iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. pembalap seharusnya bersukacita ketika pabrikan yang dibela membawa spesifikasi engine mumpuni. Spesifikasi yang berpotensi membawa pembalap kepada level tertinggi di ajang World Superbike. Seperti yang dilakukan Ducati yang sudah menyiapkan panigale V4 untuk berlaga di ajang World superbike musim depan. Tapi siapa menyangka keputusan tersebut justru ditanggapi dingin oleh pembalap utamanya yakni Chaz Davies. Bahkan dari kabar terbaru Davies mempertimbangkan untuk meninggalkan Ducati saat panigale V4 digunakan. Lahhhh koq isoooo??…

Seperti yang sampeyan tahu saat ini Ducati mengandalkan mesin V-Twin 1199cc untuk berlaga di ajang World Superbike. Konstruksi engine ini sudah digunakan Ducati di ajang balap WSBK sejak 2013. Akan tetapi karena dianggap sudah pada titik batas maksimal pengembangan, mesin V -Twin Ini akhirnya akan disuntik mati dan digantikan dengan konstruksi V4 musim depan. Untuk memuluskan niat tersebut Ducati bahkan sudah meluncurkan panigale V4 akhir tahun kemarin…

Namun niat Ducati tersebut ternyata tidak terlalu membuat pembalap utamanya Chaz Davies semangat. Bahkan Davies sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan Ducati dengan satu alasan kuat yakni menghindari pengembangan yang melelahkan dan membutuhkan waktu. ” Pertanyaannya adalah motor baru datang dan kondisi tersebut biasanya membutuhkan waktu untuk pengembangan….

iklan iwb
iklan iwb

” Jadi pertanyaan tersebut yang harus aku putuskan jika mau menanggung risiko bahwa bakal membutuhkan waktu cukup lama dalam pengembangan motor. Bisa jadi 2 bulan… 6 bulan atau bahkan satu tahun. Kita tidak akan tahu sebab dari pengalaman masa lalu butuh waktu cukup lama untuk membawa mesin V Twin pada posisi pemenang. Jadi asumsi pribadi mesin baru V4 juga demikian…

“ Jujur aku sangat gembira bersama tim Ducati Aruba, semuanya terasa luar biasa. Namun mempertimbangkan kesempatan untuk menjadi juara dunia 2019 mengecil adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan secara serius, termasuk keseimbangan risiko karena ini adalah hal besar…” tutup Davies….

Last…. goyahnya Davies karena rumornya Kawasaki menawarkan posisi kepada pembalap Ducati. Posisi yang kemungkinan akan ditinggalkan oleh Tom Sykes. Lhoo maksude? Bener cak. Isunya Sykes sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan geng ijo guna lepas dari bayang-bayang Jonathan Rea. Tapi soal Kawasaki memang masih berupa rumor  dan belum tentu terbukti. Kita lihat saja Ke mana arah cerita ini akan berakhir…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

48 COMMENTS

  1. bikin Motor Kompetitip di WSBK itu lebih sulit dibandingkan MotoGP.
    sekalinya salah bikin mesin dang rangka maka tiada ampun, kepaksa harus nunggu ada All New lagi (paling cepet 5 tahun baru ganti mesin dan rangka).

    kalau di motogp, asalkan dana tidak terbatas pasti bisa juara, bisa dengan cara culik pembalap dengan gaji gede dan culik teknisi.

    • Kamu bisa ngomong gitu karean kamu berpengalaman dan berwawasan.
      Ane bilang gitu bukan karean apa2. Cuma bosen saza nyiyir mbacot misuh2 mbece dsb.

    • Karean karakter inline itu alus. Sealus karakter wong jepang yg berbudaya tinggi.
      Tehnologinya leading.
      Budaya lokal, well conserved. Terpelihara dgn baik.
      Semakin tinggi n modern budaya satu bangsa, semakin alus pula attitude dan behaviornya.

    • Karena mesin 4 inline costproduction nya lebih rendah dibandingkan dengan V engine, tetapi desas-desus klo Honda juga lagi meracik mesin V4 buat ditandemkan dengan pisau api

  2. bikin Motor Kompetitip di WSBK itu lebih sulit dibandingkan MotoGP.
    sekalinya salah bikin mesin dang rangka maka tiada ampun, kepaksa harus nunggu ada All New lagi (paling cepet 5 tahun baru ganti mesin dan rangka).

    kalau di motogp, asalkan dana tidak terbatas pasti bisa juara, bisa dengan cara culik pembalap dengan gaji gede dan culik teknisi.

    • Kamu bisa ngomong gitu karean kamu berpengalaman dan berwawasan.
      Ane bilang gitu bukan karean apa2. Cuma bosen saza nyiyir mbacot misuh2 mbece dsb.

    • Ya yoi lahh…. Karean ini kompetitie prodak masspro buat apa diutak-atik. Ntar jadi motor portotip masbrodab.
      Kawa sering jawara… Yaa itu laaagh yg ditawarkan n dijual ke konsumen. Ga perlu iklan kusus laaagh…..

  3. Lek buat artikel penjualan lexi jungkalkan PCX..
    Kayak supra kmren jungkalkan N max

    Hk hk hk hk….

    Di blog sblah udh dbuat

  4. karena pembalap yg pke mesin v4 cpt capek dgn mesin liarnya. byk yg dlosor tanpa ad yg nyentuh saat ditikungan ,kyk melandri udah ddpn melebar. makanya R1 lgsg jd podium 1,2 di brno.

  5. pembalap model begini ibarat baut yg siap dibuang pabrikan besar. teknologi selalu bergerak maju tanpa perduli user mau atau tidak.

  6. karena pembalap yg pke mesin v4 cpt capek dgn mesin liarnya. byk yg dlosor tanpa ad yg nyentuh saat ditikungan ,kyk melandri udah ddpn melebar. makanya R1 lgsg jd podium 1,2 di brno.

  7. pembalap model begini ibarat baut yg siap dibuang pabrikan besar. teknologi selalu bergerak maju tanpa perduli user mau atau tidak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here