iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com –  Cakkkk…..Tahun ini adalah kali pertama Motogp di selenggarakan di Chang International Circuit. Namun siapa menyangka Sirkuit Chang Thailand kalahkan Eropa dan langsung dapat penghargaan !! lhooo  ? koq bisaaa ???

Karena satu alasan cak yakni…jumlah penonton yang hadir diluar perkiraan alias membludak luar biasa sepanjang akhir pekan MotoGP Thailand berlangsung (5-7/10/2018). Yup….penghargaan terbaik ini didapatkan karena jumlah penonton yang hadir tembus 220 Ribu. Artinya terbanyak selama musim ini. Disinilah Marc Marquez mencatatkan dirinya sebagai Pemenang lewat duel ketat dengan Andrea Dovizioso hingga last Corner….

Race yang berlangsung selama 26 Lap dimana Front Row diisi Marc Marquez, Valentino Rossi , dan Andrea Dovizioso. Selepas start Marquez langsung memimpin diikuti Rossi dan Dovizioso. Dan pada lap ke 4 Rossi berhasil mengovertake Marquez. Hingga lap ke 10 Dovizioso unjuk gigi dimana Desmosedici yang sangat bagus dalam segi power dimanfaatkan untuk menyalip Rossi dan Marquez di Track Lurus cak. Jadi sementara Dovizioso memimpin disusul Marquez dan Rossi…

iklan iwb
iklan iwb

Selama memimpin selama 6 Lap Nampaknya Rossi mengalami degradasi ban terbukti Vinales yang menempati Posisi 4 berhasil mengejar Rossi dan pada lap ke 19 berhasil Mengovertake teammatenya tersebut. Hingga 5 Lap menjelang Finish posisi tidak berubah dimana Dovizioso masih memimpin dan dibayang bayangi Marquez….

Dan pada puncaknya adalah Last Lap dimana Kecerdikan Marc Marquez mengovertake Dovi tepat di Last Corner cak, Marquez cukup belajar banyak karna sudah sering dikalahkan Dovizioso di saat Last Corner. Bendera Finish berkibar Marc Marquez keluar sebagai pemenang diikuti Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Sementara Valentino Rossi harus puas berada di posisi 4….

Dengan demikian Presiden Chang International Circuit Newin Chidchob mengatakan terimakasih sebesar besarnya atas penghargaan tersebut. “Atas nama masyarakat Buriram dan Thailand, kami sangat terhormat untuk menerima MotoGP Grand Prix tahun 2018. Kami dengan tulus berterima kasih atas pengakuan yang telah kami terima untuk PTT Thailand Grand Prix….

Tentu saja, selama persiapan event kami menemui banyak rintangan. Namun kami berhasil mengatasi, dan akhirnya menghasilkan kesuksesan, Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua sponsor dan sirkuit kami, terutama Kementerian Pariwisata dan Olahraga, serta PTT Public Company Limited untuk dukungan luar biasa selama event…..

“Kami juga harus berterima kasih untuk masyarakat Buriram, karena menunjukkan kemampuan rakyat Thailand kepada dunia. Banyak fungsi unik dari event seperti truk “E-Tan” yang kami manfaatkan sebagai bus shuttle. Kemudian ada Muay Thai (Thai boxing) yang menampilkan seni bela diri dan budaya Thailand. Belum lagi semua relawan yang datang untuk sekadar mengambil sampah dan menjaga agar event tetap bersih. Semua orang datang bersama-sama untuk membuat pengalaman hiburan olahraga bagi pengunjung dari seluruh dunia menjadi tak terlupakan….

“Terakhir, kami ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada Dorna Sports yang melihat potensi dalam diri kami dan memberi kami kesempatan untuk menjadi bagian dari rangkaian balap motor terbesar dunia. Kami berjanji selalu menggunakan pengalaman selama event berlangsung untuk membuat PTT Thailand Grand Prix yang lebih baik setiap musimnya. Terima kasih!..” tutupnya..

Last…kemenangan Chang dan mendapatkan penghargaan dari Dorna tak lepas dari jumlah penonton yang luar biasa. Namun IWB yakin angka 200 ribu akan mudah dilewati penonton merah putih jika ditanah air memiliki sirkuit. Pertanyannya…kita kapan ? emboh bosen rekkkk :mrgreen: ….. (Cc for iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

14 COMMENTS

  1. Ya tergantung ada sponsor kuat yg mau danain lek.. kalo sirkuit chang kan sponsore pabrik bir.. mungkin Anggur Cap Orang Tua atau conyang mau sponsorin. Atau Astra sing turah2 duit kui.. timbang balapan nang dalan wae .

  2. Sy pecinta motogp tapi gk suka nonton di sirkuit, habis nonton cuman sekilas wuzzzz….doang
    Mending di tv / lewat onlain lebih seru antara ducati dan honda cucuk2an
    MuuuUUUuuuuuehehehe…..

  3. Sekedar opini saja seh cak, sekelas Agung Sedayu Group, Agung Podomoro, Lippo Group, dan perusahaan properti di Indonesia. Kalau saja mereka bekerja sama membangun sirkuit di Indonesia mungkin saja bisa, tapi kenapa mereka pd gak mau bangun yah, padahal kan prospek bisnis nya sangat2 menjanjikan.. Bangun perumahan & Apartemen kelas elit aja bisa, knp bangun sirkuit bertaraf international mereka gak bisa yah.. Kan hasil leuntungan bisa di prosentasikan berapa persen..salam jozz gandozz, ojo di guwu yo cak hehehe…

    • Karena mungkin pembebasan lahan sangat menguntungkan kalau dipetak petak kecil dan dijual sebagai properti, ga ada sisa nya. Ketimbang pembebasan lahan buat sirkuit ada run off area, gravel area, dll Dan juga balik modal nya cepat kalau properti rumah. Daripada nyewain sirkuit. Mungkin loh ya wkwk. Belum biaya perawatan sama management.

  4. Coba sirkuit Sentul bisa dibantu pabrikan motor Jepang. Disini kan udah jualan motor kayak kacang goreng. Coba ajuin proposal, sahamnya jd Tbk. Seperti nya menarik. Motor jepang jg makin perkasa pastinya. Krn banyak acara resmi disitu.

    • #IMHO Pabrikan Jepang kesini itu cuma numpang gelar lapak aja, om. Mereka kalo mau membangun ya pasti mending bangun di rumah sendiri (di Jepang). Kalo yang turun dananya sekelas Djarum/ Astra mungkin beda cerita karena itu produk dalam negeri. Contohnya Djarum Badminton yang udah menetaskan atlet2 badminton dunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here