak…..

Namun sayang….secara resmi Kawasaki Indonesia telah menyetop produksi Ninja 150 2 tak berakhir 2015. Bahkan penghentian produksi dilakukan dengan ceremony khusus kecil-kecilan pada tanggal 31 Juli 2015. Ninja 150 2tak gagal lolos dari aturan standar emisi Euro III sehingga produksi mesin SKIPS baik RR mau R berakhir pada tanggal 31 Juli 2015….

Menurut informasi yang diungkapkan Michael C Tanadhi saat itu (Deputy Head Sales Departement Marketing and Sales Division Kawasaki Motor Indonesia) jumlah stock yang tersisa dipasar mencapai 9,000 unit….cukup sedikit mzbro. Alhasil sang ninin menjadi rebutan dan dalam jangka waktu 2 bulan motor tersebut ludes terjual….

“ Penjualan sepeda motor Ninja 250 RR Mono akan lebih kita genjot lagi. Sebagai pengganti kakaknya Ninja RR yang sudah stop produksi. Nampaknya stok (9000 unit) akan habis, apalagi saat ini stastusnya bisa dibilang barang koleksi, karena sudah tidak akan ada lagi. Jadi hanya dalam waktu pasti habis. Saya sendiri sudah pesan Ninja RR  2tak dan sedang cari nomer rangka yang bagus untuk dikoleksi..” serunya seperti dilansir Kompas saat itu…

3 tahun telah berlalu namun nama Ninja 150 masih melekat di benak para Bikers tanah air. Kawasaki Ninja Mono sejauh ini mungkin masih belum bisa mengganti eksistensi dari mesin Skips Ninja 2 Tak. Artinya mesin 2 tak memang tidak tergantikan. ” Iya…. Kawasaki Ninja 150 Memang luar biasa. Peminatnya tidak pernah sepi…” seru pak Michael saat berbincang santai dengan IWB. Pernyataan yang memberikan indikasi bahwa Kawasaki sadar betul Ninja 150 merupakan produk favorit yang seharusnya tidak di stop produksinya. Pertanyaannya bisa dan mungkinkah motor legendaris tersebut diproduksi kembali?

” Kalau bisa sih maunya begitu…mau banget. Tapi sulit karena terbentur dengan emisi gas buang euro 3….” seru pak Mic terkekeh. Nahhh…. poin dari sini memberikan kita kesimpulan bahwa sebenarnya Kawasaki ingin Ninja 150 2 tak diproduksi kembali. Dengan catatan Seandainya bisa. Dari sisi pabrikan tentu hal yang menyenangkan seandainya bisa memproduksi produk yang laku seperti Ninja 150. Akan tetapi regulasi merupakan aturan yang Tentu saja tidak boleh dilanggar dan tidak ada tawar menawar. Praktis kans tersebut hilang karena tidak mungkin bisa dilakukan….

Kawasaki Ninja 150 diputuskan stop produksi pada tahun 2015 setelah aturan emisi gas buang Euro 3 diberlakukan di tanah air. Walaupun sudah dibekali dengan catalic converter serta sistem Skips yang akan membuat emisi gas buang jauh lebih ramah lingkungan namun keterbatasan mesin 2 tak membuat pabrikan memutuskan tiarap karena biaya yang semakin mahal jika dipaksa ke Euro 3. So….. sepertinya mesin 2 tak akan betul-betul mati kecuali mesin ini melangkah lebih modern dengan beberapa sentuhan yang akan membuat harga jual juga melambung tinggi….

Last….Cukup banyak pabrikan yang berusaha keras untuk menghidupkan 2stroke engine seperti KTM contohnya. Sayang sekali lagi karena masalah harga membuat mesin ini pun layu sebelum berkembang. Kawasaki kembali memasarkan Ninja 150 2 tak? IWB yang akan antri duluan untuk beli cak, piye dengan sampeyan :megreen: …(iwb)

Advertisements

35 COMMENTS

  1. Mungkin dengan menginjeksikan 2 tak bakal tembus Euro 3, bahkan Euro 4. Contoh KTM 250 EXC TPI, tp gak kebayang harganya juga ?

  2. Kalau memang kawasaki yakin dgn nama ninjanya.. knapa ga sekalian fight seperti KTM..??
    Buat mesin 2 tak dgn standart euro yg berlaku.
    Toh ninja namanya besar di telinga orang..

  3. Untunglah masih ada ninja 150RR tahun 2009 dirumah dan sudah saya lengkapi lagi bodi part nya semua.. buat jaga2 kalo ud gada lagi yg jual.. hampir mau sempat dijual tapi saya urungkan.. btw tapi lek kalau ga salah bukkannya merek2 luar seperti KTM , Husqvarna, gas-gas ud bisa buat mesin 2 tak yg memenuhi standar euro terbaru..?? Kenapa Kawasaki ga jiplak aja teknologi nya.. saya rasa walaupun harga sama dengan ninja 250 sekalipun saya tetap akan milih ninja 2tak… (Yg pernah dijambak setan pasti ngerti…) Hehehe semoga aja dijual lagi….

    • busyet suruh jiplak KTM.. paten itu om, ada sanksinya gede kalo njiplak,
      belum lagi pride nya pabrikan, Kawasaki Industries itu lebih luas lho cakupan produknya, moso njiplak KaTeEm.

      yakin deh Hon, Yam, Kawi semua bisa bikin 2 tak injeksi yg ‘bersih’, tapi biaya risetnya gak sebanding dengan prospek penjualan.

    • Iya sabar-sabar om.. saya tulis jiplak teknologi om.. bukan barangnya dijiplak bentuk dan modelnya .. sah2 aja kok.. rata2 sesama pabrikan juga begitu.. seperti rangka model tubular atw Delta box.. karburator ke injeksi.. Lampu LED.. dan masih banyak yg lain.. kecuali… Nama dan bentuk dibuat sama ya yg punya pertama yg marah…

    • ane santai kok om.. hwehehe. cuman ngajak diskusi ae ngeliat perkembangan ke depan, combustion engine aja mungkin udh gak lama umurnya, bergerak ke electronic vehicle, lah opo maneh 2 tak?
      time to move on..

      btw teknologi 2 tak injeksi ini menurut teori konspirasi mah Honhon yg pertama kali bikin udh dari 90an, dijadiin paten dan disegel biar gak ada yg bisa bikin wkwkk
      akhirnya KTM bikin sendiri butuh berapa lama tuh, dan baru bisa dipake di motor trail murninya, belum di road bike massal CMIIW.
      time to move on..

    • Klo nurutin standar euro memang payah om.. karena bagaimanapun regulasi harus dibuat mengikuti perkembangan.. kalau ud ga bisa lagi ya stop… Buat teknologi baru… Yang kangen ninja 2 tak Monggo berburu bekasnya mumpung masih murah…

  4. yo jelas, tulang punggung penjualan owg, sekarang tinggal KLX, yg mulai tergerus CRF, apa lagi tahun depan WR150 masuk, skrg aja udh kesalip Sijuki..

    sing demen 2 tak ya tinggal generasi 90an ke atas (ke yg lebih tuwo lagi) wkwkwk
    anak jaman sekarang mah wis matik cakk, gak mau repot, gak mau capek, liat 2 tak yo mesem ndenger knalpot plus ngebul ne.
    yg emg demen motor ya lgs beli XMAX opo sport 2 silinder atau lebih..

  5. Alhamdulillah punya satu dirumah. Udah sering banget sekarang tiap jalan pas di lampu merah cuma sendirian yang 2tak.
    O iya, pasaran sekennya masih very worth to buy lho, mau kejar gressnya ya tinggal cari yang dibawah 5taun, pasarannya 20-30an. Mau yang istimewa, cari yang RR old atau ZX sekalian, harga variatif dan mulai gelap dari belasan juta hingga puluhan juta tergantung pemilik & spek. salam terengtengtengteng.

  6. Alhamdulillah dirumah pelihara rzr 1991 rx king 1997 dan ninja rr striping hijau edisi terakhir 2015.serasa minoritas dijalanan.kebanyakan matic atau sport 4t.salam kota marmer tulungagung

  7. Harusnya ttp produksi cak.
    Mahal nggak papa.
    Palingan nanti juga pada ganti knalpot.
    Nggk ngaruh juga.
    Yg penting tetep eksis.
    Misal lebih mahal selisih 5jt cuma buat upgrade biar lolos emisi, sepertinya pembeli juga nggk keberatan kok.

  8. gimana kalau mesin 2 tak dipasangin injeksi dan teknologi pendukung lainnya seperti KTM contohnya. mungkin bisa lolos euro 3. soal harga saya pribadi gak peduli yg penting 2 tak !!

  9. Sebenarnya sih mau bilang mimpi, tapi kalau peraturannya yg dibalik, misalnya diberlakukan euro-2 selama 5 tahun,kyknya ane mesan ninja 150 kalau ada lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here