iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakdeee…mengerutkan dahi IWB saat mendapatkan keluhan via email dari cak Priema. Follower setia warung Iwanbanaran ini menyampaikan keluh kesahnya karena mekanik Beres bekerja tidak profesional. Bahkan doi melampirkan video yang menunjukan betapa santainya mekanik tersebut ” ngudut” disela doi mengerjakan motor yang notabene banyak barang mudah terbakar. Saran IWB….monggo ditegur langsung cak !!

Surel lengkap dengan Video ini dikirim ke newsroom IWB oleh cak Priema yang sangat kuatir karena mekanik ngerokok ketika megang tunggangannya. Berikut surel lengkapnya…

Assalamualaikum kang iwan…. Salam cicak bin kadal yg lg cucuk cucukan….saya Priema Aris di tanjung priok jakut salah satu silent reader blognya mas iwan… Sedikit info saja… Tolong sampaikan ke pihak terkait mengenai sikap mekanik ****** yg kurang profesional dalam pekerjaannya di salah satu beres di tanjung priok… Kebetulan td siang saya service kendaraan saya **** di beres dan sang mekanik mengerjakannya sambil merokok padahal di situkan banyak benda cair mudah terbakar saya kawatir aja terjadi kebakaran yg mungkin menimpa kendaraan saya atau orang lain. ..

iklan iwb

Saya mau nulis di kotak saran tp g ada…barangkali mas iwan bisa bantu…tp tolong jgn sampai sang mekanik mendapatkan sanksi keluar di pekerjaan… Supaya beres ****** lebih mengedepankan profesionalisme dalam pelayanannya… Terimakasih… Akhir kata wassamualaikum… Salam jozz gandozzz

Yup….Tentu saja sebagai Bikers yang mengerti resiko rasa kuatir tersebut sangat beralasan. Sangat disayangkan sebagai mekanik yang seharusnya lebih tahu bahayanya ketika mengerjakan motor sambil merokok…. tindakan tersebut masih tetap dilakukan. Kita tidak perlu menyalahkan pabrikan. Namun yang perlu kita fokuskan di sini adalah dealernya. Dealer seharusnya mampu memberikan training SOP mengerjakan motor yang benar….

Ada beberapa poin yang seharusnya memang tegas. Jangan lunak jika berhubungan dengan keselamatan kerja. Apalagi dalam video yang IWB lihat, mekanik merokok santai tanpa ada rasa kuatir ditegur. Artinya regulasi yang dibuat oleh bengkel belum sepenuhnya tegas soal ini. Jika kita menemukan situasi seperti di atas ada baiknya kita langsung menegur secara sopan. Pada tahap pertama ini kita lihat Seperti apa reaksi dari mekanik….

Jika respon positif maka kita bisa memberikan masukan kepada pihak manajemen bengkel untuk memperbaiki Sisi yang kurang. Namun jika merasa tidak enak untuk negur mekanik langsung….kita bisa ke manajemen bengkel atau supervisor incharge. Berikan gambaran kemereka resiko yang ketika terjadi kebakaran. Nggak hanya konsumen yang rugi, tapi bengkel juga. Iso habis beneran cak kalau kebakaran. Jika dari sana mental, monggo sampeyan langsung complaint ke pabrikan via customer care disertai bukti kongkret. Pasti ditindak cak…

Last…jangan pernah remehkan rokok karena setiap cairan yang digunakan dimotor berpotensi menimbulkan kebakaran. Apalagi bensin pakde…hanya dari uapnya saja sudah berbahaya jika dekat dengan api. So…jangan sungkan untuk menegur mekanik bandel demi keamanan kita semua…bener ora. Btw…pernah nggak sampeyan juga mengalami hal yang sama dengan yang dialami cak Prieam ? (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!