iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Wissss entek kang….remuk tenan dadi engkeng pembalap Moto2 Italia Romano Fenati. Mimpi apa pembalap Moto2 jebolan dari VR46 academy ini. Setelah mendapatkan penalty black flag 2 seri…disusul pemutusan kontrak teamnya Marinelli Snipers dan kini kabar terbaru dari tim MV AGUSTA Forward Racing Moto2 yang secara resmi membatalkan kontrak 2019. Artinya….kini Fenati benar-benar selesai dan tidak bisa menjadi pembalap diajang ini. Judule….remukkk tenan kiiiiiiiiiiii…

Seperti yang sudah IWB ulas pada artikel sebelumnya….Desakan sponsor yang begitu kuat dan buruknya preseden yang diberikan atas tindakan buruk Romano membuat Marinelli Snipers Team melakukan meeting besar. Meeting dengan para petinggi tim Marinelli Snipers Team Moto2 akhirnya menghasilkan keputusan bulat pemutusan kontrak terhadap Romano Fenati tanpa ampun…..

Disini akhirnya kami bisa informasikan bahwa Marinelli Snipers Team telah memutuskan untuk menghentikan kontrak Romano Fenati tercatat perhari ini atas tindakan tidak sportif, berbahaya dan merusak citra yang ada. Dengan penyesalan luar biasa kami perlu catat bahwa tindakannya yang tidak bertanggung jawab…membahayakan nyawa pembalap lain tidak bisa dimaafkan dengan cara apa pun….

” Oleh karena itu pembalap (Romano Fenati), mulai saat ini, tidak akan berpartisipasi dalam balapan lagi dengan tim Marinelli Snipers. Tim, Marinelli Cucine, Rivacold dan semua sponsor lainnya dan orang-orang yang selalu mendukungnya, meminta maaf kepada semua penggemar Kejuaraan Dunia ini… ” tegas Marinelli Snipers Team Moto2. Dilalah kasus ini terus bergulir…

Pasca tim Marinelli memastikan memutuskan kontrak, presiden MV AGUSTA Giovanni Castiglioni juga membatalkan kontrak Fenati untuk 2019 satu hari setelah pengumuman tim Snipers. Bos besar tim yang akan membalap dengan mengusung tim Forward dan menandemkan Fenati dengan Manzi musim 2019 diajang Moto2 memastikan pembatalan tanpa ampun. Berikut pernyataan Castiglioni via crash…

” Presiden MV AGUSTA Giovanni Castiglioni (kanan) dan bos Forward racing Giovanni Cuzari (kiri)..”

” Selama bertahun-tahun aku menonton olahraga balap belum pernah melihat perilaku yang berbahaya seperti ini. Seorang pebalap yang dapat bertindak seperti ini tidak akan pernah dapat mewakili nilai-nilai perusahaan kami dan merk kami. Karena alasan itu, kami tidak ingin dia menjadi pembalap MV Agusta...” seru bos MV tegas. Ditempat terpisah…bos Forward racing Giovanni Cuzari membenarkan keputusan pembatalan….

” Setelah insiden memalukan antara Romano Fenati dan Stefano Manzi, mustahil bagi tim untuk mempertahankan kolaborasi yang direncanakan dengan pembalap dari Ascoli untuk musim 2019. Perilaku Fenati tidak sesuai dengan nilai-nilai olahraga dari Tim Forward Racing dan MV Agusta. Untuk alasan ini, meskipun kami benar-benar menyesalinya, kami terpaksa membatalkan proyek kami dengan Fenati…

“Olahraga kami sudah sangat berbahaya, dan tindakan apa pun yang meningkatkan risiko yang melibatkan pembalap tidak dapat ditolerir. Kami tidak dapat menerima perilaku jenis ini dari salah satu pembalap kami di masa mendatang…” tukas Cuzari. Atas bulatnya keputusan akhirnya Forward dan MV Agusta mengeluarkan surat pembatalan kerjasama kontrak yang isinya sebagai berikut…

Pelanggaran serius oleh Romano Fenati terhadap Stefano Manzi saat Moto2 Gran Premio di San Marino della Riviera di Rimini yang berlangsung di Sirkuit Marco Simoncelli di Misano Adriatico akan memiliki dampak untuk masa depan, di luar black flag yang diberikan kepada Fenati dan larangan dua balapan yang diberlakukan oleh Race Direction. MV Agusta tidak akan diwakili oleh Fenati pada 2019, tahun yang akan menjadi kembalinya pabrik Varese ke tingkat tertinggi balap motor, dan Kejuaraan Dunia Moto2. Kesepakatan antara MV Agusta Reparto Corse Forward Racing Team dan Romano Fenati telah dihentikan “terminated”.

-MV Agusta-Forward Racing-

Last….selesai sudah cak….entek tenan lek ngene iki wis. Romano sebenarnya menyesali perbuatannya dan membuat pernyataan via website pribadinya. Namun nasi sudah menjadi bubur. Percuma karena image sudah kadung rusak. Kendati Romano berjanji tidak akan mengulangi…tidak satupun yang percaya dengan doi. So….selamat tinggal Romano, semoga sukses diprofesi lain karena IWB yakin seluruh ajang balap sekarang melakukan black list terhadap sang Italiano. Apessss koq kuadrat ki piye jal cak-cak….(iwb)

iklan iwb
Previous articleBreaking news : Terbongkar wajah gamblang new Kawasaki Ninja 125 & Z125, mesin menjadi misteri !!!
Next articleOpini : Inilah Salah satu kunci kenapa desain Honda terus membaik !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

72 COMMENTS

    • Fenati bengal sih g mau nurutin kemauan mbak uccio makanya di DO dari sky46, sehingga dia belum sampai diajari jurus pamungkas menjatuhkan lawan tanpa terdiskualifikasi yg diciptakan oleh maha guru mbah ross. Ekkkkkk

    • Penistaan bin pelecehan pebalap atas ane cakkkkkkk…….. Beda kelas beda gengsi lain gaji pula cak rekkkkkkkkkk………. Dan yg pasti passion cak rek cukkkkkkkkkk…….

    • Lek kata-katamu kok tetep ngaitne jebolan VR Academy. Seharus e pakai kata mantan karena sudah dikeluarkan secara tidak hormat. supaya intansi yang bersangkutan tak ikut tercemar nama baiknya. Padahal perbuatan berbahaya kemarin murni dari ridernya … makasih

    • Fenati bengal sih g mau nurutin kemauan mbak uccio makanya di DO dari sky46, sehingga dia belum sampai diajari jurus pamungkas menjatuhkan lawan tanpa terdiskualifikasi yg diciptakan oleh maha guru mbah ross. Ekkkkkk

  1. FBY yg baik itu langkaaa…catat cak.. Langkaaaaaa…
    wong Rossi di kelas 250cc aja, jaman majapahit nendangin orang ampe dibuat meme selentingannya

    • Di youtube banyak bgt loh kang VR46 ugal2an zaman dulu, smp2 nendangin orang tetapi FBR dan Valeban tetep tutup mata. Coba youtube dengan key word “rossi riding like boss” 🙂

  2. Keputusan yg good.

    Tidak bisa ikut 2 kali race atau sampai sisa race (menurut pemilik warung), itu masih sangat kurang hukumannya.

    Harusnya race direction menghukumnya lebih.., tidak boleh race selamanya.

  3. FBY yg baik itu langkaaa…catat cak.. Langkaaaaaa…
    wong Rossi di kelas 250cc aja, jaman majapahit nendangin orang ampe dibuat meme selentingannya

    • Di youtube banyak bgt loh kang VR46 ugal2an zaman dulu, smp2 nendangin orang tetapi FBR dan Valeban tetep tutup mata. Coba youtube dengan key word “rossi riding like boss” 🙂

  4. Keputusan yg good.

    Tidak bisa ikut 2 kali race atau sampai sisa race (menurut pemilik warung), itu masih sangat kurang hukumannya.

    Harusnya race direction menghukumnya lebih.., tidak boleh race selamanya.

    • Penistaan bin pelecehan pebalap atas ane cakkkkkkk…….. Beda kelas beda gengsi lain gaji pula cak rekkkkkkkkkk………. Dan yg pasti passion cak rek cukkkkkkkkkk…….

    • Lek kata-katamu kok tetep ngaitne jebolan VR Academy. Seharus e pakai kata mantan karena sudah dikeluarkan secara tidak hormat. supaya intansi yang bersangkutan tak ikut tercemar nama baiknya. Padahal perbuatan berbahaya kemarin murni dari ridernya … makasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here