Iwanbanaran.com – Pakdeee……sebagai Blogger yang terus mengamati pergerakan masing-masing pabrikan….IWB sempat merasa sedikit pesimis dengan progress yang dilakukan oleh Suzuki pada motor trail. Setelah sebelumnya mendapatkan beberapa bocoran yang kemudian terlihat tidak mengalami kemajuan namun yang terbaru setelah bertemu dengan pejabat tinggi PT SIS…. ternyata kans kesana tetap terbuka. Yup…. Suzuki membantah keras mencoret Project motor trail untuk Indonesia. Konfirmasi ini diutarakan oleh Mr. Ohta yang berbicara secara Intens dengan IWB. Berikut penuturan doi….

Sebelumnya, IWB mendapatkan bocoran yang menyoroti niat Suzuki Indonesia meracik mesin trail ditanah air. Kuat cak…keinginan mereka cukup kuat. Apalagi Suzuki merupakan salah satu brand kondang yang pernah memiliki trail tangguh Suzuki TS. Motor trail 2 tak yang diperkenalkan sekitar tahun 1971 ini terus diproduksi hingga 2015. Suspensi yang mantap, mesin yang powerfull serta bobot ringan plus nggak rewel membuat nama TS cukup disegani…

Dari terawangan ilmu njengking mlumah murep IWB, Suzuki sebenarnya sudah mempelajari segmen tersebut. Isunya project langsung dilakukan di Hamamatsu Jepang dengan dua opsi engine yang akan dipilih mereka yakni SOHC atau DOHC. Mereka tidak mencoret opsi engine DOHC GSX series untuk dijejalkan pada mesin calon trail barunya. Itulah yang IWB dapatkan diawal tahun ini. Analisa dan prediksi termasuk bocoran sebab IWB mendapatkan selentingan ini langsung dari orang penting di tubuh PT SIS. Tapi masuk kepenghujung tahun 2018…dilalah tren berubah….

Semakin kesini IWB melihat kansnya semakin kecil. Isunya karena alasan produksi yang membuat pabrikan harus melakukan investasi cukup besar. Jadi cak, pabrikan harus membuat casting dan line up baru dengan biaya yang masif. Dengan market dual purposes yang cenderung terus mengkerut….akan berat bagi pabrikan mengembalikan modal mereka…..

Cukup dimaklumi mengingat sekarang pasar trail hanya berkisar 4000-5000 unit perbulan dibagi dua pabrikan sekaligus yakni Honda dan kawasaki. Belum lagi Yamaha yang diduga bakal nyemplung dikelas ini tahun depan. So…itulah kenapa secara kalkulasi produksi, bukan untung yang didapatkan tapi malah buntung. Apakah prediksi ini sifatnya absolute alias mutlak? Ternyata tidak cak…

Prediksi ini dibantah keras oleh pejabat Jepang Suzuki Mr. Ohta yang mengatakan tetap mempelajari segmen tersebut. ” Kami tahu betul market trail memang tidak besar. Tapi kami juga tahu bahwa pasar penggaruk tanah begitu konsisten dan terus ada. Oleh karena itu kami terus pelajari hal itu. Pusat sudah memerintahkan pada kami untuk selalu mendengarkan permintaan konsumen Indonesia. Jadi Suzuki tidak pernah menutup sesuatu jika memang pasar menginginkan.…” seru Ohta san….

Pria Jepang berkacamata yang begitu ramah tersebut menerangkan bahwa Big Boss Suzuki Hamamatsu memberikan perhatian khusus pada pasar Indonesia. Oleh karena itu setiap masukan pasti akan disampaikan ke Jepang. Sebab Suzuki sekarang beda dengan dulu. Campur tangan dari CEO sekaligus pemegang tertinggi tampuk kekuasaan Suzuki Hamamatsu menjadi cambuk khusus bagi para bawahannya untuk bangkit di Indonesia (roda dua)….

Jadi potensi trail dari Suzuki tetap terbuka…? ” uber IWB. ” Tentu saja…. tapi kami belum bisa menyampaikan apapun saat ini….” seru Mr. Ohta tersenyum. Judule rahasia pakdeee. Yup…. melegakan cak. Isu tertutupnya potensi trail yang pernah IWB bahas di artikel sebelumnya sudah dibantah keras oleh pejabat tinggi Jepang Suzuki. Sebagai Bikers kita tinggal hanya menunggu mengingat tahun depan pemain trail di tanah air semakin banyak. Sebut saja Yamaha yang juga diisukan menyiapkan WR 150. Namun level trail Suzuki yang legendaris dengan TS seriesnya tentu tetap patut kita tunggu. So…trail Suzuki ? tetap ada cak….kayaknya setelah Burgman kiiieeee (iwb)

Advertisements