Iwanbanaran.com – Hoottt cakkkk…jiann panas tenan kiii. Setelah rumor HRC akan kembali ke tim WSBK mencuat dan IWB share kewarung ini, rumor tersebut akhirnya terjawab sudah. Yup….secara resmi diajang EICMA Honda Racing Corp mengumumkan keterlibatan dalam World Superbike 2019 setelah mereka absen selama 16 tahun. Honda siap tantang Kawasaki Ducati dan Yamaha cak, seruuuu !!!

Honda Racing Corporation secara resmi mengumumkan kembalinya mereka ke ajang WSBK di EICMA Milan 2018. Tidak seperti masa lalu yang melepaskan kepada tim private lewat sokongan cabang (Honda Eropa), HRC Jepang mulai musim depan bakal terjun dan terlibat langsung mendukung secara teknis tim Honda di WSBK. Disaksikan langsung oleh rider Motogp Marc Marquez, tentu ini adalah sejarah baru cak. Kenapa ?

Sebab setelah absen selama 16 tahun Honda belum memiliki tim pabrikan di World Superbike sejak Colin Edwards meraih gelar SBK pada tahun 2002 yang saat itu mengandalkan Honda VTR-SP2 Castrol Honda tim. Sejak musim itu, HRC pensiun dari WSBK dan divisi racing World Superbike dilemparkan ke Honda Eropa yang bertugas membantu Ten Kate tanpa pernah sekalipun mendapatkan bantuan HRC. Dan baru tahun tahun depan mereka ikrar untuk terjun langsung di WSBK. Kayaknya wis gerah tenan cak motornya diacak-acak….

Nah…untuk ngegolin ambisinya tersebut, Honda mempercayakan struktur tim WSBK Racing kepada Moriwaki Engineering, sebuah tim yang sudah lama berpengalaman bersama HRC di 8 Hours Suzuka dan di National Championship of Superbikes Jepang (JSB1000). Sedang Althea Racing akan bertanggung jawab untuk mengelola semua logistik tim (perhotelan, bongkar muat, fasilitas di Eropa, transfer material, dokumen dan dokumen, dll.). Sepertinya memang bener-bener matang. Terus siapa ridernya ?

Dipastikan Leon Camier dan Ryuichi Kiyonari cak. Pembalap Inggris sukses memperpanjang kontraknya dengan Tim Red Bull Honda SBK pada Juni lalu untuk satu musim lagi, kesepakatan yang ditandatangani pada saat itu dengan Honda Motor Eropa dan sekarang diambil alih langsung oleh HRC. “ Aku sangat gembira, ini adalah peluang besar. HRC mengambil alih dan terjun langsung World Superbike adalah kabar luar biasa, aku tidak sabar….

” Rea telah menyeret WSBK pada level sangat tinggi. So….rencana kami adalah meningkatkan motor kami untuk mengejar Kawasaki. Kita harus kompetitif sejak awal ” seru Leon. Namun pemilihan rider bukannya tanpa kontroversi. Xavi Fores yang seharusnya bersama Leon malah digantikan Ryuichi Kiyonari. Maklum cak, ini adalah syarat mutlak HRC dimana mereka hanya akan terjun di WSBK jika ada rider Jepang disana. Mantap juga nasionalismenya…

Pertama, aku sedikit terkejut HRC telah memanggilku. Sudah 10 tahun lalu memiliki pengalaman dua tahun di WorldSBK, aku sangat kompetitif ditahun 2008 dan 2009. Tidak mudah untuk menyelesaikan di enam besar, tetapi kami memiliki motor dan tim yang bagus…” tukas Kiyonari. Sebagai informasi pada usia 36, ​​Kiyonari telah keluar dari WSBK hampir 10 tahun lalu (2009). Kini doi berlaga diajang JSB1000 Jepang selama dua musim bersama Honda. Nggak heran HRC langsung memanggil Kiyonari…..

Last….dengan resminya HRC terjun diajang WSBK, maka Ten Kate terancam selesai. Tim ini tidak punya cukup waktu untuk mencari pabrikan yang kompetitif dimusim 2019. Mungkin mereka masih akan tetap nempel Honda Eropa dikelas Supersport 600 dan Supersport 300 namun tidak untuk Superbike. HRC sendiri konon siap meningkatkan kemampuan teknis CBR1000RR untuk menantang Kawasaki ZX10RR, Ducati Panigale ataupun Yamaha R1M. Kita tunggu saja sepak terjang mereka tahun depan…penasarannn ki cakkkk, seruuu kiii pastiiii (iwb)

Advertisements