iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbro…status Dani akan ditentukan tanggal 14 Juli ini. Sebuah keputusan yang sebenarnya cukup misterius sebab indikasi megatakan bahwa Dani kemungkinan akan menolak dan memilih untuk pensiun. Walau tidak menutup kemungkinan lanjut di ajang Motogp bersama Yamaha juga masih terbuka. Namun dari sinyal yang diberikan, sepertinya akan negatif cak. Lho koq iso ? Inilah beberapa alasan Dani Pedrosa dekat menuju pensiun dari Motogp !

Sebenarnya kondisi psikis Dani sekarang menurut IWB pada kondisi tidak tenang. Refleksi hasil balap Assen menjadi indikator jelas bahwa pembalap yang sudah bersama Honda selama 18 tahun ini tidak fokus. Gundah, gulana….sedih mungkin juga marah. Manusiawi karena Dani termasuk pembalap kelas atas. Top 5 rider yang seharusnya tidak berakhir seperti sekarang. Tidak mendapatkan “seat” dan tentu menyakitkan cak. Tidak mudah untuk memutuskan hengkang ke tim satelit…

Dani sejak meniti karir bersama Honda diajang paling bergengsi selalu mendapatkan motor dan tim terbaik di tim factory. Baik kelas 125 hingga Motogp. Walau tidak berhasil mengoleksi juara dunia Dani Pedrosa masuk menjadi pembalap terbaik ke 7 dunia (Grand Prix motocycle racing winners) bersanding dengan Mick Doohan. Dani sukses juara 54 kali berhasil mengalahkan Casey Stoner (45 kemenangan) ataupun Max Biaggi (42 kemenangan). Jadi memang luar biasa cak. Terus kenapa Dani terkesan Ragu dan mengulur-ulur? Apakah nilai kontrak Yamaha terlalu rendah ?

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Tidak juga. Isunya SIC-Yamaha sudah menawarkan nilai kontrak sebesar 2,5 juta Euro. Nilai yang cukup bagus pastinya. So..simpel, jika Dani mau, sebenarnya tinggal tanda tangani kontrak dan sejak Assen kemarin, kita pasti sudah mendengarkan pengumuman resmi bergabungnya Dani dengan tim satelit Yamaha. Tapi alih-alih mendapatkan konfirmasi, Dani malah kembali memberikan meminta pengumuman hingga Sachsenring 14 juli nanti. Terus kenapa begitu rumit ?

Suka atau tidak, status satelit tim tidaklah sama dengan factory team. Kendati Yamaha sudah memberikan konfirmasi bahwa secara spek akan disamakan seperti halnya Zarco, tapi Yamaha sendiri yang mengatakan bahwa komponen baru akan dites tim factory terlebih dahulu baru setelah oke dilempar ke tim satelit. Jadi kendati diberikan material terbaikpun, satelit tetaplah satelit. Jangan pernah status akan sama dan sejajar dengan factory…mungkin itulah yang ada dibenak Dani…

Last…spirit dan antusiasme Dani akan pindah ke Yamaha tidak sesemangat Lorenzo yang begitu pede mengumumkan kepindahannya ke Honda. IWB yakin, saat inipun Dani masih dalam persimpangan….Go or Stop. Terus jalan dengan konswensi bersama tim satelit Yamaha…praktis karir makin meredup dan tinggal menunggu waktu untuk padam. Atau pensiun sekarang sehingga dikenang sebagai pembalap factory selama karirnya diajang Motogp. Sebuah kenangan dalam tinta emas Motogp dengan status tetap dalam kondisi terbaik bersama Honda Repsol team hingga selesai karirnya di Motogp. Btw, semua hanya ketakutan IWB, semoga tidak terbukti. Kita tunggu saja pilihan Dani…….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!