iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…terlalu perkasa cak. Dipastikan para pembalap Astra Honda Racing Team terlalu Perkasa di ajang balap Asia Road Racing Championship Race 2 Sentul Bogor. Di tangan para pembalap yang digembleng oleh Astra Honda Racing School serta senjata yang tidak terkalahkan di ajang balap 250cc yakni CBR250RR akhirnya secara meyakinkan Rheza Danica-Honda juara Asia dikelas 250cc Asia Road Racing Championship. Juozzz merahhhh putihhh….

Mirip dengan race kemarin, pada race kedua ternyata pasukan Honda tampil dominan. Dominasi terlihat dari para pembalap Astra Honda Racing Team Rheza Danica serta Awhin Sanjaya. Walaupun sempat terjadi pertempuran sementara antara pembalap Kawasaki Fadli namun tidak butuh lama bagi para pembalap Honda untuk take over dan langsung leading…

Beberapa kali terjadi ada salip antara Rheza danica serta Alvin Sanjaya. Sementara di belakang pembalap cilik asal Magetan Mario Surya Aji sempat berada di rombongan depan sebelum akhirnya tercecer di belakang. Dan seperti pada race pertama, pertempuran cukup sengit terjadi antara pembalap Kawasaki Fadli melawan pembalap Yamaha Rafid Topan Sucipto…

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Namun beda dengan kemarin, kali ini ganti Rafid Topan yang harus menyerah di tangan Fadli yang berhasil masuk garis finish di podium 3. Sementara di depan persaingan sangat seru terjadi antara pembalap Astra Honda Racing Team. Beberapa kali Ahwin Sanjaya berusaha keras untuk overtake Reza. Dan akhirnya berhasil…

Masuk garis finish pembalap Astra Honda racing team Ahwin Sanjaya juara diikuti Rheza Danica di posisi kedua. Mereka finish cukup jauh dari Fadli-Rafid Topan yang berada di belakang sekitar 7 detik dari mereka. Praktis Astra Honda Racing Team kembali sabet double podium…

Dan dengan kemenangan Ahwin Sanjaya dipastikan Reza menjadi juara Asia Road Racing Championship 2018 AP 250. Reza sudah mengunci gelar sebab pada musim ini hanya tersisa balap thailand. Yup….meski balapan masih menyisakan satu putaran lagi, tapi Rheza sudah membuat gap poin yang tak bakal dikejar lagi oleh Mario SA yang berada di posisi runner up….

” Alhamdullillah, saya mengakhiri putaran kelima ini dengan hasil yang sangat baik. Saya Menang pada balapan pertama, lalu naik podium kedua pada balapan kedua. Hasil ini menjadi catatan indah dalam karier balap saya, menjadi juara umum AP250 2018. Perjuangan saya sejak awal musim akhirnya berbuah. Saya persembahkan kemenangan ini untuk orangtua saya yang selalu mendukung, Astra Honda Racing Team yang memberi kesempatan dan dukungan sangat luar biasa sehingga impian saya menjadi juara Asia bisa terwujud, dan kepada masyarakat Indonesia yang memberikan energi lewat doa dan dukungan. Tentu ini menjadi modal bagus untuk saya dalam mengembangkan karier di masa depan. Banyak mimpi yang ingin saya kejar di masa depan…” seru Rheza….

Last…Saat ini Rheza mengumpulkan total 193 poin. Sedangkan Mario berpoin 122 . Dengan selisih 71 poin maka sudah tak terkejar lagi, karena balapan hanya menyisakan 1 putaran yang memperebutkan 50 poin. Selamat untuk Rheza sebagai juara Asia. Maka sekali lagi piala tetap dipegang oleh Indonesia selama 2 tahun berturut turut. Juozz gandozz pasukan AHRT…tanpa kalian kayaknya bakal sulit bagi Indonesia untuk merebut piala dari Thailand. Bukti CBR250RR-AHRT masih menjadi kombinasi terbaik di ajang balap 250 cc? Sepertinya demikian. Juozz gandozzz merah putihhhh !! (Iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

96 COMMENTS

  1. lihat langsung di Sentul,yg rame dan kompak tuh cm ada di fans Honda doang.
    kalo fans Kawasaki rame bentar doang,hbs itu sepi lg.
    kalo fans yamaha orangnya si banyak tp semua kyk patung,pd diam dan membisu.
    ARRC 250cc Honda juara 1-2.
    600cc juara 1
    UB150cc lumayan juara 2.

    • @Kasimatuzuki kojirotomo kamaro saitaba komorosaki

      Klo CBR yg desainnya furutistik, power njengat, fitur dan teknologi lengkap ente bilang bosok, terus R25 yg mesinnya dari plastik daur ulang, sekali geber pada rompal, recall berjilid2, cat gampang ngelotok, minim fitur, desain culun itu disebut apa ya?

      xixixxiiii

    • CBR kayaknya bener2 beda
      Kayak bermain pada liga yg berbeda

      Yamaha harus segera oprex regulasi lagi nih
      CBR suruh bawa barbel yg lebih berat biar R25 bisa bersaing

  2. Yg perlu dipertanyakan adalah yg udah rela jauh-jauh ke itali eh malah diasepin pembalap wild card buangan..?

    Malu-maluin..?

  3. Wkwkwkwkwk…
    Rongsok 25 cukup dikentutin pake ninja.
    Mau lawan CBR? ngeeekkkk…. isep dulu wangi knalpotnya
    Wkwkwkwkwk

    • Betul bro
      Yamaha udah oprek regulasi berjilid2 tetep aja lemot
      mungkin Yamaha harus oprek regulasi lagi, minta CBR suruh bawa beras sekarung biar Yamahaa bisa bersaing

  4. lihat langsung di Sentul,yg rame dan kompak tuh cm ada di fans Honda doang.
    kalo fans Kawasaki rame bentar doang,hbs itu sepi lg.
    kalo fans yamaha orangnya si banyak tp semua kyk patung,pd diam dan membisu.
    ARRC 250cc Honda juara 1-2.
    600cc juara 1
    UB150cc lumayan juara 2.

    • @Kasimatuzuki kojirotomo kamaro saitaba komorosaki

      Klo CBR yg desainnya furutistik, power njengat, fitur dan teknologi lengkap ente bilang bosok, terus R25 yg mesinnya dari plastik daur ulang, sekali geber pada rompal, recall berjilid2, cat gampang ngelotok, minim fitur, desain culun itu disebut apa ya?

      xixixxiiii

    • CBR kayaknya bener2 beda
      Kayak bermain pada liga yg berbeda

      Yamaha harus segera oprex regulasi lagi nih
      CBR suruh bawa barbel yg lebih berat biar R25 bisa bersaing

  5. Wkwkwkwkwk…
    Rongsok 25 cukup dikentutin pake ninja.
    Mau lawan CBR? ngeeekkkk…. isep dulu wangi knalpotnya
    Wkwkwkwkwk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here