iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….nyesek bin kecewa dirasakan Valentino Rossi pasca gagal masuk podium di Valencia. Bahkan menurutnya doi sudah merasakan kemenangan ketika Red flag dikibarkan. Sebuah keputusan tepat karena cukup berbahaya namun menurutnya, red flag tersebut cukup memalukan sebab mengubur kans kemenangannya Valencia. ” Memalukan harus ada red flag. Sebab saat itu aku sangat cepat. Khususnya karena memiliki ban depan yang tepat dibandingkan dengan Rins and Dovi. Jadi aku bisa mengalahkan mereka….” seru Vale kecewa. Welehh….

Secara khusus Rossi melontarkan kekecewaannya karena gagal meraih kemenangan ataupun masuk podium di Valencia…..

Sangat memalukan (crash di Valencia). Aku minta maaf. Kami membutuhkan podium ini. Aku membutuhkan kemenangan ini untuk Yamaha, juga tim. Sejak Sachsenring kami belum pernah melakukannya lagi. Betul aku melakukan kesalahan tetapi jika melihat data kami tidak mengerti apa yang terjadi. Benar crash sangat mirip dengan Malaysia dimana motor kehilangan traksi ban belakang ketika aku buka gas. Di lap terakhir kami harus lebih memperhatikan ban karena terlalu banyak degradasi…..” seru Vale. Menurut VR46 lagi, doi merasa red flag memang mengubur kansnya juara di Valencia…

iklan iwb

Memalukan harus ada red flag. Sebab saat itu aku sangat cepat. Khususnya karena memiliki ban depan yang tepat dibandingkan dengan Rins dan Dovi. Jadi aku yakin bisa mengalahkan mereka. Yah?memang benar debit air mulai menggila dan itu agak berbahaya. Termasuk balapan kedua juga sangat berbahaya. Tetapi pada saat itulah justru motorku bekerja dengan baik. Jadi ketika race dihentikan, tindakan tersebut memberikan dampak negatif bagi kami….

? Aku putuskan tidak mengubah apa pun [setingan dan ban selama red flag ] karena aku merasa baik. Masalahnya aku tidak punya ban baru lagi. Sedang Dovi memiliki ban depan baru dan mereka memasang tipe lembut…ini adalah ban yang tepat. Yang aku heran Dovi juga memiliki ban belakang baru tipe soft. Aku tidak mengerti di mana dia menyembunyikan ban itu ! aku sangat kecewa. Ini memang buruk dan mengesalkan. Aku belum bisa menang ditahun ini…” seru Vale seperti dilansir crash. Untunglah Rossi masih menjadi rider terbaik Yamaha cak…

? Diatas semua, race lumayan menggembirakan karena aku kompetitif. Jadi, dalam dua balapan terakhir musim ini aku tidak mengambil hasil apa pun tetapi aku bisa berjuang untuk kemenangan. Ini adalah perasaan yang luar biasa. Ketika kamu memperjuangkan kemenangan, itu adalah sesuatu yang sangat positif. Hal positif lainnya adalah aku menempati posisi ketiga di kejuaraan (rider terbaik Yamaha). Aku pikir aku pantas mendapatkannya karena aku selalu bertarung sepanjang musim, juga ketika situasinya sangat sulit. Itu tidak mudah karena Maverick mulai dari pole. Sedang aku start dari posisi? 16. Itu sisi positif lainnya…” seru Vale…

Last….sebenarnya tidak ada yang salah dengan apa yang dikatakan Rossi. Diluar masalah safety, saat red flag dikibarkan Rossi memang kencang. Jadi disinilah letak kerugian yang doi rasakan. Master rain cak…konon Vale adalah rider yang cukup baik ketika hujan lebat. Namun semua berubah ketika race dihentikan. Restart dan sepertinya Vale terlalu ngepush untuk mengejar Dovi. Keputusan yang salah karena rider Ducati terlalu kencang buat Yamaha akibat ban soft baru yang digunakan mesin Desmo. Btw…apakah jika tidak ada red flag Rossi benar bisa mengalahkan Dovi? piye menurut sampeyan pakde….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!