iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…bener-bener hari yang berat untuk tim Yamaha di Aragon. Setelah mereka tidak mampu merangsek kedepan pada saat kualifikasi, justru kini mereka harus menelan pil pahit sebab salah satu pembalap andalannya Maverick Vinales dijatuhi hukuman penalti sebab dianggap membahayakan ketika kualifikasi. Penalti tersebut jelas akan menyulitkan Karena kini Vinales harus Start dari posisi ke 14 dari sebelumnya 11. Makin runyam cakkkk….

Keputusan hadirnya pinalti karena Vinales dianggap membahayakan sering melambat ketika sesi kualifikasi. Hukuman diberikan tidak hanya pada Vinales sebab Franco morbidelli juga mengalami nasib yang sama. Pembalap satelit Honda tersebut lebih parah sebab dari posisi 14 doi harus mundur ke posisi 19. Keduanya dipandang melakukan “Irresponsible manner”…melambat di racing line dan mengganggu pembalap lain pada saat kualifikasi. Lhooo kenapa mereka melakukan itu?

Biasa cak….lek boso Motogp nya “tow the rider”. Jadi mereka melambat untuk menunggu pembalap lain Setelah itu mereka akan membuntuti dibelakang Rider agar mendapatkan slipstream. Harapannya satu, lap tim meningkat sehingga posisi start lebih baik dari sebelumnya. Namun Race direction menganggap kedua pembalap sangat sering melakukan tindakan melambat tersebut sehingga penalti terpaksa diberikan…..

iklan iwb

Dengan adanya penalti maka terjadi reshuffle posisi dimana Johann Zarco akhirnya menjadi pembalap top Yamaha start di posisi 12. Sementara itu Maverick Vinales Start dari posisi ke 14 disusul Valentino Rossi ke-18. Sebuah fakta yang jelas akan membuat pasukan Yamaha makin menderita di Aragon. Btw….penalti ini ternyata mendapatkan komen beragam dari para pembalap lain. Lorenzo contohnya. Pembalap Ducati yang sedang kinclong namanya ini menganggap bahwa tindakan buntuti pembalap lain wis ora njaman cak…

Jadi kayak balapan Moto3 (sindirnya tersenyum). Di MotoGP kami memiliki pembalap terbaik, dengan pengalaman terbanyak dan motor paling powerfull. Jadi, menurutku, mereka seharusnya tidak perlu melakukan itu…” tukas Lorenzo. Namun Marc Marquez pada situasi ini membela Vinales dan Morbidelli. ” Inilah racing. Pembalap selalu mencoba mengikuti yang lebih cepat karena lebih mudah. ??Jika kamu ingin menghentikan stratetagi ini sepenuhnya kamu harus mengubah sistem kualifikasi. Hal yang bagus di MotoGP adalah jika kamu terlalu lambat maka ban tidak akan siap untuk digeber...” tukas Marc via crash…

Last…keluhan melambatnya pembalap saat kualifikasi dilemparkan Bradley Smith yang menurutnya memang berbahaya. “ Situasiku sangat berbahaya. Kamu tidak bisa duduk manis dan melaju lurus. Aku melihat Maverick mencoba untuk membuka gas (saat Smith datang). Tapi dari kecepatan 150 km/jam membuka gas tentu motor tidak bisa langsung ke 300 km/jam. Hal ini juga terjadi pada Simeon….” seru Smith. Dan akhirnya penalti itupun turun. Dengan keputusan penalti rasanya hanya keajaiban yang akan membuat Yamaha factory bisa masuk podium atau setidaknya masuk 5 besar. Makin runyam rek-rek….(Iwb)

Motor Vinales juga sempet mengalami masalah sampai distut Jack Miller

Update starting grid Aragon

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!