Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Suzuki mungkin akan menjadi pabrikan yang bisa merasakan double podium di Sepang jika saja Iannone tidak crash. Rider Suzuki yang saat itu sudah berada dibarisan depan tersebut dlosor hanya beberapa putaran ketika Marc didepannya dan goyang. Saat itulah nggak lama Iannone juga dlosor. Pertanyaannya…kenapa hal itu bisa terjadi ? “ Melihat Marc goyang, secara insting aku tarik tuas rem....” seru Iannone kecewa. Ealahhhh ngono too…

Kalau sampeyan perhatikan race pada slow motion Sepang sampeyan sekonyong-konyong akan melihat Iannone dlosor ketika Marc didepan goyang. Ternyata ketika itu Iannone reflek narik tuas rem ” Aku tidak ingin nubruk Marc jadi aku menginjak rem dan jatuh. Jika aku tidak mengerem mungkin aku akan menyentuhnya dan kami berdua akan jatuh. Itu adalah reflek dan mau gimana lagi. Aku tidak punya kesempatan lain….. ”

” Tentu sedikit mengecewakan karena kami memiliki kemungkinan yang baik untuk naik podium lain. Aku tidak ingin membicarakan tentang situasinya tetapi aku pikir semuanya benar-benar jelas. Aku ingin hal-hal positif dan melihat sisi positif yang mana kami memiliki kecepatan yang sangat baik, kami mengubah hal-hal kecil pada setingan motor sehingga motor bereaksi dengan sangat baik…..

“Target saya di Sepang adalah podium dan kami memiliki kemungkinan kesana. Tim benar-benar bekerja dengan baik dan itu hal yang positif. So….aku ingin tetap berkonsentrasi pada situasi tersebut. Aku ingin datang di Valencia dengan motivasi yang baik karena bakal menjadi hari terakhirku bersama Suzuki yakni memberikan yang terbaik…” tutup Iannone….(iwb)

Advertisements