iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakdeee….didunia ini memang ada aja orang yang ingin meraup keuntungan tanpa perduli rambu-rambu kejujuran. Sing penting untung liyane buntung ora perduli….kira-kira demikian. Dan dilalah, IWB menjadi korban penjual online yang secara jelas menulis part yang dijual adalah Kondisi BARU ORIGINIL YGP (Yamaha Genuine Part) tapi minus bungkus bawaan. Bagi IWB ora masalah sebelum akhirnya IWB meradang. Lha piye cak…setelah nyampe rumah, part jebule KW dengan kondisi baret sana-sini. Yang bikin makin cekot-cekot setelah complaint, sang penjual malah kick balik…” sudah baca Descriptionnya belum? “. Jiannn njaluk disampluk sandal swallowww tenan kieeee…

Kekesalan ini berawal dari keinginan IWB restorasi knalpot siblue angel Byson. Karena sudah memasuki usia 8 tahun, cover knalpot burem plus baret sana-sini. Koq rasanya ngeliatnya nggak juozz to cak. Ibarat pasangan, kalau nggak terlihat cakep bin ayu IWB nggak puassss. Makanya IWB langsung nyari-nyari cover knalpot Byson Karbu yang ternyata cukup banyak bertebaran di e-Commerce. Satu persatu ngintip dan membandingkan. Dan dilalah IWB langsung sreg ketika nemu description yang menarik perhatian yakni “ Original Yamaha, untuk motor Byson moncong knalpot. Lost packing Yamaha stock terbatas..“. Hhhmm bolehlah tanpa packing…ora masalah sing penting ori dan baru. Sebab melirik keatas, tertulis kondisi baru…

IWB pun langsung ngirim sejumlah uang. Emang banderol paling miring cak….sekitar 80 ribuan disaat lainnya sudah diatas 100 ribu. Singkat cerita tidak butuh lama besok lusanya, barangpun datang. IWB wis bayangin end cup muffler anyar nempel pada sikebo. Cover tengahnya nanti deh nyusul…batin IWB. Box coklat IWB buka dengan pisau. Didalam terlihat part hitam dengan cover plastik biasa. Tanpa kecurigaan apapun IWB langsung ambil dan buka. Disitulah mata IWB melotot. Jidat mengerut…alis meninggi. Sebagai Blogger yang sudah malang melintang didunia busi perbusian, hanya dengan memegang dan melototin IWB langsung tahu part ini KW. Ditambah kondisi barang seperti habis dilempar kejalanan karena banyak baret. Asyemmm tenan…iki ngerjain bener yakkk…

iklan iwb

Tidak menunggu lama IWB langsung kontak seller complaint. Tahu nggak cak jawabannya apa ? ” Sudah baca deskripsi belum ? ” ujarnya santai. Cekot-cekot pakde. Jawaban yang memancing emosi. IWB langsung nggak manggil gan lagi….tapi pakai Loe gua. Lha piye, wis jelas salah masih saja seolah nyalain buyer. Udele bodong tenan ki cak. Moncong knalpot yang diberikan ke IWB kasar dengan buatan seperti ember bekas (terlihat didalamnya) hanya ada angka-angka yang dibuat maksa. Setelah IWB menyebut kode part, baru seller kewalahan dan menjawab santai. ” Ya udah, balikin saja bos…” jawaban yang jauh dari kata manusiawi. Ini mah namanya ngerjain bener sebab IWB harus meluangkan waktu ke jasa ekspedisi dan mengeluarkan uang tambahan untuk jasa tersebut. Cicak bin kadal tenan..

” Kondisi barang, koyok ora niat dodolan….”

Bisnislah dengan jujur karena uang yang kita dapatkan akan berkah. Dengan menipu part KW dikatakan original tentu uang yang masuk tidak lagi bisa dikatakan halal. Ngesakne cak….kasihan anak istri kita. Untungnya nggak seberapa, dicomplaint konsumen dan parahnya nama toko juga akan cacat. IWB masih berbaik hati nggak menyebarkan nama tokonya karena kasihan. Padahal cak, kalau seller memberikan deskripsi KW1 atau KW2 kondisi ada baret pasti buyer juga akan maklum. Toh wis dijelasin diawal to. Tipe-tipe seller seperti ini yang memang harus diberangus. IWB yakin pasti banyak buyer yang menjadi korban. Sing bablas ora ngeh ki sing kasihan. Yang mengkuatirkan mereka juga menjual stoplamp new PCX150 dengan embel-embel ori part reject-an pabrikan. Emboh kuwi…benar nggak partnya. Jangan-jangan part nyampe rumah ambrol cak barange…

Last…IWB banyak terbantu dengan adanya e-commerce. Namun tetap jeli kalau membeli barang via online. Jangan tergiur harga miring serta deskripsi karena kadang tidak klop dengan barang yang dikirim. Untunglah IWB membeli via e-commerce sehingga duit masih bisa ditahan selama produk kita balikin sesuai dengan kesepakatan. Kalau nggak belum tentu balik cak. Nilai uang nggak seberapa, tapi waktu kita terbuang percuma ngurusi hal-hal yang nggak perlu. Uang sendiri masih ngegantung selama barang yang IWB kirim balik belum diterima buyer. Kita lihat saja kelanjutannya cak. Btw…berikut percakapan IWB dengan siseller. Ngelus dodo cak-cak…segitunya yak mencari nafkah. Piye dengan sampeyan, pernah mengalami seperti yang IWB alami ? (iwb)

Noted : Uang sudah kembali, masalah selesai

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!