iklan iwb

Iwanbanaran.com – Asli cak…nggak kurang IWB memperketat komen yang bertaburan diwarung ataupun sosial media. Dilalah Pokoke ki….lakone tetap dua kubu yakni FBY (Fansboy Yamaha) dan FBH (Fansboy Honda). Mereka cakar-cakaran nggak ada hentinya. Ibarat film kartun, judule Tom dan Jerry wae kalah pakde. Sebuah fakta yang sebenarnya bikin IWB ngakak. Lha piyeee….podo wae dua-duanya, podo peko ke. Padahal ki pakde….Yamaha laris, Astra juga seneng…kenapa harus berantem ?? Sik-sik…maksude ki piyeeee…

Fansboy Honda dan Yamaha memang sudah lama saling cucuk-cucukan. Mereka berusaha keras supaya produk lawan ambrol tidak berkutik…kalau bisa nyungsep. Sedang FBH pun demikian. Keduanya sami mawon….saling patuk hingga nyampah dimana-mana. Yang paling parah FBY…karena senjatanya pasti nyerang Blogger. Padahal ki pakde…kalau sampeyan sudi menelisik lebih jauh, sampeyan bakal bengong ngowoh bin dlongop. Sebab?Yamaha dan Astra ki harmonis. Yamaha laris Astra juga senang. Sebaliknya…Yamaha juga sulit berdiri tanpa support mereka. Kasarnya ki cak…sampeyan gebuk-gebukan sampe dower, big bos diatas sana makan-makan cantik ditempat AC yang adem saling bercengkrama. Hayooooo koweeee…

Hal ini tidak lepas dari bisnis Astra grup yang luar biasa. Sebagai informasi…saham roda dua Honda Indonesia dimiliki Jepang 50 % dan Astra 50 %.? Astra juga memiliki bisnis luar biasa dibidang otomotif (kita fokus disini). Kalau sampeyan nggak tahu….buat para FBY dan FBH….komponen yang digunakan Yamaha juga banyak mengambil buatan Astra grup. Contoh paling simpel Kayaba Indonesia. Yup…vendor suspensi Yamaha ini dimiliki Astra sebanyak 47,83 %. Dari sini saja wis jelas, Yamaha laris…Astra juga gembira…

iklan iwb

Yang kedua perangkat rem Yamaha disuplai oleh Akebono. Tidak menggunakan Nissin, Yamaha sejak dulu mempercayakan perangkat rem Akebono yang juga dimiliki Astra Grup. Tidak heran Akebono mengusung nama Akebono Brake Astra Indonesia. Dari data terakhir yang IWB baca dari sahamok, porsi kepemilikan Astra diperusahaan ini mencapai 47 %. Termasuk aki GS yang juga dengan porsi yang sama. Kuwi belum termasuk Denso yang juga dikuasai Astra sebanyak 24 %. Artinya apa ??

Yamaha tidak bisa lepas dari grup Astra karena banyak komponen pendukung tergantung dari part buatannya. Dan sebaliknya….Yamaha laris Astra juga seneng sebab akan membantu makin berkembangnya bisnis mereka. Judule saling membutuhkan dan merindukan. IWB yakin kalau ketemu mereka cipika-cipiki say hello karena memang memiliki korelasi sangat kuat dibidang bisnis. Lha sampeyan dapat opoooo ? dosa dan musuh iya cak. Mbokyo rodo pinter sitik ojo pekok-pekok rek-rek….

Last….jadilah biker smart dan nggak usah fanatik buta saling menjatuhkan brand. IWB wae sampe bosen ngarunging komen ora jelas. Apalagi sampai nyerang Bloggers yang dianggap merugikan brandnya, percuma cak sing tok serang ki pundi-pundi malah makin banyak karena laris manissss :mrgreen: . Pengunjung membludak dan ujung-ujunge adsense makin menggunung…hayooo nyengir to. So…buat para FBY dan FBH, mengerti to fakta sesungguhnya. Wisss wawuh kono, kopdar bareng-bareng ojo padu wae :mrgreen: …..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!