” Lihatlah wajah tegang IWB cak…stres dan tertekan kuwi hahahaha (Doc 1996)

Iwanbanaran.com – Lelakone cerita urip memang banyak macam dan cerita cak. Seperti yang pernah IWB alami….jaman muda dulu banyak pecicilan khususnya didunia motor. Tapi ada satu hal yang nggak banyak para followers tahu pengalaman lain IWB yakni ikut kompetisi top model Suzuki 1996. Pabrikan yang cukup menonjol dieranya. Berlenggak-lenggok diatas catwalk adalah kerjaan yang sangat tidak IWB sukai. Namun siapa menyangka pengalaman tersebut ternyata tidak bisa IWB lupakan begitu saja karena gara-gara itu IWB semalaman nggak bisa tidur saking stressnya. Lhoo kenapa emang? Piye ceritane ? Bakal seru ki pakdeeee….

Entah….kesambet setan mana semua teman IWB termasuk almarhum Tante (sebutan untuk mamanya Desy) begitu ngotot agar IWB ikut berlenggak-lenggok diatas catwalk dalam rangka kompetisi “Suzuki Top Model 1996” di kota IWB. Termasuk Tomie….Desy sendiri…Lian (istri Tomie)….semua pakde, judule ngotot. Mereka memberikan dorongan agar IWB ikut….toh untuk meramaikan saja…

” Hayooo wisss….tante yang akan mencarikan baju buat kamu. Itung-itung agar mental kamu terasah. Lanang opo mosok ngono wae wedi (laki apa masak gitu aja takut)…” celetuk tante sambil mencibir. Wohhhh jian asyem tenan cak…IWB dicebek i. Asliii…dari dari hati yang paling dalam ogah tenan. IWB paling anti pake ikut gitu-gituan. “ Kenapa¬† koq saya tante…?” uber IWB nggak terima cak…

” Lha kamu kan paling bagus rupane. Sopo ngerti iso nyantol…wiss to biar melegakan teman-temanmu yang lain. Biar mereka bangga ada teman satu genk pernah jadi model…” cetus almarhum tante serius. ” Betullllllllll…” sahut teman lainnya kompak. Cicak bin kadal tenan, lhaa koq kayak sengaja giring IWB ki piyeeee. Dikeroyok cakkk. IWB hanya bisa diam. Membayangkan harus diatas catwalk pun wis membuat IWB panas dingin. Oalah gusti koq ono-ono wae. ” Mau ya…nanti tante yang mencarikan bajunya…” tutup tante membuat kerongkongan IWB terasa langsung kering kerontang….

IWB adalah tipe orang yang berusaha menjaga perasaan orang lain. Itulah kenapa cak…rasanya berat banget untuk menolak. Apalagi sikutu kupret Tomie bukannya membela IWB namun malah menyarankan IWB untuk menuruti kemauan tante. “ Wisss to pek…melu wae. Ora ngesakne (kasihan) nang tante wis percoyo nang awakmu. Ora usah mikir menang kalah, sing penting nglegakne atine (melegakan hatinya) tante. Lek tok tolak pasti kecewa berat tante. Opo maneh tante wis ngotot banget pekkkk…” tutur Tomie membuat IWB mau teriak. ” Ya Allaaahhhhhhhhhhhhh…piye iki rekkkkkk……

Malam itu kalau nggak salah sekitar tanggal 13 September 1996…IWB nggak bisa tidur cak. Stressss tenan rasane. Pikiran berkecamuk apalagi mendengar tante sosok yang seperti ibu kita sendiri sudah mencarikan baju jas untuk show. Tante sendiri yang katanya akan merias. Dan celakanya…mereka sudah mendaftarkan IWB ikut ” Top model Suzuki 1996 ” dikota IWB. Judule ora iso nolak maneh. Terbayang IWB harus berlenggak-lenggok diatas stage….didepan para audiences. Byuhhhhh…harakiri waeee wisssss….

” IWB Doc 1997……”

Besoknya…IWB dijemput Tomie. ” Hayooo pekkk…langsung wis ditunggu tante dirumah..” serunya buru-buru. IWB wiss males debat. Demi konco ki pakde…IWB akhirnya budiallll (berangkat). IWB digiring ke rumah tante. Disana sudah ngumpul teman-teman nongkrong…hampir semua cak. “ Ini jas buat kamu..” tutur Tante sumringah. IWB hanya bisa menelan ludah. Jas warna coklat rada merah maroon….dalemannya putih dan dasi loreng-loreng abu-abu. ” Iki nyewo nang salon pek….” bisik Tomie membuat IWB terdiam. Byuhhh tante bener-bener total ki. Daftarin dan bayarin baju sewa di Salon. Gini mau nolak piyeee. Celakanya lagi ketika dijajal jas serta celana rada kedodoran. Woalahhh….

Singkat cerita IWB pun ditraining singkat oleh tante yang memang sepertinya cukup pengalaman dibidang fashion. ” Coba tante ingin lihat cara jalan kamu…” serunya. IWB turutin. Jalan normal kedepan dan tante langsung nge-cut. ” Eittt nggak begitu cara jalan diatas catwalk….” tukasnya. Halah sakarepe waelah…batin IWB. Simulasi diberikan dan IWB nyaris nggak masuk otak cak karena bayangin yang ada dipelupuk mata justru adalah kengerian diatas stage. IWB seperti ngambang karena stress tujuh turunan. Asli pakde…mending IWB disuruh naik motor nururin gunung rem dicopot ketimbang harus ikut beginian. Mentalnya ora kuattttt…

Malemnya kita pun berangkat ke venue. Masuk keruang model….disitulah mental IWB kembali down. IWB rasanya seperti mau balik badan pulang. Jiann kenthirrr cak baju-baju kontestan lain. IWB menggunakan jas ala kadar, para peserta lain bajunya kayak raja dan ratu. Apalagi kontestan ceweknya…ngeriihhh kostumnya. Ada yang buntutnya kayak ikan cupang mekar warna warni, ada juga mahkota yang dipakai kontestan laki seperti Prince of Persia. Wedhus gudel cicak bin kadal buntung tenan kieeee. Lhaaa habis itu IWB ngaca liat diri sendiri….ndesooooooo rekkkkkkk. Disaat mental down….musik mulai berdentum dan MC-pun mulai memanggil satu persatu kontestan…

” Era baju kotak-kotak ngetren kiiie. (sekitar 1997).”

Sini kamu make upnya kurang…cepet-cepet…” seru tante yang terus mengawal dengan setia. IWB mung iso pasrah. Mau didandanin kayak Charlie Chaplin nurut wae. Pikiran IWB saat itu hanya satu….jalanin dan cepat selesai. Soale asam lambung sudah mulai naik karena stres. Singkat cerita…IWB pun sudah mulai keluar panggung. Teringat betul sorot lampu kuat menerpa muka. Saking kuatnya IWB nggak bisa melihat depan…seberapa banyak penontonnya dan siapa yang ada disana…ngeblank cak. Disaat IWB buru-buru biar kelar, celakanya didepan IWB ada satu kontestan cewek yang penuh aksi…muter-muter kayak “gangsing”. Nyebelin tenan oiiiiiiiii…….

IWB pengen cepet menyelesaikan putaran dan masuk kebelakang panggung secepatnya. Tapi karena terganjal doi…IWB harus terus menahan dan mengikuti ritme. Jian kemayuuu ki mbokdeeee. Dilalah kejadian konyol itupun dimulai. Saat IWB berada diujung panggung dan harus melakukan putaran…entah karena saking groginya, ketika badan IWB muter karpet ikut muter. Waaaahhh……modiarrr. IWB segera jinjit dan akhirnya karpet lepas. Untung ora dlosor rekkkk. Disana konsentrasi IWB sudah buyar dan buru-buru masuk kebelakang. Tapi IWB Legaaaaa wissss…selesaiiiii sudah. Yang penting IWB sudah melakukannya. Yup…menyenangkan hati orang ki ibadah cak…apa lagi menyenangkan hati orang yang lebih tua…juozzz kuwi…

Last…..siapa menyangka, ketika pengumuman nama IWB nyantol. Diambil juara 1-3 dan Harapan 1-3…IWB masuk Harapan 1. Wihhh ora salah nilai ki juriiiii. Karpet muter iso masuk harapan satu? edian tenan. Alhasil semua teman-teman IWB jingkrak kegirangan. ” Lumayan kekkkk…langsung nyate kiiieee….” tukas Tomie. Yup…sebuah cerita masa enom IWB. Ngeselin saat itu tapi justru sekarang setelah tuwo bisa menjadi bahan cerita. Pengalaman urip saat IWB belia…nggak hanya urusan motor namun juga berlenggak lenggok diatas catwalk. Sebuah kompetisi yang tak terlupakan namun juga tak pernah lagi IWB ikutin karena memang bukan jiwanya disana. Masa dan era dimana Suzuki begitu berkuasa dimarket sport 2Tak tanah air mengalahkan Yamaha. Ini cerita IWB, mana ceritamu cak? ora usah ngguyu, sampluk sandal swallow campur bakiak sampeyan :mrgreen: …..(iwb)

Advertisements