Iwanbanaran.com – Gayanya cuek dan slengekan. Anting ditelinga dan selalu memberikan senyum kemedia. Bocah ini menjadi pusat perhatian karena diusianya yang sangat muda doi sudah mampu ngacak-ngacak tim factory. Menggunakan livery kuning bertuliskan Nassro Azurro, dialah Valentino Rossi yang naik kekelas GP500 menggunakan NSR500 ditahun 2000 setelah menjadi juara kelas 250cc bersama Aprilia ditahun 1999. Dan terbukti cak…setelah masuk runner up, tahun 2001 doi langsung menjadi juara dunia diatas NSR500. Itulah legenda history yang sepertinya ingin dikenang oleh biker pemilik CBR150R livery Nastro Azzuro berikut ini….

Digarap oleh lek Joe Motoblast, master decal asal Bali yang aslinya arek Sidoarjo ini berusaha keras menterjemahkan sosok NSR500┬áNastro Azzuro VR46 pada Honda CBR150R. Pekerjaan yang tidak mudah karena keduanya memiliki model berbeda. NSR500 memiliki desain yang cenderung rounded sementara CBR150R lebih agresif lancip. Yang kedua doi kudu pandai meletakkan tulisan secantik dan se-pas mungkin karena untuk CBR150R ini tidak banyak tulisan seperti aslinya NSR500. Jadi minimalis namun tetap enak dipandang mata…

Nahh…akhirnya doi memutuskan mengambil warna biru dan kuning yang ditarik dari depan kebelakang. Tulisan sponsor utama minuman Nastro Azzuro juga menjadi penguat utama livery stiker yang ditempel. Lalu untuk warna siluet logo sayap NSR500┬áNastro Azzuro VR46 yang berwarna silver diganti dengan putih biasa agar nggak terlalu ramai. Buntut ditempel angka 46 dengan ukuran kecil karena space penampang buritan yang tidak sama dengan NSR500. Tidak lupa logo Michelin juga cak. Hasilnya ? lumayan cakep…

Yang unik, selain angka 46 Rossi sampeyan akan menemukan angka 69 dibagian tebeng depan samping. Wahh sepertinya owner CBR150 demen dengan mendiang Nicky Hayden kangbro. Btw….untuk bahan sendiri bukan cat namun bahan vinyl dan graftac yang akan membuat warna bahan tahan hingga 3-4 tahun….

” Bisa tahan 3-4 tahun pemakaian normal. Material sudah dilaminasi, bahan 3M Vynil dan Graftac. Agar awet tidak disarankan cuci steam karena bisa membuat laminasi rusak dibeberapa kasus. Tapi ada juga yang tahan terhadap cuci steam karena tergantung kuatnya semprot yang digunakan steam. Kalau mau clear bahan stiker nggak usah dilaminasi, dari stiker setelah dipasang bisa diclear aman...” seru lek Joe. Terus piye enteke (habisnya) ? “ untuk pengerjaan diatas habis 1,3 jutaan...” seru lek Joe….

Last…dengan livery diatas jelas tunggangan akan menjadi pusat perhatian. Lha piye cak…ganteng je. Sisi positifnya, dengan bahan yang digunakan Lek Joe menjamin tidak akan meninggalkan bekas ketika bahan diklenthek jika sudah bosen. Itulah bedanya material milik Motoblast dibandingkan dengan stiker pinggir jalan. So..tertarik dengan decal lek Joe Motoblast ? intip wae warungnya di Motoblast.org. Juozzzzz ! (iwb)

Advertisements