Iwanbanaran.com Cakkk….Johann Zarco Memulai debutnya di ajang Redbull Rookies bermesin KTM dan langsung mengesahkan juara umum dengan koleksi 3 kemenangan dan 3 Podium pada tahun 2007. Lanjut ke tahun berikutnya 2008 Zarco menjadi bagian Academy Redbull Motogp dan berlaga di ajang spanyol yang sekarang terkenal dengan sebutan CEV sayangnya Zarco tidak mengikuti musim 2008 dengan penuh namun baiknya dia Di undang tim Gabrielli yang berlaga di kejuaraan italia yang saat ini bernama CIV. Gimana dengan musim berikutnya?…

Zarco mulai berlaga dikelas 125cc dengan bantuan Aprilia dengan Tim WTR San Marino Zarco mengikat kontrak selama 2 musim prestasi terbaiknya adalah finish ke 6 dan peringkat 11 klasemen akhir pada tahun 2010. 2011 Tercomotlah Zarco oleh Tim Ajo (Milik Niklas Ajo) prestasinya langsung meledak cak dengan 1 kemenangan dan 10 Podium dan menempati Runner Up klasemen juosssgandosss.

Tahun 2012 adalah awal debut Zarco di Moto2 dengan Tim Jir Moto2 bersasis Motobi. Dan mengakhiri Musim di peringkat 10. Setelah bermain di kelas Moto2 masa depan Zarco mulai terlihat dan terbukti pada tahun 2015 Zarco mensabet Gelar juara dunia pertamanya dengan Tim Ajo dan berlanjut pada tahun 2016 juga memastikan gelar juara keduanya di kelas Moto2. Nahh begini cak Zarco ini adalah satu satunta pembalap yang mampu juara dunia kelas moto2 secara berturut turut. Mantabb polll pakdhe…

Melihat prestasi yang sangat bagus tersebut Harve Poncharal selaku bos Tech3 Yamaha menunjuk Zarco sebagai ridernya selama dua musim di kelas motogp. Dan hasilnya bukan main main cak Zarco berhasil mendapatkan gelar Ganda di tahun pertamanya Rookie of the year dan Juara dunia Independent class dengan 3 kali podium dan 2 kali pole. Hal tersebut berulang lagi ditahun keduanya di Motogp doi menjadi pembalap terbaik Independent dan menempatkan dirinya di peringkat 6 klasemen akhir sama persis dengan tahun pertamanya dengan raihan 3 podium dan 2 kali pole. Wahh bisa kebetulan gitu ya…

Nah cak tahun ini Johann Kembali lagi dengan KTM. Jelas tantangan Baru untuk Zarco mengingat perubahan Dari mesin Inline dengan tim Tech3 Yamaha yang ditungganinya selama 2 tahun terakhir dan sekarang berubah menjadi V4 dengan Tim KTM Factory. Kesan pertama Zarco dengan KTM nampaknya diluar dugaan cak doi sangat kesusahan ? namun step by step Zarco mampu memperbaiki diri dengan Motor barunya….

Debute di Valencia selama Test dua Hari Zarco ssmpat mengalami crash dan mencatatkan waktu 1 Menit 32.509 Detik terpaut 1.752 Detik dari pemuncak test Maverick Vinales.
Dan dilanjut Test Jerez Selama dua hari Zarco mencatatkan waktu 1 Menit 39.864 terpaut 1.919 Dari Takaaki Nakagami yang tercepat di Test Jerez. “Dibandingkan dengan Valencia, di mana aku dua kali kecelakaan, di sini (Jerez), aku lebih terkendali. Dan aku kira, aku memberikan informasi lebih baik kepada tim, aku membuat langkah yang aku cari, tentang berkendara dan memanfaatkan hal positif dari motor….

Ketika aku melakukannya, aku lebih gembira dan menemukan beberapa konfirmasi untuk para teknisi. Ketika aku mendapat kepercayaan diri lebih baik di (bagian) depan, aku dapat bermain lebih banyak dengan tubuh saat masuk dan kencang di tikungan. Ini membantuku melakukan perbaikan saat siang hari. Berjalan dengan baik. Feeling meningkat, (walau) catatan waktu masih lambat. Tetapi ketika aku meningkat, aku sangat konstan. Jadi, ini adalah hal positif…

Ketika kami selisih satu detik atau di bawah satu detik, kami tahu itu terpangkas setiap lap, kami masih berusaha mencari basis. Kami memiliki basis Pol, (karena) dia akan cepat, (sedangkan) kami selalu menjaga untuk memastikan dan tidak pergi ke arah yang salah, Kami sedang meningkat. Ini membutuhkan waktu, namun semua paket benar-benar akan meningkat dan menuju ke arah yang baik..

“Mesinnya memberikan aku feeling bagus untuk keluar tikungan, bahkan jika kau kehilangan tikungan, motor tetap melaju. Ini salah satu poin kuat, bahwa ketika kami bahkan lebih cepat, kami akan dapat memanfaatkan (mesin) lebih baik lagi,” tutup Zarco

Advertisements

7 COMMENTS

  1. zc05 rider yg bagus. cepat dan punya konsistensi untuk merangsek di depan bila setup motornya pas. input dari dp26 akan sangat diperlukan ktm untuk memperbaiki performa motornya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here