” Kemenangan Ahwin dibatalkan pada race 2….(Awhin Sanjaya konsentrasi sebelum start) “

Iwanbanaran.com – Kangbro….tampak jelas kekecewaan wajah pembalap merah putih Ahwin Sanjaya ketika kemenangan yang diraihnya dengan susah payah dibatalkan oleh race director. Dengan alasan exceed track limit, Ahwin dipaksa mundur posisi dari pertama menjadi finish keenam. Tindakan ini langsung merenggut poin yang seharusnya bisa menutup hasil ARRC AP250 diposisi runner dibelakang rekannya Rheza Danica yang telah menyegel juara Asia sejak Sentul. Tentu saja Manager Motorsport AHM mengungkapkan rasa kecewanya…” Saya puas tapi tidak happy…” cetus Anggono padat dan singkat namun penuh arti. Hhhmm….jelas wae, IWB aja kecewa cak…..

Tidak mudah bagi Ahwin Sanjaya untuk meraih posisi satu sebab pertarungan sangat ketat dari awal hingga akhir membuatnya harus bertarung habis-habisan. Dengan power mirip dan perkembangan pesat rider Kawasaki Fadly serta agresifnya tim tuan rumah tidak memberinya ruang untuk bernafas. Dilalah setelah doi berhasil melakukannya….tiba-tiba hasil tersebut dianulir. IWB yang berada di ruang media disuruh menunggu hasil karena terbuka ada revisi. Sebuah informasi yang membuat kita semua bengong cak…

Lha piyeee….wis kadung happy dan kita lihat dari awal hingga akhir semua terlihat normal. Awalnya justru IWB berpikir, revisi posisi terjadi dibarisan belakang atau setidaknya tindakan Anupab yang agresif dan sempat keluar trek bahkan menginjak gravel ketika berusaha mendekati Ahwinlah yang dipermasalahkan. IWB tidak berpikir sama sekali justru Ahwin yang diincar. Makanya ketika hasil mengatakan revisi dan update diberikan pada Ahwin Sanjaya sebagai pemenang turun menjadi keenam dan Mario SA melorot ke 10…disitulah kita dlongop, ada apa dibalik semua ini?

IWB agak heran karena pembatalan ini terkesan dipaksakan mengingat pada last corner tersebut memang begitu semrawut. Kalau fair Anupab-lah yang justru menjadi biang masalah dimana doi malah sempat keluar gravel untuk mengejar Ahwin. Dari sana doi memaksa masuk dan langsung menyenggol Ahwin…

Alhasil Ahwin harus sedikit keluar garis untuk mencegah mereka berdua crash. Sebuah strategi yang berhasil menguburkan mimpi merah putih sapu juara Asia 1-2 kelas AP250. IMHO race director harusnya melihat case by case. Nggak heran tim AHRT mengajutkan protes. Meeting hingga malam namun race director tetap ngotot Ahwin melebihi batas trek…

” Indonesia berkumandang pasca race 2 ARRC AP250 Thailand…”

 

Kita sudah berikan pandangan terkait jalanannya balapan yang membuat kemenangan Ahwin dibatalkan. Di Last corner tersebut memang sangat banyak pembalap masuk dan tensinya luar biasa. Tapi yang dilihat race director hanya exceed the track limitnya. Mungkin lebih baik track diberikan gravel sekalian jadi jelas pembalap akan terkunci dan crash. Kalau nggak titik finishnya dirubah…” seru Anggono yang mengaku meeting dengan race director ARRC hingga malam. Disisi lain, pria yang selalu tersenyum ini juga gembira karena anak asuh mereka cemerlang di Asia Road Racing Championsip 2018 AP250…

” Dengan hasil kerja keras ini kami juara di kelas Asia 250cc. Terima kasih dukungan dari Indonesia untuk tim merah putih..” seru Anggono. Bagaimana dengan hasil secara keseluruhan ARRC tim AHRT 2018 ? “ Kami puas tapi tidak happy..” tutup Anggono singkat dan padat. Sebuah pernyataan yang memberikan indikasi insiden dikelas AP250 pada final corner. Trah emang seperti dicari-cari cak. Heran bin njaran tenan ki..

Last….dengan dibatalkannya kemenangan Ahwin, maka rider AHRT ini tidak jadi finish runner up dibelakang Rheza pada akhir musim ARRC AP250 2018 dan posisinya digantikan rider Yamaha Thailand Anupab Sarmoon…lalu ketiga Rafid Topan. Satu hal yang menarik bagi IWB lagi adalah….kenapa tim factory Yamaha Indonesia bisa kalah dari tim satelit Yamaha Yamalube KYT seperti Rafid yo cak. Berarti timnya emang juozzz ki. Posisi empat baru Ahwin Sanjaya yang melorot ke 4 dari sebelumnya dua…lalu Fadly dan baru Mario SA ke enam. Mario sendiri melorot cukup jauh akibat penalti turun posisi 10. Berikut gambaran lengkap poin terakhir ARRC AP250 2018. Semangat merah putihhhhhh….!! (iwb)

OVERALL STANDINGS AP250
1 Rheza Danica Astra Honda Racing Team Honda 226 points
2 Anupab Sarmoon YAMAHA Thailand Racing Team Yamaha 158 points
3 Rafid Topan Sucipto Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery Yamaha 151 points
4 Awhin Sanjaya Astra Honda Racing Team Honda 147 points
5 Andy Muhammad Fadly Manual Tech KYT Kawasaki Racing Kawasaki 130 points
6 Mario Suryo Aji Astra Honda Racing Team Honda 128 points
Advertisements