Iwanbanaran.com – Cakkkk… kegembiraan luar biasa datang dari KTM Motogp yang untuk pertama kalinya berhasil sabet podium di kelas Premier. Pol Espargaro yang dlosor diawal race….kemudian kembali meleset pada race 2…. sempat bertarung dengan Dani Pedrosa dan pada akhirnya hasil manis di rengkuh pabrikan Austria. Kegembiraan yang luar biasa membuat Pol menangis. Bahkan para team KTM sampai berpelukan menumpahkan rasa gembira yang luar biasa….

Ini seperti tidak nyata…ini mimpi. Pada race pertama aku merasa sangat bagus khususnya di sepanjang akhir pekan pada kondisi basah. Kendati aspal tidak sepenuhnya kering aku juga tetap kencang. Aku bisa bermain dengan beberapa motor Yamaha dan torehkan waktu cukup baik masuk 8 besar. Aku coba bangun semua diakhir pekan termasuk ketika race. Start dimulai aku langsung nyaman…

” Saat aku lepas kopling aku tahu itu adalah start terbaikku dan itu adalah targetku. Karena ketika hujan cipratan air lawan bisa membuatmu sulit melihat kedepan khususnya dilap-lap awal. Tidak sudi kehilangan waktu ternyata aku mampu masuk barisan depan. Aku sempat bertarung melawan Marc dan aku lihat dia berjuang mengendalikan motornya. Sepertinya Marc kesulitan mendapatkan traksi ban belakang….

” Aku akhirnya sadar Marc tidak memiliki traksi yang sama denganku serta rider lain. Jadi aku coba untuk attacking kembali..menyalipnya dari sisi dalam ataupun luar. Namun Marc mengerem sangat dalam dan Honda sangat bagus pada sisi akselerasi sehingga cukup sulit mengalahkannya. Untuk beberapa alasan aku kencang saat masuk sektor dua. Dan ketika kamu merasa kencang diarea tersebut maka kamu akan coba terus ngepush…

” Disanalah aku mengalami crash…highside dan fairingpun lepas (Pol Bangkit kembali dan melorot diposisi 13). Itu benar-benar situasi yang liar sebab dengan absennya fairing sangat sulit melihat kedepan karena air langsung menghantam visor. Ditambah leherku lumayan sakit. Makanya pada lintasan lurus aku tidak bisa berbuat apapun. Dan saat itulah red flag dikibarkan. Seperti sebuah pesan buatku…aku membatin, inilah kesempatanku…

” Saat race kedua aku menggunakan ban baru. Mungkin seharusnya aku melanjutkan menggunakan ban depan medium karena pada race pertama aku bisa mengerem dengan sangat baik. Aku finish ketiga setelah semua yang kita lalui benar-benar sulit dipercaya. Dengan tim, istriku dan seluruh kru yang begitu gembira. Ini seperti tidak nyata....” serunya terharu…

Last…kemenangan KTM di Valencia memang terasa sangat istimewa sebab dikelas Moto3 dan Moto2 tim Austria ini justru berhasil sabet podium bertama lewat Can Oncu dan Miguel Oliveria. Ini artinya KTM menjadi pabrikan yang berhasil mengoleksi podium di tiga kelas ajang balap tertinggi dunia secara bersamaan. ” Aku merasa sangat emosional kendati hanya podium tiga sebab kita meraihnya dengan perjuangan luar biasa. Ini adalah podium yang fantastis..” tutup Espargaro. So…selamat buat KTM karena sukses di 3 kelas sekaligus. Salam ready to race !!! (iwb)

Kemenangan KTM Di Moto3

Kemenangan KTM di Moto2

Motogp podium 3

Advertisements