iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Ganjel cak…asli IWB merasa prihatian dengan kejadian yang menimpa salah satu biker asal Situbondo Banyuwangi. Bikers ini terkesan dikeroyok dan dipojokkan oleh sopir bus. Masalahnya satu, bikers yang membawa anak dan istri merasa nyaris celaka karena bis memaksa masuk saat nyalip dari arah berlawanan memakan jalurnya sehingga doi terpaksa turun dari jalan. Karena kesal doi putar balik dan melempar batu (klaim ukurannya kecil). Siapa yang sebenarnya salah ?

Sebuah rekaman video dishare oleh cak Andre yang mengabadikan kejadian perdebatan sengit antara bikers dan Bus diSitubondo….

Saat IWB perhatikan baru ngeh kronologis berdasarkan apa yang IWB tangkap dari video.  Sang bikers merasa terancam keselamatannya sebab bis tidak perduli dan tetap memaksa masuk berusaha menyalip dari arah berlawanan sehingga memaksa bikers harus turun ke jalan. Di sinilah yang menjadi pangkal permasalahan. Dianggap sudah keterlaluan biker tersebut mengambil batu  dan  putar balik mengejar bis….

iklan iwb

IWB nggak tahu mana yang benar sebab klaim Biker ukuran batu kecil dengan tujuan untuk sekedar memperingatkan. Sementara menurut sang sopir bis, ukurannya besar. Tapi tindakan bikers tersebut IMHO tetap salah karena apapun alasannya tidak diperkenankan melakukan tindakan main hakim sendiri. IWB setuju dengan petugas mediator yang hadir di lokasi dan secara tegas memperingatkan tindakan preman yang dilakukan biker. Tapiiiii…

Akan tetapi di luar itu, jujur cak….IWB ganjel bukan main. Sudah seharusnya sopir bus juga diperingatkan sebab dari pengalaman pribadi mayoritas memang ora aturan. Bukannya mau membela dan melakukan justifikasi….tapi IWB sendiri sering mengalami khususnya ketika melintasi jalur Pantura. Mayoritas para sopir bus lintas propinsi ini memang ugal-ugalan. Aksi pepet dari arah berlawanan tanpa perduli dengan pengguna jalan lain juga IWB alami ketika menggunakan mobil sekalipun….

Sampeyan banyangin wae cak…IWB nunggang SUV yang ukurannya termasuk gede, bis-bis ini nyalip dan tanpa ragu memakan jalur IWB hanya bermodalkan lampu Dim. Ora minggir?? Jelas disasak tenan. Pernah IWB bales ngedim tapi tidak ada indikasi mereka kendorkan kecepatan alias justru mereka kembali ngedim dan seperti ngajakin adu banteng. Ketimbang dadi engkeng karena bawa anak istri, terpaksa yang waras ngalah IWB banting stir kepinggir jalan. Bener-bener kurang asyem tenan. Emosi ? jelas, sirah cekot-cekot. Kuwi musuh mobil lho cak…piye dengan motor? So…IWB sedikit tidaknya mengerti dan paham apa yang dirasakan biker terlampir…

Ini adalah fakta dan sudah rahasia umum. Oleh karena itu Alangkah baiknya semua intropeksi dan tidak ada merasa paling benar. Apalagi dalam video terlontar ungkapan yang malah memojokkan biker dengan mengatakan ” Jangan bahwa anak istri keluar kalau nggak mau celaka….” oalaahhhh ngelus dada cak. Seharusnya dapat menjadi penengah malah sebaliknya. Ciloko njaran tenan kalau mindset ini masuk dibenak setiap sopir bis yang ada di jalanan. Ngeri…iso makin arogan pakde….


Tanda-tanda ini sudah terlihat dari kata-kata yang dilontarkan sopir bus dalam video yang mengatakan…” Jika saya tidak menghormati pengguna jalan lain, semua orang sudah saya tabrakin….” serunya (klik video terlampir diatas). Rusak totonan tenan kalo gitu. Sebagai pengguna jalan yang sering melintasi jalur Pantura menggunakan kendaraan pribadi, IWB mengharapkan adanya ketegasan untuk menindak para sopir bus yang ugal-ugalan bukan jsutru malah dibela. Sebab tidak ada asap tanpa api. Dan yang paling penting jangan menyalahkan “Apes” jika ada korban jiwa dijalanan sebab semua berpangkal dari manusianya sendiri yang tidak perduli dengan nyawa orang lain…

Last….dalam kasus diatas, Polsek Asembagus sudah mendamaikan keduanya. Langkah yang sangat tepat cak. Tapi suka atau tidak…kejadian di Situbondo menjadi gambaran betapa semrawutnya kondisi jalanan tanah air. Siapa yang besar, sepertinya mereka yang menang. Buat sampeyan semua para bikers, IWB himbau agar hati-hati dijalanan khususnya ketemu bis. Lebih baik mengalah ketimbang celaka. Dan satu hal penting cak…jangan main hakim sendiri dengan melempar batu sebab ancamannya serius kalau ada yang celaka. Sampeyan iso di Bui lho. So…keep safety riding dan selalu hormati pengguna jalan lain. Nah..kalau menurut sampeyan, kira-kira siapa yang patut disalahkan dalam hal ini ? monggo berikan komentarnya..(iwb)

iklan iwb
Previous articleMenarik, semua kru Galang Hendra pakai Blangkon Jawa
Next articleHarga Honda new PCX150 Hybrid wilayah Surakarta sudah keluar !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!