iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kangbrooo….cukup terkejut saat IWB membaca ulasan Crash yang memuat kekesalan Vinales. Yup…sepertinya Maverick Vinales sangat kecewa dengan hasil balap Mugello Italia. Doi cukup kebingungan karena performa M1 jauh dari kata konsisten. Bahkan Tidak segan pembalap Spanyol ini membandingkan performa Suzuki GSXRR vs M1 yang menurutnya lebih normal Suzuki. Vinales juga blak-blakan menuntut Yamaha memberikan penjelasan atas inkonsistensi perfoma M1. ” Saat pertama kali gabung bersama Yamaha mereka menjanjikanku sebuah Winning bike…. bukan motor yang hanya mampu Berada di posisi enam ataupun 7…” serunya pedas. Waahhh mangkel tenan ki cak. Simak keluh kesah lengkapnya dibawah ini….

” Jujur bagiku ini sangat sulit. Aku semakin tersesat, semakin tersesat sebab kami melakukan pekerjaan pada saat latihan bebas dengan baik dan aku kompetitif. Lalu aku tidak tahu kenapa pada saat free practice 4 serta ketika race kami kehilangan banyak waktu…. Kami lebih lambat hingga 1 detik bahkan lebih. Aku hanya mampu bermain di angka ‘49.5 detik. Padahal tahun lalu saat penultimate aku bisa bermain diangka ‘47.8…

” Jujur aku tidak menyangka motor bisa separah ini. Sangat sulit dipercaya sebagai pembalap aku tidak bisa ngepush sama sekali. Jujur Setiap saat aku seperti membalap pada kondisi 50%. Bahkan aku tidak berkeringat pada saat race karena motor memang tidak bisa dipush.  Aku hanya bisa lakukan apa yang motor inginkan. Jadi selama race ku merasa sangat buruk. Setiap saat motor seperti mau jatuh ketika masuk tikungan. Khususnya di bagian depan. Ban selalu sliding. Akhirnya aku mampu sedikit cepat saat aku kurangi kecepatan di tikungan, mencegah ban sliding dan lebih banyak menggunakan ban belakang….

iklan iwb
iklan iwb

” Aku mencoba meminta penjelasan (Yamaha) sebab sebagai pembalap kamu merasa tersesat. FP4 good feeling… kualifikasi luar biasa…. Warm up cukup bagus. Dan ketika aku selesai sesi pemanasan dalam hati sudah berkata…” Hari ini aku punya kesempatan untuk menang… dan aku akan melakukannya. Namun tiba-tiba ketika race, aku tidak memiliki feeling apapun. Betul-betul sulit…

” Padahal ini adalah motor yang sama….elektronik yang sama…dan kita hanya mengganti ban semua langsung berubah total. Padahal tahun lalu aku tidak mendapatkan masalah yang sama. Sebelum semuanya pada setiap race selalu sliding…sliding…tanpa traksi…tanpa traksi. Oleh karena itu aku mencoba mendapatkan penjelasan sebab aku hanya terpaut 28 angka. Aku ingin menjadi juara dunia. Tapi untuk melakukannya Aku butuh bantuan mereka para tim sebab pada saat menandatangani kontrak dengan Yamaha mereka menjanjikanku sebuah winning bike….

” Ini adalah waktunya menunjukkan bahwa motor bisa menang. Aku berharap Yamaha menerima pesan ini dan mulai bekerja sebab mereka menjanjikan ku sebuah motor pemenang. Bukan hanya posisi 7 dan hanya bertarung melawan Tim satelit Ducati. Masalah utama adalah ketika race. Practice bagus…namun race buruk. Jadi…. ini sangat aneh sebab ketika aku di Suzuki…latihan bebas normal dan ketika race biasanya jauh lebih baik. Tapi dengan Yamaha sebaliknya. Sebab ketika memasuki race maka levelmu langsung anjlok…..

” Seperti yang aku katakan sebelumnya bahwa aku di sini bersamanya (Yamaha) mau untuk menang setidaknya mereka sudah berjanji kepadaku. Kita lihat saja sampai akhir musim ini Apakah kita bisa meningkat dan menang. Kami hanya terpaut 28 angka dari Marquez jadi Masih Ada Kesempatan. Makanya aku berharap Yamaha ngepush bekerja keras untuk itu….” tutup Vinales…

Last…. curahan hati Maverick Vinales merupakan indikasi betapa kesal dan kecewanya doi dengan performa Yamaha M1 setidaknya hingga seri Mugello Italia. Apalagi pada race kemarin Suzuki mampu merangsek masuk top five lewat Andrea Iannone serta Alex rins. Bagusnya performa Valentino Rossi dengan masuk podium menurutnya adalah perbedaan bobot serta settingan di mana Valentino Rossi dianggap lebih berpengalaman dengan kondisi sulit Yamaha. Oalahhh…jlimet tenan jebule. Sing sabar Vin, moga-moga kedepan Yamaha bisa juara 1 biar ora gundah gulana. Iyo ora cak…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

147 COMMENTS

  1. Vinales dah mumet amp bandingin am suzuki team konsesi,y udah balik suzuki lg aja..am zarco team satelit aj keok,krn sponsor movistar aj dperpanjang kontrakny
    Taun depan bakal diospek lorenzo am morbideli kl jd ke yamaha baru sadar..
    Mekanik yamaha msh bertahan dgn ahli elektronik nya mkny blm dpt set up yang pas..

  2. Vinales sebenarnya gak nyaman di yamaha, dan dia sengaja buat yamaha kesal dengan statement nya. Dengan begitu dia bisa diputus/batalkan kontrak nya di 2019 dan bebas oleh yamaha. Nah, kesempatan deh balik lagi ke suzuki buat ngisi posisi yang ditinggal Iannone.

    • Kontrak sudah di tanda tangani kok bisa mau dibatalkan???

      Kasian Vin vin putus cinta dari pacar itu juga tambah sakit, ditambah M1ris yang bermasah,,,

      Buakakakakakakakaka,,,

  3. Vinales dah mumet amp bandingin am suzuki team konsesi,y udah balik suzuki lg aja..am zarco team satelit aj keok,krn sponsor movistar aj dperpanjang kontrakny
    Taun depan bakal diospek lorenzo am morbideli kl jd ke yamaha baru sadar..
    Mekanik yamaha msh bertahan dgn ahli elektronik nya mkny blm dpt set up yang pas..

  4. Vinales sebenarnya gak nyaman di yamaha, dan dia sengaja buat yamaha kesal dengan statement nya. Dengan begitu dia bisa diputus/batalkan kontrak nya di 2019 dan bebas oleh yamaha. Nah, kesempatan deh balik lagi ke suzuki buat ngisi posisi yang ditinggal Iannone.

    • Kontrak sudah di tanda tangani kok bisa mau dibatalkan???

      Kasian Vin vin putus cinta dari pacar itu juga tambah sakit, ditambah M1ris yang bermasah,,,

      Buakakakakakakakaka,,,

  5. Ciahahahahahaha,,,mekanik Yamaha Dilema antara Vina dan Rosikin akhirnya menunggu Podium 3 dari Hibah,,,

    Buakakakakakakakaka,,,

    • Kesian… Hibah aza ga kebagian… Ckckkkkkkkk….. Akhirnya ngemis…. Wkwkwkwkwk.. Ckckkkkkkkk…….

  6. Anak baru masih ingusan aza sok sok an…
    Rasain…. Kalah ma suzuki… Ckckkkkkkkk..
    Mody_rrrrr……….. Maen loe kurang jauhh… Berani ga ke Endonesa…..

    • Ya elah ngetik nama negara sendiri aja msh salah ,ini mlah ngatakain orang segala,

      INDONESIA cung bkan ENDONESA bkin malu fansboy aja lo.

  7. ekekekeke selamat menikmati lemotnya m1, hati hati rompal saat race, ekekekek
    ingat rompal ingat yamaho

  8. Sedih bacanya..
    Ini artikel ancurno harga diri fby lo lek2..
    Ora melu2..aq.
    ayo di paidi di bles ben rame..

  9. Vina dan fby ngarep ke suatu hal yg ga punya kemampuan itu mimpi namanya, oli bocor menahun tdk solve malah iya ?

  10. Manajemen perusahaan honda dengan pintarnya mengambil teknisi magneti mareli untuk mengisi jajaran sdm nya. Tapi yamaha tidak dan menunjukan manajemen perusahaan yamaha memang di bawah honda dalam urusan ini.
    Posisi finish zarco kemarin di mugello masih dibelakang vinalez yang artinya disini memang performa motor lah yang berbicara.

  11. sebagai pens berat yg punya ikatan batin dengan pedrosa…saya sedih kang….tapi saya tetap adem ayem….ngan ah ah ah ahhhhhh

  12. Intinya n vinales gk berani ngepush motor ky marq,itu pedrosa aja gk mumet ke honda walau gk konsisten..
    Masa anak muda kalah ama mbah vr46.. ntr lorenzo am morbideli jd masuk yamaha taun depan baru mingkem**

    • Vinalez bukan tidak berani ngepush,, tapi motornya yang tidak bisa untuk di push,, karena kalo di push pasti jatuh, dan mv pernah membuktikannya beberapa kali.

  13. Tahun ini belum akan menang yamaha masih susah, mesin udah disegel, kompetitornya udah beres motornya, liat tahun depan saat semua IMU nya udah seragam pasti ada perbedaan krn semua data kembali dr nol settingnya

  14. ymh pasti prioritaskan vr, hohe aja terpingkirkan , apalagi cuma mvk.

    ymh pasti prioritaskan vr utk jurdun, bukan mvk

    mvk diambil cuma karena bawa sponsor.

    kasian suzuki yg dah besarkan ditinggalkan demi menuju team pabrikan impian para rider.

    padahal suzuki dah lumayan saat itu.

    pencapainnya ngak lebih baik dari waktu msh di suzuki

  15. FP bagus, WU bagus, Race kacau. Aneh lho.. Klo bukan motivasi rider itu sendiri yg moody, ya faktor X.
    Ga pingin tah cb mrotoli M1 yg di sebelah? Sapa tau beda.. Ingat ada ungkapan tdk mungkin ada 2 bintang dalam 1 tim. Apalagi yg 1 mau ga mau, suka ga suka harus jd bintang.

  16. AYO FBY… Ketiak pedrosa emang wangi yaaak.
    sampai mengabaikan sang legend yg gempor abis2an tp tetap aja hanya kebagian podium 3. itupun krn apes dan crash-nya Marquez..
    artinya? podium 1 msh diawang2 para fbr dan fby.
    Ngoahahahahaaaa

  17. Vinales andai lo masih disuzuki mungkin gk stress kaya gini.

    Pembalap yg top mana ada yg kuat jadi rekan satu team dengan rossi.

    Lagian mana bisa lo ngalahin panutan lo jika itu panutan satu team dengan lo. Mungkin segan yg ada

    Dalam sejarah Cuma colin edward yg cocok dengan rossi itu karna colin bukan jajaran pembalap nomor 1 di motogp.

  18. Mulai kangen Suzuki yak?! Makane jangan asal maen pindah aja. Sowan ke Suzuki lagi aja. Sapa tahu diterima

  19. Berharap Stoner turun gunung, pembalap tanpa keluhan, mau pake Desmo yang liar atau RCV,, dia bisa bawa kemenangan buat pabrikan yang dibelanya.

  20. Jadi…. ini sangat aneh sebab ketika aku di Suzuki…latihan bebas normal dan ketika race biasanya jauh lebih baik. Tapi dengan Yamaha sebaliknya. Sebab ketika memasuki race maka levelmu langsung anjlok….. kata vinalisa.
    Gak aneh, lha wong engkong aja sempet dibikin ngos2an sama duo Suzuki kemaren.

  21. Jawabannya.

    Pembalap barisan depan mana ada sih yg nyaman 1 team dengan rossi.

    Vinales pembalap berpotensi juara. Syang mentalnya dimainin vr46.

  22. Ciahahahahahaha,,,mekanik Yamaha Dilema antara Vina dan Rosikin akhirnya menunggu Podium 3 dari Hibah,,,

    Buakakakakakakakaka,,,

  23. Anak baru masih ingusan aza sok sok an…
    Rasain…. Kalah ma suzuki… Ckckkkkkkkk..
    Mody_rrrrr……….. Maen loe kurang jauhh… Berani ga ke Endonesa…..

  24. sebagai pens berat yg punya ikatan batin dengan pedrosa…saya sedih kang….tapi saya tetap adem ayem….ngan ah ah ah ahhhhhh

  25. Manajemen perusahaan honda dengan pintarnya mengambil teknisi magneti mareli untuk mengisi jajaran sdm nya. Tapi yamaha tidak dan menunjukan manajemen perusahaan yamaha memang di bawah honda dalam urusan ini.
    Posisi finish zarco kemarin di mugello masih dibelakang vinalez yang artinya disini memang performa motor lah yang berbicara.

  26. Intinya n vinales gk berani ngepush motor ky marq,itu pedrosa aja gk mumet ke honda walau gk konsisten..
    Masa anak muda kalah ama mbah vr46.. ntr lorenzo am morbideli jd masuk yamaha taun depan baru mingkem**

    • Vinalez bukan tidak berani ngepush,, tapi motornya yang tidak bisa untuk di push,, karena kalo di push pasti jatuh, dan mv pernah membuktikannya beberapa kali.

  27. Berharap Stoner turun gunung, pembalap tanpa keluhan, mau pake Desmo yang liar atau RCV,, dia bisa bawa kemenangan buat pabrikan yang dibelanya.

  28. Jawabannya.

    Pembalap barisan depan mana ada sih yg nyaman 1 team dengan rossi.

    Vinales pembalap berpotensi juara. Syang mentalnya dimainin vr46.

  29. FP bagus, WU bagus, Race kacau. Aneh lho.. Klo bukan motivasi rider itu sendiri yg moody, ya faktor X.
    Ga pingin tah cb mrotoli M1 yg di sebelah? Sapa tau beda.. Ingat ada ungkapan tdk mungkin ada 2 bintang dalam 1 tim. Apalagi yg 1 mau ga mau, suka ga suka harus jd bintang.

  30. ymh pasti prioritaskan vr, hohe aja terpingkirkan , apalagi cuma mvk.

    ymh pasti prioritaskan vr utk jurdun, bukan mvk

    mvk diambil cuma karena bawa sponsor.

    kasian suzuki yg dah besarkan ditinggalkan demi menuju team pabrikan impian para rider.

    padahal suzuki dah lumayan saat itu.

    pencapainnya ngak lebih baik dari waktu msh di suzuki

  31. AYO FBY… Ketiak pedrosa emang wangi yaaak.
    sampai mengabaikan sang legend yg gempor abis2an tp tetap aja hanya kebagian podium 3. itupun krn apes dan crash-nya Marquez..
    artinya? podium 1 msh diawang2 para fbr dan fby.
    Ngoahahahahaaaa

  32. Vinales andai lo masih disuzuki mungkin gk stress kaya gini.

    Pembalap yg top mana ada yg kuat jadi rekan satu team dengan rossi.

    Lagian mana bisa lo ngalahin panutan lo jika itu panutan satu team dengan lo. Mungkin segan yg ada

    Dalam sejarah Cuma colin edward yg cocok dengan rossi itu karna colin bukan jajaran pembalap nomor 1 di motogp.

  33. Tahun ini belum akan menang yamaha masih susah, mesin udah disegel, kompetitornya udah beres motornya, liat tahun depan saat semua IMU nya udah seragam pasti ada perbedaan krn semua data kembali dr nol settingnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here