iklan iwb

Iwanbanaran.com – Lek boso Jowone…mbelgedhes alias makin ora jelas. Mungkin itulah yang IWB tangkap dari tren progress Motogp ditanah air. Sudah sejak tahun kemarin wacana Motogp seperti air bah yang masif. Berita dimana-mana dengan tingkat keseriusan maha dewa. Tapi seperti dibalik, perdetik ini…..semua seperti tenggelam ditelan bumi. Hening…sunyi, tanpa suara sama sekali. Yup….wacana di Motogp ditanah air sepertinya makin suram cak…..

Pada tahun 2017, desainer kondang Herman Tilke memberikan bocoran potensi sirkuit Jakabaring yang menurutnya sangat realistis dan tidak mustahil Motogp bisa dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2019.?Dalam pandangan matanya konsep yang dibangun juga sudah sangat baik sehingga jika serius Untuk menggarap sirkuit Jakabaring maka seharusnya Indonesia bisa melakukannya. Sebagai informasi Dorna CEO Carmelo ezpeleta sendiri mengungkapkan Keinginan mereka untuk membawa MotoGP ke Indonesia. Back groundnya jelas karena berdasarkan data survei, Indonesia adalah penonton terbesar ajang balap MotoGP…

” Apakah MotoGP akan datang diIndonesia tahun 2019 atau 2020 aku tidak bisa mengatakannya. Tapi dari sisi kami sebagai pembuat sirkuit sebenarnya tahun 2019 cukup realistis...? seru Hermann Tilke via Crash saat itu cak. Bahkan saat itu beredar isu bahwa Sumatera Selatan sudah menyiapkan dana alokasi 120M untuk sirkuit Motogp. Beda Jakabaring, beda juga Lombok. Digarap kontraktor Kuta Mandalika, rumprnya saat itu mengatakan posisi sirkuit kemungkinan berada di sekitar pantai Seger?.

iklan iwb

Walaupun sedikit jauh dari Kuta Mandalika, kita bisa lihat gambar yang diberi tanda merah sementara?dikatakan sebagai calon sirkuit dan memiliki lokasi yang cukup strategis. Selain pantai?.posisi juga dekat danau. Yang menarik dari gambar ada?tulisan yang berbunyi ?The race is on, start your engine 2019..?. ?Entah Apakah posisi dan rencana sudah fix, ?yang tahu tentu saja orang-orang yang terlibat di dalam proyek tersebut. Namun uniknya hingga detik ini tidak ada tanda-tanda. Mungkin karena gempa bumi? entahlah…

Sementara yang terbaru munculnya kembali wacana Motogp Sentul saat pak Jokowi datang kesirkuit diawal tahun 2018. Ditemani Tinton Suprapto serta Ananda Mikola saat itu, Tinto selaku pejabat Sentul melemparkan wacana akan datangnya Motogp di gelar di Sentul untuk 2020-2021. Konon berbagai persiapan dilakukan salah satunya mengundang Herman Tilke guna meracik lay out Sentul. Revisi jika memang diperlukan. Sayang….sudah masuk bulan Agustus 2018…..wacana tersebut seperti tidak ada tindak lanjut….

“Investor properti urusan tanah Sirkuit, tidak berhubungan dengan MotoGP secara langsung…” seru?Irawan Sucahyono via Kompas, Circuit Advisor Sentul yang menggaris bawahi bahwa mereka masih disibukkan dengan urusan?investor properti yang akan diajak bekerjasama. Apapun itu, judule makin suram cak. Entah kenapa kepercayaan kita terhadap rumor ini semakin tipis. Sebenarnya simpel….semua butuh keseriusan bukan wacana yang ujung-ujungnya ngedobozzzz ora ono lanjutane…iyo ora cak…

Last….sebagai penikmat Motogp jelas kita tetap berharap ada keajaiban datang. Keajaiban lahirnya sosok yang serius membuat sirkuit Motogp demi majunya ajang balap dinegeri ini. Bukan hanya lempar wacana yang pada akhirnya malah ora ono hasilnya. Kerja dulu baru lempar ke media. Bukan sebaliknya…lempar kemedia kerjanya emboh. Semoga saja kita semua salah menilai dari tahun depan sirkuit Motogp benar-benar dibuat untuk negeri ini…semoga saja. Sirkuit Motogp ditanah air? sampeyan optimis apa pesimis cak ?…(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!